By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Krisis Guru dan Ketimpangan Fasilitas Pendidikan Jadi Sorotan DPRD Samarinda

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 6 Mei 2026
Share
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Muhammad Novan Syahronny Pasie. (Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Kondisi pendidikan di Kota Samarinda kembali mendapat sorotan. Komisi IV DPRD Samarinda menilai persoalan di sektor pendidikan bukan hanya soal kekurangan guru, tetapi juga menyangkut ketimpangan fasilitas sekolah hingga minimnya dukungan untuk pendidikan usia dini dan nonformal.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan kebutuhan tenaga pendidik di Samarinda saat ini sudah berada pada level mengkhawatirkan. Jumlah kekurangan guru disebut mencapai ratusan orang dan berpotensi terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan.

Menurut Novan, kondisi itu diperparah oleh lambatnya proses rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) yang harus melalui tahapan administrasi panjang. Di sisi lain, pemerintah daerah juga tidak leluasa merekrut tenaga non-ASN karena terbentur regulasi yang berlaku.

“Jumlah kekurangan guru saat ini sudah ratusan dan bisa terus meningkat. Sementara proses rekrutmen ASN tidak bisa dilakukan secara cepat karena harus melalui tahapan yang panjang,” ujar Novan, Rabu (6/5/2026).

Tak hanya soal tenaga pendidik, DPRD juga menyoroti ketimpangan pembangunan sarana pendidikan antara kawasan pusat kota dan wilayah pinggiran. Sejumlah sekolah di daerah terluar dinilai masih belum mendapatkan fasilitas yang memadai dibanding sekolah-sekolah di kawasan perkotaan.

Komisi IV menilai pemerataan pembangunan pendidikan harus menjadi prioritas agar kualitas pembelajaran tidak timpang antarwilayah. Infrastruktur sekolah, ruang belajar, hingga fasilitas penunjang dinilai masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Pemerataan pembangunan fasilitas pendidikan sangat penting. Kita tidak ingin ada kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah,” katanya.

Selain pendidikan formal, sektor PAUD dan pendidikan nonformal juga disebut masih minim dukungan anggaran. Padahal, cakupan wajib belajar terus diperluas dan membutuhkan kesiapan layanan pendidikan sejak usia dini.

Sebagai langkah sementara, DPRD mendorong optimalisasi anggaran pendidikan yang tersedia, termasuk pemanfaatan dana BOSDA untuk membantu pembayaran tenaga pendidik. Namun, solusi tersebut dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.

Untuk jangka menengah, pemerintah daerah disebut tengah menyiapkan skema pengangkatan tenaga melalui program PGLP. Program itu diharapkan dapat menjadi alternatif untuk mengurangi kekurangan guru sekaligus meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidikan di Samarinda. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaMohammad Novan Syahronny PasieTenaga Pendidik
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Krisis 700 Guru di Samarinda Belum Terpecahkan, DPRD Desak Langkah Nyata
Next Article Anak Muda Samarinda Didorong Siap Hadapi Persaingan, DPRD Minta Pemerintah Lebih Serius

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingin Pasar Pagi Punya Konsep yang Lebih Menarik
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Soroti Rendahnya Minat KB, Edukasi Diminta Dimulai Sebelum Menikah
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Desak Evaluasi Pencegahan Narkotika di Sekolah
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Dorong Tes Urine Pelajar Digelar Berkala Usai 12 Siswa SMP Positif Narkoba
Rabu, 26 Agustus 2026
Ruang Publik Baru Samarinda Rampung, Jasno Dorong Segera Dioperasikan
Rabu, 26 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Olahraga

Suporter Tak Pernah Pergi, Joaquin Gomez: Mereka yang Terbaik di Negeri Ini

2 Min Read
Diseminasi Hasil Verifikasi dan Validasi Keluarga Berisiko Stunting Tahun 2024
Advertorial

Seminar Verval Keluarga Berisiko Stunting: 59 Ribu Keluarga Jadi Sasaran DPPKB Kutim

2 Min Read
Advertorial

Satpol PP Kukar Digenjot Fisik dan Mental Jelang Pilkada

1 Min Read
Pemerintahan

Damanhuri Langganan Banjir, Pemprov Kaltim Siapkan Kolam Retensi Raksasa

1 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?