By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Lima Bulan Tanpa Laporan IPAL, Komisi III DPRD Samarinda Ancam Sidak Ulang Mie Gacoan

Redaksi
By Redaksi
Published: Minggu, 2 Agustus 2026
Share
Gerai Mie Gacoan di Jl. KH Wahid Hasyim I, Samarinda. (Ist)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Komisi III DPRD Kota Samarinda kembali mempertanyakan komitmen dua gerai Mie Gacoan dalam membenahi sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Hingga lima bulan setelah inspeksi mendadak (sidak) dilakukan, pengelola restoran di Jalan Ahmad Yani dan Jalan KH Wahid Hasyim I disebut belum menyerahkan laporan hasil perbaikan kepada pemerintah maupun DPRD.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan belum ada dokumen resmi yang menunjukkan tindak lanjut atas temuan saat sidak pada Maret 2026. Padahal, pihaknya telah meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyampaikan surat teguran kepada pengelola restoran.

Deni menilai belum adanya laporan tersebut menjadi indikator bahwa kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan belum dijalankan secara optimal oleh pelaku usaha.

“Kami bahkan sudah meminta Dinas Lingkungan Hidup menyampaikan surat teguran kepada mereka. Sampai hari ini laporan mengenai IPAL juga belum kami terima. Bagi kami, ini menunjukkan kepatuhan terhadap aturan masih belum dijalankan sebagaimana mestinya,” kata Deni, Sabtu (1/8/2026).

Persoalan ini berawal dari sidak Komisi III DPRD Samarinda pada Maret lalu. Dalam inspeksi tersebut, dewan menemukan endapan minyak dan lemak dalam jumlah besar di saluran pembuangan limbah restoran. Temuan itu memunculkan dugaan bahwa sistem IPAL di kedua gerai belum berfungsi secara maksimal sehingga berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Sejak temuan tersebut, DPRD terus meminta agar pengelola segera melakukan pembenahan sekaligus melaporkan hasilnya kepada instansi terkait. Namun hingga kini, laporan yang dimaksud belum diterima.

Menurut Deni, manajemen Mie Gacoan sebelumnya menyampaikan bahwa proses perbaikan masih terkendala administrasi internal, termasuk pencairan anggaran. Meski demikian, Komisi III menilai alasan tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menunda pemenuhan kewajiban pengelolaan limbah.

Dia menegaskan, setiap pelaku usaha memiliki tanggung jawab untuk memastikan aktivitas bisnisnya tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Karena itu, perbaikan IPAL harus dibuktikan melalui pelaksanaan di lapangan, bukan sekadar penyampaian komitmen.

“Kewajiban mengelola limbah harus dijalankan. Perbaikannya harus benar-benar terlaksana dan dilaporkan kepada instansi yang berwenang, bukan hanya disampaikan sebagai rencana,” ujarnya.

Di sisi lain, Deni juga menyoroti mekanisme perizinan usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS). Menurutnya, proses perizinan yang terpusat di pemerintah pusat kerap membuat koordinasi antara pelaku usaha dengan pemerintah daerah tidak berjalan optimal.

Padahal, lanjut dia, pemerintah daerah tetap menjadi pihak yang bertanggung jawab melakukan pengawasan terhadap operasional usaha yang berlangsung di wilayahnya. Kondisi itu dinilai dapat menyulitkan ketika ditemukan pelanggaran atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaan kegiatan usaha.

“Perizinannya memang diproses melalui OSS ke pemerintah pusat. Akibatnya komunikasi dengan pemerintah daerah sering tidak berjalan dengan baik, sementara ketika ada usaha yang tidak sesuai aturan, pemerintah daerah yang harus melakukan pengawasan,” tutur Deni.

Komisi III DPRD Samarinda memastikan pengawasan terhadap persoalan tersebut belum akan berhenti. Apabila dalam waktu dekat belum ada perkembangan ataupun laporan resmi mengenai pembenahan IPAL, dewan berencana kembali melakukan inspeksi ke lokasi.

Langkah itu, menurut Deni, diperlukan untuk memastikan sistem pengolahan limbah benar-benar telah diperbaiki dan berjalan sesuai ketentuan. Ia menegaskan bahwa pelaporan berkala juga menjadi bagian penting dari tanggung jawab pelaku usaha.

“Kami ingin memastikan pengelolaan IPAL benar-benar dijalankan, kemudian pelaporannya dilakukan secara rutin dan lengkap. Persoalan ini bukan semata urusan administrasi, melainkan berkaitan langsung dengan perlindungan lingkungan dan kepatuhan terhadap aturan,” pungkasnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:Deni Hakim AnwarDPRD Kota SamarindaMie Gacoan
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article DPRD Desak Pemkot Benahi Folder Air Hitam, Abdul Rohim: Parkir hingga Jogging Track Perlu Perhatian
Next Article DPRD Samarinda Buka Ruang Publik untuk Matangkan Raperda Pariwisata, Libatkan Akademisi hingga Pelaku Usaha

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingin Pasar Pagi Punya Konsep yang Lebih Menarik
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Soroti Rendahnya Minat KB, Edukasi Diminta Dimulai Sebelum Menikah
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Desak Evaluasi Pencegahan Narkotika di Sekolah
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Dorong Tes Urine Pelajar Digelar Berkala Usai 12 Siswa SMP Positif Narkoba
Rabu, 26 Agustus 2026
Ruang Publik Baru Samarinda Rampung, Jasno Dorong Segera Dioperasikan
Rabu, 26 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Parlemen

Membangun Sinergi: Buka Puasa Bersama Jalin Silaturahmi Komisi I DPRD Samarinda dan Wartawan

2 Min Read
Advertorial

Diskominfo Kukar Berbenah, Fokus Tingkatkan Kapasitas SDM untuk Perkuat Komunikasi Publik

2 Min Read
Advertorial

Olahraga Sejak Dini, Masa Depan Cerah

2 Min Read
Hukum & Kriminal

Korupsi Rp 7,7 Miliar dengan Nasabah Topengan, Mantan Mantri Kredit BRI Ditahan Kejari Samarinda

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?