By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Krisis 700 Guru di Samarinda Belum Terpecahkan, DPRD Desak Langkah Nyata

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 5 Mei 2026
Share
Anggota Komisi IV dalam rapat hearing bersama Disdikbud Samarinda. (HO/DPRD Samarinda)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Persoalan kekurangan tenaga pengajar di Kota Samarinda belum menemukan titik terang. Dalam rapat dengar pendapat Komisi IV DPRD Samarinda, Selasa (5/5/2026), anggota dewan menegaskan defisit sekitar 700 guru masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, mengatakan angka kekurangan tersebut terus menjadi sorotan publik. Bahkan, kata dia, pertanyaan soal krisis guru kerap muncul dalam berbagai kesempatan.

“Ini bukan isu baru. Kami sering ditanya soal kekurangan 700 guru ini,” ujarnya.

Dia menegaskan, kekosongan tenaga pengajar bukan sekadar angka statistik. Dampaknya langsung dirasakan di ruang kelas. Ketika guru tidak tersedia, proses belajar mengajar terhenti, dan siswa menjadi pihak yang paling dirugikan.

Menurutnya, absennya guru dalam satu hari saja sudah cukup mengganggu layanan pendidikan. Apalagi jika kondisi itu berlangsung dalam jangka waktu lama tanpa solusi jelas.

Di sisi lain, Ismail juga mempertanyakan arah kebijakan pemerintah kota dalam menutup kekurangan tersebut. Ia menyoroti rencana rekrutmen melalui jalur CPNS dan PPPK tahun 2026 yang dinilai belum memberikan kepastian mampu menutup seluruh kebutuhan.

“Kalau pengangkatan itu belum menutup angka 700, lalu langkah berikutnya apa? Ini yang harus dijelaskan,” tegasnya.

Tak hanya soal jumlah guru, DPRD juga menyinggung persoalan kesejahteraan tenaga pendidik. Ismail mengungkap adanya laporan keterlambatan pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan insentif di sejumlah sekolah.

Ismail menilai, persoalan tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berkaitan langsung dengan kondisi ekonomi guru.

“Jangan sampai ini terus terjadi. Ini bukan sekadar administratif, tapi menyangkut kemanusiaan. Guru harus bisa mengajar dengan tenang tanpa dibebani masalah finansial,” pungkasnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:Disdikbud SamarindaDPRD Kota SamarindaIsmail Latisi
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Transportasi Massal Mandek, Halte di Samarinda Beralih Fungsi
Next Article Krisis Guru dan Ketimpangan Fasilitas Pendidikan Jadi Sorotan DPRD Samarinda

Berita Undas

Sengketa Lahan Berlarut-larut, Warga Kaltim Bakal “Ketuk Pintu Gubernur” Senin Ini
Sabtu, 16 Mei 2026
Membalas Megafon dengan Mawar, Cara Drupadi Baladika Redam Tensi Panas di Depan Kantor Gubernur Kaltim
Sabtu, 16 Mei 2026
Dongkrak Kualitas Kriya Kaltim, Dekranasda Gandeng Desainer Nasional Sasar Sentra Kerajinan
Kamis, 14 Mei 2026
Gratispol Belum Sempurna? Begini Analisis Zain Taufiq Nurrohman
Kamis, 14 Mei 2026
Bukan Bim Salabim, Pemprov Kaltim Janji Rombak Teknis Gratispol yang Dikeluhkan
Kamis, 14 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Sekda Kukar, Sunggono, melepas secara simbolis distribusi beras dari Pasukan Amal Sholeh (PASKAS) Kukar
Advertorial

Sekda Kukar Lepas Bantuan Beras PASKAS untuk Ponpes dan Rumah Tahfidz

1 Min Read

Andi Harun Arahkan APBD Samarinda untuk Perbaiki Infrastruktur dan Pelayanan Kesehatan

2 Min Read
Parlemen

Pemindahan SMAN 10 Samarinda Dikebut, Asrama dan Kelas Dikejar Rampung Sebelum Siswa Baru Masuk

1 Min Read
Peristiwa

Pencarian Nelayan Hilang di Mahakam Masuki Hari Kedua, Belum Ada Titik Terang

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?