Samarinda, Sekala.id – Persaingan yang semakin terbuka di berbagai sektor dinilai menjadi tantangan besar bagi generasi muda di Kota Samarinda. Kondisi itu membuat pemerintah diminta tidak hanya hadir sebagai regulator, tetapi juga aktif menyiapkan ruang pengembangan kualitas anak muda.
Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, menilai generasi muda saat ini tengah menghadapi kompetisi yang semakin ketat, mulai dari dunia kerja, usaha, hingga industri kreatif. Karena itu, kesiapan sumber daya manusia menjadi hal yang tak bisa diabaikan.
Menurutnya, tanpa kemampuan dan keterampilan yang memadai, anak muda berisiko kalah bersaing dengan pihak lain yang lebih siap memanfaatkan peluang.
“Persaingan sekarang sangat terbuka. Kalau tidak dibarengi kemampuan dan kualitas, peluang yang ada justru akan diambil oleh mereka yang lebih siap,” ujar Celni, Rabu (6/5/2026).
Politikus Partai NasDem itu menekankan pentingnya campur tangan pemerintah melalui program-program yang konkret dan berkelanjutan. Mulai dari pelatihan keterampilan, pembinaan usaha, hingga penyediaan ruang kreatif bagi generasi muda.
Ia menilai dukungan tersebut penting untuk mendorong lahirnya anak-anak muda yang inovatif dan mampu menjadi penggerak pembangunan daerah di masa mendatang.
“Pemerintah harus hadir memberikan fasilitas yang mendukung pengembangan potensi anak muda, supaya mereka bisa berkembang sesuai minat dan bakatnya,” tegasnya.
Celni juga berharap perhatian terhadap pengembangan generasi muda tidak berhenti pada program seremonial semata. Menurutnya, pembinaan yang konsisten akan menentukan kesiapan anak muda Samarinda menghadapi perubahan zaman dan persaingan global yang semakin kompetitif. (Jor/El/ADV/DPRD Samarinda)