Samarinda, Sekala.id – Meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan Folder Air Hitam mendapat perhatian DPRD Kota Samarinda. Seiring bertambahnya jumlah pengunjung, pemerintah kota didorong segera melakukan penataan menyeluruh agar ruang publik tersebut tetap nyaman, aman, dan mampu mengakomodasi kebutuhan warga.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, menilai popularitas Folder Air Hitam sebagai lokasi olahraga dan rekreasi harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur pendukung. Menurutnya, persoalan yang paling mendesak saat ini adalah keterbatasan lahan parkir.
Kondisi tersebut membuat kendaraan pengunjung kerap memadati badan jalan, terutama pada jam-jam ramai, mulai pagi hingga malam hari. Situasi itu dinilai berpotensi memicu kemacetan jika tidak segera ditangani.
“Jumlah pengunjung terus bertambah. Pagi hari ramai dipakai untuk olahraga, sementara sore hingga malam juga dipenuhi masyarakat. Kalau kantong parkir tidak segera disiapkan, kendaraan akan terus meluber ke badan jalan dan berpotensi memicu kemacetan,” kata Rohim, Jumat (31/7/2026).
Dia berpandangan solusi tidak selalu harus melalui pembangunan fasilitas baru. Pemkot Samarinda, menurutnya, dapat memaksimalkan aset yang sudah dimiliki agar lebih produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Salah satu opsi yang diusulkannya adalah memanfaatkan area parkir di kompleks gedung olahraga yang berada di sekitar Folder Air Hitam. Selain itu, ia juga menyoroti keberadaan lahan kosong maupun bangunan milik pemerintah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.
Menurut Rohim, aset-aset tersebut semestinya dapat dialihkan fungsinya menjadi kantong parkir sehingga mampu mengurangi kepadatan kendaraan sekaligus menghindari aset daerah terbengkalai.
“Masih ada lahan milik pemerintah kota, termasuk bangunan yang sudah lama terbengkalai dan tidak dimanfaatkan. Itu sebenarnya bisa dioptimalkan sebagai kantong parkir. Sayang kalau aset pemerintah dibiarkan begitu saja, padahal dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Namun, Rohim menegaskan penataan Folder Air Hitam tidak boleh berhenti pada persoalan parkir. DPRD juga meminta pemerintah memperhatikan kondisi fasilitas publik yang mulai mengalami penurunan kualitas.
Rohim menyebut sejumlah sarana olahraga, termasuk jogging track, sudah mulai mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan agar tetap aman digunakan masyarakat. Di sisi lain, penerangan di beberapa titik kawasan juga dinilai belum memadai, padahal aktivitas warga masih berlangsung hingga malam hari.
Menurutnya, pembenahan fasilitas tersebut penting agar Folder Air Hitam tidak hanya menarik sebagai destinasi ruang publik, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
“Jangan hanya membangun kawasan wisatanya. Fasilitas pendukung seperti parkir, penerangan, dan perawatan sarana olahraga juga harus diprioritaskan supaya kawasan ini benar-benar layak menjadi ruang publik yang dibanggakan masyarakat Samarinda,” tutupnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)