By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Regenerasi Petani di Tenggarong Seberang Kian Mengkhawatirkan, Pemkab Kukar Dorong Program Khusus

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 9 April 2025
Share
Ilustrasi Pertanian.
Ilustrasi Pertanian. (Foto: Ist)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Kecamatan Tenggarong Seberang, yang selama ini dikenal sebagai lumbung padi Bumi Etam, kini menghadapi ancaman serius di sektor pertanian. Minimnya regenerasi petani menjadi perhatian utama pemerintah setempat, lantaran berpotensi memicu krisis ketahanan pangan dalam beberapa tahun ke depan.

Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, mengatakan bahwa sektor pertanian di wilayahnya sejatinya memiliki potensi besar untuk terus berkembang, apalagi dengan dukungan teknologi dan program modernisasi yang terus digalakkan pemerintah.

“Kami sudah berupaya meningkatkan produktivitas lewat mekanisasi pertanian, bantuan pupuk, hingga perbaikan irigasi. Tapi tantangan terbesarnya justru soal regenerasi petani,” ungkap Tego.

Ia menyebut mayoritas petani di Tenggarong Seberang saat ini berusia di atas 50 tahun. Sementara itu, minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian tergolong sangat rendah.

“Berdasarkan survei kami, anak-anak petani lebih memilih bekerja di perusahaan atau jadi ojek online ketimbang melanjutkan usaha tani keluarga,” ujarnya.

Guna mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Kutai Kartanegara bersama pihak kecamatan mulai menggalakkan program pelatihan dan pendampingan bagi pemuda desa. Namun, hasilnya belum memuaskan.

“Kami pernah adakan pelatihan pertanian di Desa Bangunrejo. Awalnya diikuti 10 orang, tapi yang bertahan sampai selesai hanya satu. Ini menunjukkan regenerasi petani memang menjadi tantangan serius,” terang Tego.

Menurutnya, perlu ada perubahan pola pikir di kalangan generasi muda bahwa bertani bukan sekadar pekerjaan kasar, tetapi bisa menjadi profesi menjanjikan jika dikelola dengan inovatif dan profesional.

Salah satu upaya yang kini tengah didorong adalah program “Petani Itu Hebat” yang diinisiasi Pemkab Kukar. Program ini bertujuan membangun kesadaran dan minat generasi muda terhadap dunia pertanian melalui pelatihan intensif serta dukungan permodalan.

“Dengan dukungan dan inovasi dari pemerintah, kami harap pertanian bisa kembali diminati. Jika tidak, dalam beberapa tahun ke depan kita bisa kekurangan petani dan ini tentu berdampak besar pada produksi pangan daerah,” pungkasnya.

(Jor/El/ADV/Pemkab Kukar)

TAGGED:Kecamatan Tenggarong SeberangPetaniTego Yuwono
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin. (Foto: Sekala) Anak Muda Sebulu Masih Andalkan Perkebunan dan Tambang, Pemerintah Dorong Kemandirian Usaha
Next Article Kepala DKP Kukar, Muslik Loa Kulu Disiapkan Jadi Kampung Budidaya Ikan, Nelayan Lokal Bakal Makin Diuntungkan

Berita Undas

Duta Baca Kutai Barat 2026, Resmi di Sandang Diah Rizqi Pangestika
Sabtu, 1 Agustus 2026
Percepat Pembangunan Strategis, Pemkab Usulkan Kontrak Tahun Jamak Rp2,52 Triliun
Sabtu, 1 Agustus 2026
PDIP Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti SILPA Rp572 Miliar hingga Efektivitas Belanja
Sabtu, 1 Agustus 2026
Golkar Minta Samarinda Kurangi Ketergantungan Dana Pusat, Dorong PAD Jadi Penopang Utama
Sabtu, 1 Agustus 2026
Gerindra Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti Capaian Fiskal dan Program Prioritas
Sabtu, 1 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

2.586 Jamaah Haji Kaltim Siap Berangkat, Begini Proses Persiapannya

2 Min Read
Bontang

Pj Gubernur Kaltim Tinjau Pembangunan Turap Sungai Telihan di Bontang

2 Min Read
Tempat Pembuangan Akhir.
Advertorial

DLHK Kukar Rancang Solusi Sementara Atasi Krisis Sampah Tenggarong

2 Min Read
Advertorial

ARIP, Langkah Baru Mahakam Ulu Wujudkan Transparansi Keuangan Daerah

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?