By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Anak Muda Sebulu Masih Andalkan Perkebunan dan Tambang, Pemerintah Dorong Kemandirian Usaha

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 9 April 2025
Share
Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin. (Foto: Sekala)
Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin. (Foto: Sekala)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Mayoritas generasi muda di Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), masih menjadikan sektor perkebunan dan pertambangan sebagai pilihan utama dalam mencari penghasilan. Dua sektor tersebut dinilai menjanjikan secara ekonomi karena peluang kerja yang tersedia cukup besar.

Namun, perlahan mulai muncul geliat usaha mandiri di kalangan pemuda, khususnya di bidang jasa dan kuliner. Mereka mencoba mencari alternatif pendapatan di luar dua sektor dominan tersebut.

Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Sebulu, Nurul Yakin, mengatakan bahwa tren bekerja di perusahaan sawit dan tambang telah berlangsung lama. Banyak pemuda yang melihat sektor itu sebagai jaminan penghasilan tetap.

“Perusahaan kelapa sawit dan tambang batu bara masih jadi magnet bagi pencari kerja. Tapi ketergantungan pada sektor ini harus diimbangi dengan keterampilan lain,” ujarnya.

Menurut Nurul, meski sektor tambang dan kebun menawarkan stabilitas ekonomi, generasi muda tetap perlu dibekali keahlian tambahan agar bisa beradaptasi dengan perubahan zaman dan persaingan kerja yang semakin ketat.

Pemerintah pun telah menggulirkan sejumlah pelatihan kerja yang difasilitasi Dinas Tenaga Kerja, mulai dari pelatihan bengkel, tata boga, hingga tata rias. Pelatihan ini ditujukan untuk membuka lebih banyak pilihan kerja bagi anak muda.

“Kami ingin anak-anak muda di Sebulu punya opsi lain. Mereka bisa mandiri jika punya keterampilan,” tambahnya.

Selain pelatihan, pemerintah juga mendorong pengembangan usaha mikro dengan membuka akses permodalan melalui program Kredit Kukar Idaman. Skema ini menyasar wirausaha muda agar dapat memulai atau mengembangkan bisnis.

Kendati demikian, Nurul mengakui tantangan masih ada, terutama dalam hal pemasaran dan keberlanjutan usaha. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.

“Kalau keterampilan dan modal tersedia, peluang sukses di sektor nonformal juga besar. Tinggal bagaimana akses pasar dan pendampingannya,” tuturnya.

Ke depan, pemerintah berencana memperluas cakupan pelatihan dan bantuan usaha bagi pemuda. Harapannya, semakin banyak anak muda di Sebulu yang bisa mandiri secara ekonomi dan tidak hanya bergantung pada tambang dan perkebunan.

“Kami akan terus dorong agar mereka bisa menciptakan lapangan kerja sendiri,” pungkas Nurul.

(Jor/El/ADV/Pemkab Kukar)

TAGGED:Kecamatan SebuluNurul Yakin
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article PMII Samarinda Tuntut Investigasi BBM Oplosan di Depo Pertamina
Next Article Ilustrasi Pertanian. Regenerasi Petani di Tenggarong Seberang Kian Mengkhawatirkan, Pemkab Kukar Dorong Program Khusus

Berita Undas

Warga Selili Titip Perbaikan TPA hingga Sarana Posyandu kepada DPRD Samarinda
Sabtu, 10 Oktober 2026
APBN Jadi Stimulus Awal, Samarinda Dituntut Siapkan Napas Panjang Bus BTS
Sabtu, 10 Oktober 2026
DPRD Samarinda Soroti Izin Reklame yang Berbelit, Pansus Bongkar Titik Hambatan Pengusaha
Sabtu, 10 Oktober 2026
DPRD Samarinda: Izin Reklame Jangan Dibuat Rumit, PAD Bisa Bocor
Sabtu, 10 Oktober 2026
Raperda Reklame Samarinda Bidik Potensi PAD dari Reklame Liar
Sabtu, 10 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Pemanfaatan Lahan Eks Tambang, Panen Perdana Melon Golden Jadi Contoh Pertanian Terpadu di Kaltim

2 Min Read
Kutai Kartanegara

Perubahan Kepemimpinan Fraksi PKB di DPRD Kutai Kartanegara, Ganti Suasana Baru?

2 Min Read
Pemerintahan

Dari Dirjen Otda ke Pj Bupati PPU, Ini Sosok Makmur Marbun yang Dikenal Dekat dengan Pemprov dan DPRD Kaltim

2 Min Read
Advertorial

Kemiskinan Ekstrem, Sani: Bukan Hanya Tanggung Jawab Pemkot Samarinda, Tapi Juga Provinsi dan Nasional

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?