By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Nasional

Google Akan Hapus Jutaan Akun Gmail yang Tak Aktif

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 3 Juni 2023
Share
Ilustrasi (foto: Google.com)
SHARE

Klausa.co – Jika Anda memiliki akun Gmail yang sudah lama tidak digunakan, segeralah mengaktifkannya kembali. Sebab, Google, induk perusahaan dari Gmail, berencana untuk menghapus jutaan akun Gmail yang tak aktif dalam waktu dekat. Google mengklaim langkah ini dilakukan demi keamanan dunia maya.

Google mengumumkan kebijakan baru ini melalui blog resminya. Menurut Google, akun Gmail yang tidak digunakan atau tidak digunakan selama minimal 2 tahun akan dihapus secara otomatis oleh Google. Penghapusan ini akan berlaku mulai akhir tahun ini, Desember 2023.

Tidak hanya Gmail, akun Google lainnya yang terkait dengan Google Workspace juga akan terkena dampak dari kebijakan ini. Google Workspace mencakup layanan seperti Dokumen, Drive, Meet, Kalender, dan Google Foto. Jadi, semua konten yang tersimpan di layanan-layanan tersebut juga akan ikut terhapus jika akun Google tidak aktif.

Apa alasan Google melakukan penghapusan massal akun Gmail ini? Google menjelaskan bahwa akun Gmail yang tak aktif rentan menjadi sasaran para pelaku kejahatan siber. Para pelaku bisa memanfaatkan akun Gmail yang tak aktif untuk melakukan aksi-aksi jahat di dunia maya.

“Analisis internal kami menunjukkan akun yang ditinggalkan (tidak digunakan) setidaknya sepuluh kali lebih berisiko terkena ancaman daripada akun aktif yang padahal sudah memakai verifikasi dua langkah,” tulis Google dalam blognya.

Google menambahkan bahwa risiko pembobolan akun tetap ada meski sudah menggunakan verifikasi login dua langkah. Oleh karena itu, Google mengubah kebijakan ketidakaktifan untuk Akun Google menjadi 2 tahun.

“Untuk mengurangi risiko ini, kami memperbarui kebijakan ketidakaktifan untuk Akun Google menjadi 2 tahun,” kata Google.

Bagaimana cara menghindari penghapusan akun Gmail oleh Google? Google menyarankan para pengguna untuk mengunjungi halaman My Account dan memeriksa aktivitas dan preferensi mereka. Jika ada akun Gmail yang sudah lama tidak digunakan, sebaiknya segera login dan menggunakan layanan-layanan Google lainnya.

Google juga akan memberikan peringatan kepada pengguna melalui email atau notifikasi sebelum menghapus akun Gmail mereka. Jadi, pastikan Anda memeriksa email atau notifikasi dari Google secara berkala.

Google berharap dengan kebijakan baru ini, pengguna dapat lebih menjaga keamanan dan privasi mereka di dunia maya. Selain itu, Google juga ingin meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman pengguna dengan menghapus akun Gmail yang tak aktif.

Jika Anda memiliki akun Gmail untuk bisnis, Anda tidak perlu khawatir dengan kebijakan baru Google. Google menegaskan bahwa akun Gmail untuk bisnis tidak akan terdampak oleh penghapusan jutaan akun Gmail yang tak aktif. (Fch2/Klausa)

TAGGED:Akun GmailGmailGoogleGoogle Workspace
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Handphone, Charger, Kipas Angin, Sampai Senjata Tajam Ditemukan di Blok Hunian Napi Lapas Samarinda
Next Article Kaleidoskop Kukar Idaman Maret hingga Mei 2023, Dari Pembangunan Infrastruktur hingga Double Hattrick Juara MTQ se- Kaltim

Berita Undas

Kaltim ke Jateng Bukan Belajar Baru Bara, Pemprov Siapkan Aturan Khusus Reklamasi Galian C
Selasa, 23 Juni 2026
Lestarikan Kearifan Lokal, Polres Kutai Barat Gelar Lomba Menyumpit
Selasa, 23 Juni 2026
Drainase Tak Cukup, DPRD Samarinda Minta Penanganan Banjir dari Hulu hingga Hilir
Senin, 22 Juni 2026
Banjir Selili Kian Parah, DPRD Dorong Solusi Lintas Wilayah dan Normalisasi Sungai
Senin, 22 Juni 2026
DPRD Samarinda Minta Aspek Keselamatan Jadi Prioritas Sebelum Teras Samarinda Tahap 2 Dibuka
Senin, 22 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Nasional

Timnas U-23 Indonesia Tantang Turkmenistan untuk Rebut Tiket ke Piala Asia U-23 2024

3 Min Read
Nasional

Laga Pamungkas Grup D Piala Asia 2023, Jepang Harus Menang atau Pulang

1 Min Read
Nasional

Jokowi Sinyalkan Lonjakan Investasi di IKN, Delonix Nusantara Jadi Pemicu

2 Min Read
Ekonomi

Harga Emas Antam Anjlok Rp 5.000 Menjadi Rp 1.960.000 per Gram, Minggu Ini

1 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?