By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Nasional

Bantahan Ari Dwipayana: Jokowi Tak Pernah Minta Bertemu Megawati

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 22 Januari 2024
Share
Presiden RI, Joko Widodo (Foto: Ist)
SHARE

Jakarta, Sekala.id – Isu pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjadi sorotan publik belakangan ini. Beberapa media melaporkan bahwa Jokowi meminta bertemu Megawati untuk membahas Pemilu 2024. Namun, isu tersebut dibantah keras oleh Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana.

Ari menegaskan bahwa tidak ada permintaan dari Jokowi untuk bertemu Megawati. Ia juga mengatakan bahwa hal itu sudah dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

“Jadi, saya tidak tahu hal yang seperti ini ya. Aneh juga narasi yang dikembangkan oleh sebuah media yang seolah-olah mendapatkan informasi dari internal PDI Perjuangan dan dipersepsikan sebagai sebuah fakta. Akan tetapi, sesungguhnya hal itu tidak pernah terjadi, tidak pernah ada permintaan bertemu, bahkan sudah dikonfirmasi lagi oleh Sekjen PDI Perjuangan,” ujar Ari kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/1/2024).

Ari mengapresiasi pertemuan tokoh bangsa yang dilakukan untuk kepentingan bangsa. Ia menilai bahwa hal itu merupakan bentuk kolaborasi semua pihak untuk membangun bangsa yang besar. Ia juga mencontohkan bahwa Jokowi selalu terbuka untuk bertemu dengan tokoh-tokoh bangsa, baik nasional maupun daerah.

“Itu adalah sesuatu yang sudah dijalankan Bapak Presiden. Beliau bertemu dengan tokoh-tokoh bangsa, bertemu sama ulama. Tidak hanya tokoh-tokoh nasional, beliau ketemu tokoh daerah, yang terutama beliau bertemu adalah dengan tokoh masyarakat. Nah, itu saya kira sesuatu yang sangat baik,” tutur Ari.

Ari juga menanggapi usulan dari Hasto agar Jokowi didampingi sejumlah menteri yang belakangan diisukan akan mundur apabila berniat untuk bertemu Megawati. Ari mengatakan bahwa pertemuan antar-tokoh tidak perlu didampingi oleh menteri.

“Kalau presiden, kan, selama ini terbuka bertemu dengan siapa saja tokoh-tokoh bangsa. Saya kira juga Ibu Mega juga sama ya, terbuka untuk bertemu dengan tokoh-tokoh bangsa,” jelas Ari.

“Ya (pertemuan didampingi menteri) usulan Pak Hasto, kan? Ya tentu pertemuan itu antar-tokoh, kan. Saya kira sudah terbiasa untuk pertemuan tokoh-tokoh bangsa itu dilakukan,” imbuhnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Joko WidodoMegawati SoekarnoputriPDI Perjuangan
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Residivis Sabu Kembali Dibekuk Polisi di Tanah Grogot, Ini Barang Bukti yang Disita
Next Article Laga Pamungkas Grup D Piala Asia 2023, Jepang Harus Menang atau Pulang

Berita Undas

Data Sampah Samarinda Masih Berantakan, DPRD Desak Aplikasi BISA Segera Diluncurkan
Rabu, 3 Juni 2026
Tagihan Rp400 Miliar Belum Lunas, DPRD Samarinda Minta Pemkot Dahulukan Kontraktor Kecil
Rabu, 3 Juni 2026
PAD Teras Samarinda Baru Rp500 Juta, DPRD Minta Pengelolaan Dimaksimalkan
Rabu, 3 Juni 2026
Fraksi Golkar Kaltim Hadiri Paripurna Hak Angket, Datang Bukan Berarti Mendukung
Selasa, 2 Juni 2026
Pancasila Jadi Modal Sosial, Arie Wibowo Ajak Warga Bersatu Bangun Samarinda
Selasa, 2 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Nasional

Kaesang Jadi Kader PSI, Hubungan Megawati-Jokowi Tetap Erat

2 Min Read
Samarinda

Hari Lahir Pancasila Bukan Sekadar Libur Nasional, Melainkan Momentum Sakral

2 Min Read
Nasional

Ganjar Pranowo Belum Tahu Soal Intel yang Masuk ke Kantor PDIP

3 Min Read
Hukum & Kriminal

Ketua KPK Jadi Tersangka, Polri Kirim Surat ke Istana

1 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?