By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

DPRD Samarinda Soroti Anggaran Disdag, Dinilai Terlalu Banyak untuk Kegiatan Internal

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 23 Juni 2026
Share
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Realisasi anggaran Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda menjadi perhatian Komisi II DPRD Samarinda dalam rapat evaluasi realisasi kegiatan dan keuangan Triwulan II Tahun Anggaran 2026, Selasa (23/6/2026). Komisi II DPRD Samarinda menyoroti pola penggunaan anggaran (Disdag) yang dinilai masih didominasi kegiatan internal organisasi. Kondisi tersebut dianggap belum sejalan dengan kebutuhan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan pedagang yang membutuhkan dukungan program secara langsung.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda berharap komposisi anggaran ke depan lebih banyak diarahkan pada program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Dari lima kegiatan yang ditampilkan, hampir 90 persen masih untuk kegiatan internal. Ini yang saya soroti. Harusnya anggaran lebih banyak menyentuh masyarakat, bukan hanya untuk kebutuhan dinas,” kata Iswandi usai rapat.

Menurutnya, sektor perdagangan memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian masyarakat. Karena itu, program yang berkaitan dengan pedagang kecil, pelaku usaha mikro, hingga upaya pengendalian harga kebutuhan pokok perlu mendapat porsi anggaran yang lebih besar.

Dalam rapat tersebut, Komisi II juga menyoroti realisasi anggaran penanganan inflasi yang telah mencapai sekitar 97 persen pada semester pertama 2026. Sementara itu, sejumlah program yang dinilai bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat justru belum menunjukkan tingkat serapan yang optimal.

“Tadi ada anggaran inflasi yang realisasinya sudah sekitar 97 persen. Sementara program lain yang langsung menyentuh masyarakat masih relatif rendah. Ini yang perlu dievaluasi,” ujarnya.

Selain persoalan serapan anggaran, DPRD juga menemukan adanya kewajiban pembayaran yang belum terselesaikan. Temuan tersebut memunculkan kekhawatiran terhadap kemungkinan rasionalisasi anggaran pada sisa tahun berjalan.

Iswandi mengingatkan agar penyesuaian anggaran tidak sampai mengorbankan program-program prioritas yang telah dirancang untuk masyarakat.

“Saya kaget ternyata masih ada utang yang belum dibayar. Jangan sampai nanti untuk menutup kebutuhan itu justru ada program-program yang sudah direncanakan harus dikurangi,” tegasnya.

Dia menilai, apabila pemerintah daerah perlu melakukan rasionalisasi, maka yang seharusnya dikurangi adalah kegiatan yang tidak bersifat mendesak. Sebaliknya, program yang berkaitan langsung dengan kepentingan publik harus tetap menjadi prioritas.

Karena keterbatasan waktu pembahasan, Komisi II DPRD Samarinda berencana menggelar rapat lanjutan untuk mendalami rincian penggunaan anggaran serta pelaksanaan program Disdag pada semester kedua 2026.

“Kami akan lanjutkan pembahasannya lebih detail. Yang terpenting, kegiatan prioritas yang menyangkut masyarakat, pedagang kecil, dan kebutuhan publik jangan sampai terdampak rasionalisasi anggaran,” pungkasnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:Dinas Pedagangan Kota SamarindaDPRD Kota SamarindaIswandi
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kaltim ke Jateng Bukan Belajar Baru Bara, Pemprov Siapkan Aturan Khusus Reklamasi Galian C
Next Article Lapak Pasar Pagi Jadi Sorotan DPRD Samarinda, Iswandi Minta Pengelolaan Transparan

Berita Undas

Program Disdag Jangan Sekadar Serap Anggaran, Harus Berdampak ke Pedagang
Rabu, 24 Juni 2026
Lapak Pasar Pagi Jadi Sorotan DPRD Samarinda, Iswandi Minta Pengelolaan Transparan
Rabu, 24 Juni 2026
DPRD Samarinda Soroti Anggaran Disdag, Dinilai Terlalu Banyak untuk Kegiatan Internal
Rabu, 24 Juni 2026
Kaltim ke Jateng Bukan Belajar Baru Bara, Pemprov Siapkan Aturan Khusus Reklamasi Galian C
Selasa, 23 Juni 2026
Lestarikan Kearifan Lokal, Polres Kutai Barat Gelar Lomba Menyumpit
Selasa, 23 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Bantuan Kerusakan Motor Akibat BBM Terbatas, Warga Minta Solusi

2 Min Read
Advertorial

Pemkab Mahulu Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri Lewat Workshop P3DN

2 Min Read
Kepala Bidang Pemberdayaan Olahraga Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta
Advertorial

Dispora Kaltim Dorong Kebangkitan Olahraga Tradisional di Kalangan Generasi Muda

2 Min Read
Advertorial

Dispora Kaltim Siapkan Solusi Tambahan Area Parkir untuk GOR Gelora Kadrie Oening

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?