By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Proyek Terowongan Samarinda, Ketidakpastian Pembebasan Lahan Mengancam Jadwal Akhir 2024

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 13 Agustus 2024
Share
Wali Kota Samarinda, Andi Harun (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Saat proyek pembangunan terowongan di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), mulai menunjukkan kemajuan signifikan, sorotan utama kini beralih kepada satu masalah krusial yang mengancam jadwal penyelesaian, pembebasan lahan. Proyek ambisius ini menghadapi tantangan besar yang dapat mempengaruhi seluruh rencana.

Meskipun konstruksi terowongan hampir selesai, pembebasan lahan di Jalan Kakap, khususnya, menjadi batu sandungan utama. Wali Kota Samarinda Andi Harun mengungkapkan, masalah ini jauh dari sederhana. Dia menuturkan, sebenarnya ada beberapa lahan yang sudah dibayar.

“Namun nilai bangunan di atasnya belum sepenuhnya disepakati dengan pihak KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik),” terang Wali Kota.

Perselisihan ini bahkan memaksa beberapa kasus ke pengadilan, memperburuk ketidakpastian jadwal. Dengan deadline awal 2024 di depan mata, kemungkinan keterlambatan dua bulan kini menghantui proyek ini. Andi Harun mengungkapkan kekhawatirannya tentang dampak keterlambatan ini.

“Kami melakukan evaluasi menyeluruh. Jika tidak ada perubahan signifikan, penundaan resmi mungkin tak terhindarkan,” jelasnya.

Untuk menavigasi tantangan ini, Pemerintah Kota Samarinda merencanakan pertemuan informal dengan penyedia jasa guna membahas secara rinci perkembangan proyek dan mencari solusi.

“Kami ingin memastikan setiap faktor penyebab keterlambatan diperhatikan dengan cermat. Jika alasan valid, kami siap memberi kelonggaran sesuai peraturan,” tegas pria yang akrab disapa AH itu.

Di tengah situasi penuh ketidakpastian, Andi Harun tetap menunjukkan optimisme. Ia menegaskan bahwa terowongan ini tidak akan dibuka hingga seluruh prosedur keselamatan dan Fungsi serta Hasil Operasional (FHO) terpenuhi.

“Keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas kami. Terowongan ini tidak akan dioperasikan sampai semua persyaratan siap,” katanya.

Komitmen transparansi juga ditekankan oleh Andi Harun. Pihaknya akan terus memberikan update kepada masyarakat tentang perkembangan proyek. Komunikasi terbuka adalah kunci agar masyarakat memahami setiap langkah yang diambil. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Andi HarunPemkot SamarindaWali Kota Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Groundbreaking Istana Wakil Presiden, Tonggak Baru dalam Pembangunan IKN
Next Article Bawaslu Kukar Hentikan Penyelidikan Kasus Dokumen Palsu Setelah KPU Tidak Berikan Akses Data

Berita Undas

DPRD Samarinda Soroti Rapor Merah Lingkungan, Minta Pengawasan Perusahaan Diperketat
Kamis, 18 Juni 2026
DPRD Desak PT BBE Tuntaskan Hibah TPU Loa Bakung yang Mangkrak 14 Tahun
Kamis, 18 Juni 2026
Andalalin Jadi Sorotan, DPRD Minta W Superclub Tunda Operasional Jika Izin Belum Lengkap
Kamis, 18 Juni 2026
TPS Liar Menjamur, DPRD Samarinda Sebut Kontainer Sampah Masih Kurang
Kamis, 18 Juni 2026
DPRD Samarinda Siapkan Perda Sempadan Sungai, Kampung Tenun hingga Lambung Mangkurat Masuk Pengaturan
Rabu, 17 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Politik

Mandat DPP Demokrat Diserahkan ke Andi Harun, Progres Baru Menuju Kursi Wali Kota

2 Min Read
Samarinda

Relokasi Pasar Subuh Samarinda Picu Penolakan, Pedagang Nilai Ada Tekanan dan Minim Dialog

2 Min Read
Kutai Kartanegara

Membangun Benteng Anti Narkoba di Ibu Kota Baru, BNNP Kaltim Siapkan Infrastruktur Matang

2 Min Read
Advertorial

Ribuan Masyarakat Hadiri Pesisir Bersholawat, Panjatkan Doa dan Harapan Bersama Wakil Bupati Rendi Solihin

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?