By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
NasionalPolitik

Ganjar Pranowo Belum Tahu Soal Intel yang Masuk ke Kantor PDIP

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 25 November 2023
Share
PDI Perjuangan (Foto: Ist)
SHARE

Jakarta, Sekala.id – Calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, mengaku belum mengetahui adanya intel yang masuk ke kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Barat. Dia berjanji akan mencari tahu lebih lanjut tentang hal tersebut.

Contents
Surat Keberatan DPD PDIP JabarTodung Mulya Lubis: Delapan Intel Masuk ke Acara Internal PDIP

Ganjar Pranowo, yang juga mantan gubernur Jawa Tengah, mengungkapkan hal itu saat ditanya oleh wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/11/2023). Dia mengatakan tidak bisa berkomentar banyak karena belum mendapat informasi lengkap.

“Oh, ya? Malah belum tahu saya. Nanti saya tanya,” kata Ganjar.

Dia juga enggan menjawab pertanyaan terkait intel yang masuk ke acara rapat kerja daerah (Rakerda) PDI Perjuangan Sulawesi Tengah. Dia menyerahkan urusan internal partainya kepada sekretaris jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto.

“Coba kepada Pak Hasto, ya. Pak Hasto enggak lapor kepada saya soalnya,” ujar Ganjar.

Surat Keberatan DPD PDIP Jabar

Sebelumnya, beredar surat dari DPD PDI Perjuangan Jawa Barat kepada Kapolda Jawa Barat nomor 2939/EX/DPD-26/XI/2023. Dalam surat itu, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat menyampaikan keberatan atas tindakan lima orang yang diduga aparat kepolisian memasuki kantor partai berlambang banteng moncong putih dengan alasan berpatroli.

Surat itu ditandatangani oleh Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono, dan Sekretaris DPD PDIP Jabar, Dedi Mulyadi. Surat itu juga dilampiri dengan foto-foto yang menunjukkan orang-orang yang diduga intel sedang berada di dalam kantor PDIP Jabar.

Dalam surat itu, DPD PDIP Jabar meminta Kapolda Jabar untuk mengusut tuntas siapa orang-orang tersebut dan apa tujuan mereka. DPD PDIP Jabar juga meminta Kapolda Jabar untuk memberikan penjelasan dan permintaan maaf kepada PDIP Jabar atas insiden tersebut.

Todung Mulya Lubis: Delapan Intel Masuk ke Acara Internal PDIP

Selain itu, Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, sempat menyebut delapan intel masuk ke acara internal partai nomor urut tiga pada Pemilu 2024 itu.

“Kantor DPC PDIP di Palu itu didatangi oleh delapan orang polisi. Itu acara internal PDIP,” kata Todung.

Todung mengatakan hal itu dalam konferensi pers di kantor TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta, Kamis (23/11). Dia mengatakan bahwa kehadiran intel tersebut merupakan bentuk intimidasi dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

“Kami mengecam keras tindakan intel yang masuk ke acara internal PDIP. Ini adalah bentuk intimidasi dan pelanggaran HAM. Kami minta polisi menghormati demokrasi dan tidak mengganggu proses pemilu,” tegas Todung.

Todung juga mengatakan bahwa pihaknya akan melaporkan hal ini ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dia berharap agar lembaga-lembaga tersebut dapat bertindak tegas dan adil terhadap pelaku-pelaku intel tersebut.

“Kami akan laporkan ke KPU dan Bawaslu. Kami harap mereka bisa bertindak tegas dan adil. Kami juga minta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh intel-intel yang ingin mengacaukan pemilu,” pungkas Todung. (Kal/El/Sekala)

TAGGED:Ganjar PranowoIntelPDI Perjuangan
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kiai Maman Puas Lihat Anies-Muhaimin Makin Digemari, Ini Rahasianya
Next Article KPK Ungkap Suap Proyek Jalan Nasional di Kaltim, Lima Orang Ditahan

Berita Undas

Anggaran Bengkak, Kolam Retensi Sempaja Dinilai Belum Tuntas Jawab Banjir
Jumat, 1 Mei 2026
Tentukan Nasib Hak Angket, DPRD Kaltim Gelar Rapat Penentu 4 Mei Mendatang
Jumat, 1 Mei 2026
Raperda Pasar Rakyat Dikebut, DPRD Samarinda Siapkan Aturan Lebih Tertata dan Kompetitif
Jumat, 1 Mei 2026
DPRD Samarinda Tersandera Data, OPD dan BUMD Dinilai Tak Transparan
Jumat, 1 Mei 2026
DPRD Samarinda Minta DPR RI Dapil Kaltim Perjuangkan Perbaikan Jalan Paser
Kamis, 30 April 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Kaesang Pangarep, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Foto: Ist)
Nasional

Kepastian Sowan PSI ke PDIP, Tunggu Megawati Pulang dari Malaysia

2 Min Read
Nasional

Putusan MK Buka Peluang Anak Muda Jadi Capres-Cawapres

2 Min Read
Hukum & Kriminal

Johnny G Plate Terancam 15 Tahun Penjara, Korupsi BTS 4G Rugikan Negara Triliunan

3 Min Read
Nasional

Jokowi: Saya Tidak Akan Berkampanye di Pemilu 2024

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?