By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Gaya Hidup

7 Tanda Kecanduan Nonton Film Porno, Salah Satunya Sering Marah-Marah

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 9 Agustus 2023
Share
Ilustrasi (Foto: Google)
SHARE

Sekala.id – Film porno memang bisa jadi hiburan bagi sebagian orang. Tapi, hati-hati kalau sudah terlalu sering nonton. Bisa-bisa Anda jadi kecanduan dan mengalami gangguan psikologis.

Contents
  • Tidak puas dengan kehidupan seks.
  • Menonton di mana saja.
  • Mengabaikan tanggung jawab.
  • Merasa pornografi aib.
  • Mulai kehabisan uang.
  • Mulai banyak gangguan.
  • Mudah marah.

Kecanduan film porno adalah kondisi di mana seseorang merasa tidak bisa lepas dari konten-konten vulgar yang ada di internet. Mereka merasa butuh terus-terusan nonton film porno dan tidak peduli dengan dampak buruknya.

Kecanduan film porno bisa berdampak negatif pada kehidupan pribadi dan sosial Anda. Misalnya, Anda jadi kurang puas dengan pasangan saat bercinta, mengabaikan pekerjaan atau tugas, atau mudah marah dan stres.

Menurut Medical News Today, kecanduan film porno termasuk dalam kategori hiperseksualitas. Ini adalah gangguan seksual yang ditandai dengan perilaku seksual berlebihan dan tidak terkendali.

Namun, tidak semua ahli sepakat bahwa kecanduan film porno itu nyata. Ada yang berpendapat bahwa film porno sebenarnya tidak masalah, asal tidak berlebihan dan tidak mengganggu fungsi normal seseorang.

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah Anda sudah kecanduan film porno atau tidak? Berikut ini ada tujuh tanda yang bisa menjadi acuan:

Tidak puas dengan kehidupan seks.

Anda merasa bosan atau tidak tertarik dengan pasangan saat bercinta. Anda lebih suka nonton film porno daripada berhubungan intim dengan pasangan.

Menonton di mana saja.

Anda tidak bisa menahan diri untuk tidak nonton film porno. Anda bisa nonton di mana saja dan kapan saja, bahkan di tempat umum atau saat bekerja.

Mengabaikan tanggung jawab.

Anda lebih mementingkan nonton film porno daripada menyelesaikan pekerjaan atau tugas yang penting. Anda juga sering bolos atau terlambat karena asyik nonton film porno.

Merasa pornografi aib.

Anda merasa bersalah atau malu karena nonton film porno. Anda merasa bahwa itu adalah hal yang salah dan tidak sesuai dengan nilai-nilai moral Anda.

Mulai kehabisan uang.

Anda rela mengeluarkan uang untuk membeli atau berlangganan konten-konten porno yang berbayar. Anda tidak sadar bahwa uang Anda habis untuk hal-hal yang tidak penting.

Mulai banyak gangguan.

Anda sulit fokus atau konsentrasi pada hal-hal lain selain film porno. Anda sering bermimpi atau berkhayal tentang adegan-adegan porno yang pernah Anda tonton.

Mudah marah.

Anda menjadi defensif atau agresif jika ada yang mengkritik atau menasehati Anda tentang kecanduan film porno Anda. Anda juga mudah stres atau frustasi dengan kehidupan Anda.

Kecanduan film porno bukanlah hal yang sepele. Banyak orang yang mengaku mengalami masalah akibat kecanduan ini, termasuk penyanyi terkenal Billie Eilish.

Eilish mengungkapkan bahwa dia sudah nonton film porno sejak usia 11 tahun dan merasa otaknya rusak karena itu.

“Film porno benar-benar merusak otak saya dan saya merasa sangat hancur karena saya terpapar begitu banyak konten seperti itu,” kata Eilish.

Jika Anda merasa memiliki gejala-gejala kecanduan film porno, segera cari bantuan profesional. Ada banyak cara untuk mengatasi kecanduan ini, seperti terapi, konseling, obat-obatan, atau dukungan keluarga dan teman-teman.

Jangan biarkan kecanduan film porno menghancurkan hidup Anda!

(An/Zal/Sekala)

TAGGED:Billie EilishFilm PornoPornografi
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Samsun Perjuangkan Normalisasi Sungai Ambarawang Laut
Next Article Ferdy Sambo Lolos dari Hukuman Mati, Mahfud MD: Jangan Ada Permainan Lagi

Berita Undas

Kaltim ke Jateng Bukan Belajar Baru Bara, Pemprov Siapkan Aturan Khusus Reklamasi Galian C
Selasa, 23 Juni 2026
Lestarikan Kearifan Lokal, Polres Kutai Barat Gelar Lomba Menyumpit
Selasa, 23 Juni 2026
Drainase Tak Cukup, DPRD Samarinda Minta Penanganan Banjir dari Hulu hingga Hilir
Senin, 22 Juni 2026
Banjir Selili Kian Parah, DPRD Dorong Solusi Lintas Wilayah dan Normalisasi Sungai
Senin, 22 Juni 2026
DPRD Samarinda Minta Aspek Keselamatan Jadi Prioritas Sebelum Teras Samarinda Tahap 2 Dibuka
Senin, 22 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Gaya Hidup

Abundance Resto & Cafe: Tempat Nongkrong Asyik dengan Menu Kuliner Indonesia dan Western

3 Min Read
Acer Indonesia saat menggelar Acara di Hotel Fugo Samarinda pada Kamis (6/6/2024)
Gaya Hidup

Acer Indonesia Rayakan 25 Tahun Bersama Konsumen Setia di Kalimantan Timur

3 Min Read
Gaya Hidup

Semarak Waisak 2568 TB di Vihara Muladharma: Perpaduan Spiritualitas dan Semangat Baru

2 Min Read
Gaya Hidup

5 Tips Mengatur Keuangan Pribadi dengan Bijak dan Hemat

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?