By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Gaya HidupSamarinda

Semarak Waisak 2568 TB di Vihara Muladharma: Perpaduan Spiritualitas dan Semangat Baru

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 24 Mei 2024
Share
Perayaan di Vihara Muladharma dimulai dengan Puja Bakti, dilanjutkan dengan Dhammadesana atau khotbah, dan puncaknya adalah meditasi menjelang detik-detik Waisak. (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Nuansa spiritual menyelimuti Vihara Muladharma, Samarinda, saat umat Buddha merayakan Waisak 2568 TB/2024 M. Malam itu, Jalan PM Noor bertransformasi menjadi lautan putih, dihiasi dengan jubah para umat.

Ferdianto Cahyadi, Pandita Madya, memandu jalannya perayaan dengan penuh khidmat. Dalam Dhammadesananya, beliau mengupas esensi Waisak, hari yang memperingati kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Sang Buddha Gautama.

“Waisak bukan hanya tentang ritual, tetapi juga momentum untuk introspeksi diri dan memperkuat tekad untuk hidup di jalan Dharma,” jelas Pandita Cahyadi.

Perayaan diawali dengan Puja Bakti, lantunan puja suci yang membangkitkan rasa syukur dan kedamaian. Dilanjutkan dengan Dhammadesana yang penuh makna, umat Buddha diajak untuk merenungkan ajaran Buddha dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Puncaknya, menjelang detik-detik Waisak, umat Buddha larut dalam meditasi, menenangkan diri dan memanjatkan doa. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti vihara, menandakan momen sakral perayaan Waisak.

Tradisi pradashina, mengelilingi tempat suci sebanyak tiga kali, menjadi bagian tak terpisahkan dari Waisak. Umat Buddha berjalan dengan penuh ketulusan, membawa bunga-bunga sebagai persembahan dan simbol penghormatan kepada Sang Buddha.

“Bunga melambangkan keharuman hati kita dan siklus kehidupan,” ujar Pandita Cahyadi.

Dia menuturkan, putih melambangkan kesucian hati dan harapan untuk membersihkan diri dari segala kotoran batin.

Antusiasme umat Buddha terlihat jelas. Mereka datang dari berbagai penjuru Samarinda, dengan wajah penuh kebahagiaan dan harapan. Bagi mereka, Waisak adalah momen untuk memperbarui komitmen dalam mengikuti jalan Buddha.

Perayaan Waisak 2568 TB di Vihara Muladharma ditutup dengan penuh hikmat dan rasa syukur. Harapan untuk menyambut lebih banyak umat di tahun depan menggema, menjadi semangat baru bagi umat Buddha di Samarinda untuk terus menyebarkan cahaya Dharma dan membangun kehidupan yang lebih baik. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Hari Raya WaisakParadashinaVihara Muladharma
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Membangkitkan Gairah Perfilman Lokal, Komitmen Dispar Kukar Dukung Komunitas Film
Next Article Andi Harun di World Water Forum Memperjuangkan Akses Air Berkeadilan dan IKN Ramah Lingkungan

Berita Undas

DPPKB Samarinda Kekurangan Napas Anggaran, DPRD Dorong Penambahan Dana
Selasa, 28 Juli 2026
DPRD Samarinda Awasi Sekolah Rakyat, Minta Pemerintah Pusat Antisipasi Persoalan Teknis
Selasa, 28 Juli 2026
DPRD Samarinda Desak Hasil Audit Revitalisasi Pasar Pagi Segera Dibuka
Sabtu, 25 Juli 2026
APBD Samarinda 2027 Naik Tipis, DPRD Pastikan Tak Ada Anggaran Disusun Terlalu Optimistis
Sabtu, 25 Juli 2026
Disparitas Harga BBM Dinilai Jadi Pemicu Antrean SPBU di Samarinda
Sabtu, 25 Juli 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Parlemen

BanKeu Dicoret dari APBD Perubahan 2025, DPRD Kaltim Fokus ke APBD Murni

2 Min Read
Advertorial

Transportasi Massal Mandek, Halte di Samarinda Beralih Fungsi

2 Min Read
Pemerintahan

Pasar Dayak Beluluq Lingau: Dari Komoditi Halal hingga Nonhalal, Semua Difasilitasi

2 Min Read
Hukum & Kriminal

Tobat di Samarinda, Tiga Mantan Teroris Ikrar Setia pada NKRI

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?