By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Sektor Retribusi Samarinda Masih Loyo, Komisi II Desak Pemkot Samarinda Bangun Dashboard Pendapatan Real-Time

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 25 Mei 2026
Share
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi. (Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Di atas kertas, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Samarinda untuk triwulan pertama tahun 2026 tampak melegakan. Angkanya sukses menyentuh 17,24 persen, melampaui target berkala yang dipatok di angka 15 persen. Namun, jika dibedah lebih dalam, ada lubang di sektor retribusi. Sektor ini baru merealisasikan 11,72 persen dari target. Mandeknya angka ini langsung memicu kegelisahan di legislatif.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, tidak memungkiri adanya rapor merah tersebut. Usai menggelar evaluasi dalam High Level Meeting bersama Pemkot Samarinda di Kantor Bapperida, Iswandi melihat ada masalah pada sistem pengawasan di lapangan yang terkesan lambat mendeteksi masalah.

Sebagai jalan keluar, Komisi II mendesak Pemkot Samarinda untuk segera membangun sistem dashboard pendapatan terintegrasi yang terhubung langsung dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Lewat sistem ini, pergerakan rupiah yang masuk ke kas daerah bisa dipantau secara langsung dan transparan.

“Tujuannya agar bisa dimonitor secara berkala setiap pekan. Jika ada kendala atau sektor yang tidak maksimal di lapangan, langkah antisipasi dan penyelesaian bisa langsung diambil,” jelas Iswandi, Senin (25/5/2026).

Selama ini, Samarinda sebenarnya sudah mengadopsi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) untuk menggeser transaksi ke arah digital. Namun bagi Iswandi, digitalisasi saja tidak cukup jika akar masalahnya diabaikan. Masalah seperti pendataan objek pajak yang acak-acakan, kepatuhan wajib pajak yang rendah, hingga longgarnya pengawasan di lapangan, tetap menjadi hantu bagi optimalisasi pendapatan daerah.

“Mendorong digitalisasi itu langkah yang bagus, tetapi nyatanya belum mampu mengikis persoalan mendasar yang ada sebelumnya,” sentil Legislator Basuki Rahmat ini.

Berkaca dari evaluasi triwulan ini, Komisi II DPRD Samarinda mengingatkan Pemkot agar pertemuan-pertemuan seperti ini tidak berakhir menjadi agenda formalitas di atas meja kerja. Iswandi menuntut adanya komitmen nyata berupa rapat evaluasi rutin setiap bulan, agar setiap kebocoran anggaran bisa langsung ditambal tanpa perlu menunggu waktu lama.

“Paling tidak rapat evaluasi diadakan sebulan sekali, supaya penanganan terhadap kendala penerimaan daerah bisa diatasi dengan cepat dan tepat target,” pungkasnya. (Jor/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaIswandiPemkot SamarindaPendapatan Asli Daerah
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article PPDB Samarinda Kembali Disorot, DPRD Minta Sistem Lebih Terbuka dan Adil
Next Article Kaltim Raih WTP LKPD 2025, BPK Beri Catatan Merah: Beasiswa Hingga Proyek Jalan Bermasalah

Berita Undas

DPRD Samarinda Dorong Evaluasi Kawasan Pergudangan Sutami: Jangan Tunggu Jalan Rusak Lagi
Rabu, 7 Oktober 2026
Suparno Minta Pencegahan Stunting Tak Berhenti di Paket Susu, Harus Dikawal sampai RT
Rabu, 7 Oktober 2026
Banjir Sambutan-Selili Tak Cukup Diatasi dengan Drainase, DPRD Usul Kolam Retensi
Rabu, 7 Oktober 2026
DPRD Samarinda Ingin Pasar Pagi Punya Konsep yang Lebih Menarik
Kamis, 27 Agustus 2026
DPRD Samarinda Soroti Rendahnya Minat KB, Edukasi Diminta Dimulai Sebelum Menikah
Kamis, 27 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Samarinda

Stunting Masih Jadi Prioritas Nasional, YAICI-Aisyiyah Berikan Pemahaman soal Kesalahan Pemberian Nutrisi

3 Min Read
Parlemen

DPRD Kaltim Ultimatum Aparat, Tenggat Dua Pekan Tuntaskan Kasus Tambang Ilegal di Hutan Unmul

2 Min Read
Politik

Andi Harun: Antara Jalur Independen dan Koalisi Politik untuk Kursi Wali Kota Samarinda

2 Min Read
Advertorial

Ekonomi Sebulu Tidak Merata, Pemkab Kukar Siapkan Pelatihan dan Bantuan Usaha

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?