Kutai Barat, Sekala.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) mulai menyusun arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027 melalui penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027.
Pada Rapat Paripurna VI Masa Sidang II DPRD Kabupaten Kubar. Agenda tersebut digelar di Ruang Rapat DPRD Kutai Barat, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (6/7/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kubar, Ridwai dan dihadiri Bupati, Frederick Edwin, Wakil Bupati, H. Nanang Adriani, Sekretaris Daerah, Wakil Ketua DPRD Agustinus, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Brimob, anggota DPRD, serta jajaran perangkat daerah.
Dalam pidatonya, Bupati Frederick Edwin menegaskan bahwa penyusunan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 merupakan tahapan penting dalam menentukan arah pembangunan Kubar pada tahun ketiga pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD yang telah mengagendakan rapat paripurna tersebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga legislatif.
“Sinergi yang harmonis antara eksekutif dan legislatif merupakan kunci utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkesinambungan dan tepat sasaran,” kata Frederick.
Menurutnya, penyusunan dokumen KUA dan PPAS telah mengacu pada RKPD Tahun 2027 yang diselaraskan dengan hasil Musrenbang, pokok-pokok pikiran DPRD, serta kebijakan ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal nasional.
“Frederick menjelaskan, tantangan pembangunan pada 2027 masih dipengaruhi kondisi ekonomi global, terutama terhadap komoditas andalan daerah seperti batu bara dan kelapa sawit,” jelasnya.
Meski demikian, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Kutai Barat tetap berada pada jalur positif melalui berbagai strategi pembangunan yang telah disiapkan.
“Ada lima arah kebijakan pembangunan ekonomi menjadi fokus pemerintah daerah, yakni mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis nilai tambah. Serta memperkuat iklim investasi dan infrastruktur ekonomi, menciptakan lapangan kerja sekaligus mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dengan tata kelola pemerintahan yang baik,” tegas Bupati.

Selain itu, pemerintah menetapkan lima prioritas pembangunan daerah pada 2027, yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan dasar, penanggulangan kemiskinan adaptif, transformasi ekonomi melalui hilirisasi dan diversifikasi sektor unggulan, pemerataan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah, serta penguatan reformasi birokrasi berbasis digital.
“Kebijakan Umum APBD Tahun Anggaran 2027 diarahkan untuk mendukung tercapainya sasaran pembangunan daerah secara efektif melalui kebijakan pendapatan, belanja, dan pembiayaan yang disusun berdasarkan kemampuan keuangan daerah dan prioritas pembangunan,” beber Frederick.
Dalam pemaparannya, Bupati juga mengungkapkan bahwa pendapatan daerah pada APBD Tahun Anggaran 2027 diproyeksikan mencapai Rp2,64 triliun.
“Anggaran tersebut akan diarahkan untuk mendukung berbagai program strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia menegaskan, penyusunan APBD 2027 akan tetap mengutamakan efektivitas belanja daerah dengan fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pembangunan infrastruktur, serta penguatan reformasi birokrasi guna meningkatkan produktivitas dan daya saing daerah.
“Melalui penyusunan Rancangan KUA dan PPAS ini, pemerintah memastikan pembangunan daerah tetap berjalan efektif untuk mendukung transformasi ekonomi, meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Di akhir penyampaiannya, Frederick berharap pembahasan Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 dapat berlangsung konstruktif sehingga menghasilkan kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai landasan penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.
Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan demi kemajuan Kubar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Btr/ADV/Diskominfo Kubar)