By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PeristiwaSamarinda

Proyek Terowongan Samarinda Disorot, Lereng Rontok Picu Kekhawatiran Warga

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 12 Mei 2025
Share
Tangkapan layar terowongan sisi Jalan Sultan Alimuddin yang alami longsor, Senin (12/5/2025). (Foto: Istimewa)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Proyek pembangunan terowongan di Jalan Sultan Alimudin, Kota Samarinda, kembali memantik kekhawatiran publik. Pasalnya, bagian lereng di terowongan yang belum rampung tersebut mengalami rontokan pada Senin pagi (12/5/2025).

Peristiwa ini terekam dalam video amatir dan menyebar luas di media sosial. Respons cepat pun muncul dari warganet, yang mempertanyakan aspek keselamatan proyek tersebut.

Terowongan tersebut sejatinya belum diresmikan dan masih dalam tahap pembangunan. Namun insiden rontoknya tanah di sisi lereng cukup membuat warga cemas, terutama soal ketahanan konstruksi dan perencanaan proyek.

Di kolom komentar akun Instagram @samarindaetam, berbagai suara kritis muncul. Salah satunya dari pengguna @adi_fijay yang menulis, “Sebaiknya ditunda sampai semuanya benar-benar aman. Jangan terburu-buru. Sudah tahu tanah daerah situ rawan, kenapa tetap dipaksakan?”

Senada, akun @alikusno.forensik juga mengingatkan bahwa karakter tanah di lokasi tersebut tergolong gembur dan rawan longsor.

Akun @samarindaetam sendiri menyebut proyek tersebut berada di kawasan Selili, bagian dari jalur antiklinorium Samarinda yang secara geologi memang dikenal labil. Warganet pun menuntut transparansi lebih dalam perencanaan dan kajian geoteknik proyek ini.

Menanggapi kejadian tersebut, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, menjelaskan bahwa insiden itu bukan longsor besar.

“Yang terjadi hanya rontokan kecil di sisi lereng kanan sekitar pukul 09.30 Wita. Badan utama terowongan aman,” kata Neneng saat dikonfirmasi, Senin (12/5/2025).

Ia menambahkan, perbaikan akan dilakukan setelah cuaca membaik. “Tim pelaksana sudah siaga. Kita tunggu hujan reda agar bisa segera ditangani,” ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, Romiansyah, mengatakan cuaca ekstrem menjadi faktor utama insiden ini.

“Curah hujan tinggi memang memicu kerawanan di titik-titik konstruksi terbuka. Kami terus memantau dan berkoordinasi dengan BMKG,” ujar Romiansyah. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:BPBD Kota SamarindaLongsorTerowongan Selili
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Festival Budaya Nutuk Beham di Kedang Ipil. Festival Nutuk Beham 2025 Resmi Ditutup, Bupati Kukar Puji Peran Masyarakat Kedang Ipil
Next Article Lengah Sesaat, Balita di Samarinda Terseret Banjir di Depan Rumahnya

Berita Undas

Tanjung Isuy Tunjukkan Kekuatan Budaya dan Alam Kubar
Selasa, 16 Juni 2026
Seabad MSF Kalimantan Jadi Ruang Refleksi Misi, Evaluasi Pelayanan
Selasa, 16 Juni 2026
TKA Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, DPRD Minta Sekolah Bermasalah Dipetakan
Senin, 15 Juni 2026
Pemkab Ajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD Kubar
Senin, 15 Juni 2026
Grand Final Kanda Dinda Menjadi Wadah Generasi Muda Untuk Melestarikan Warisan Budaya Daerah
Senin, 15 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Dispora Kaltim Cetak Generasi Bugar: Olahraga Jadi Gaya Hidup di Sekolah

2 Min Read
Advertorial

Krisis 700 Guru di Samarinda Belum Terpecahkan, DPRD Desak Langkah Nyata

2 Min Read
Olahraga

Borneo FC Tanpa Ezzy Buffon, Siapkan Strategi Baru untuk Redam Bali United

2 Min Read
Pemerintahan

Tidak Tindas Mahasiswa, Ini Alasan Satpol PP Samrarinda Tertibkan Aksi Galang Dana di Simpang Lembuswana

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?