By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Pola Asuh yang Salah, Faktor Lain Stunting di Samarinda, Ini Saran Kepala Puskesmas Sempaja

fathur
By fathur
Published: Senin, 8 Mei 2023
Share
Irama Fitamina, Kepala Puskesmas Sempaja (foto: Istimewa)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Pentingnya pengumpulan data anak-anak yang terindikasi stunting, mempermudah pemerintah segera melakukan intervensi. Sehingga, permasalahan stunting di Samarinda dapat diatasi dan ditangani.

Hal tersebut disampaikan Irama Fitamina, Kepala Puskesmas Sempaja, Kota Samarinda, pada Kamis (4/5/2023), saat menghadiri rapat persiapan rembuk stunting tingkat kecamatan se-Kota Samarinda.

“Saya sangat setuju, semua pihak ikut terlibat mengatasi stunting dengan cara melengkapi data-datanya. Karena data sangat penting,” ungkapnya di Lantai II Ruang Rapat Kantor Bappedalitbang, Jalan Dahlia, Samarinda.

Nantinya, data yang terkumpul bisa menjadi catatan atau referensi bagi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Samarinda terhadap anak-anak stunting. Selain itu, data valid yang didapatkan dan dihasilkan di masing-masing wilayah ini akan memudahkan dalam hal mengetahui jumlah keseluruhan anak stunting di Kota Tepian.

“Melalui data ini, kita bisa mengetahui mana saja anak yang stunting, siapa namanya dan alamatnya di mana. Kita bisa tahu mana pengukuran yang benar dan sebagainya. Sehingga kita bisa melakukan intervensi secepatnya,” jelasnya.

Menurutnya, pengumpulan data dilakukan karena faktor penyebab stunting beragam. Bukan hanya soal pemberian makanan tambahan saja, tak hanya soal kemiskinan atau masalah sanitasi. Ternyata, persoalan stunting lebih kompleks dari yang diperkirakan.

Seperti halnya di Kecamatan Sempaja, di sana banyak ditemukan kasus stunting bukan karena faktor kemiskinan. Beberapa kasus disebabkan pola asuh yang sangat buruk.

“Jadi beberapa waktu lalu, ada organisasi yang ingin memberikan bantuan pada anak stunting di Wilayah Sempaja. Kenyataan di lapangan, kami kesulitan mencari yang tidak mampu. Pasalnya sebagian besar penderita stunting di sana berasal dari kalangan yang cukup mampu. Ternyata faktor mereka menderita stunting, rupanya karena pemberian pola asuh yang jelek,” bebernya.

Seharusnya, orang tua memberikan gizi yang baik untuk anak, terutama di masa-masa pertumbuhannya. Ketidakpahaman orang tua terhadap pola asuh yang benar ini menjadi sorotan Irama.

“Kadang-kadang masalah stunting ini bukan karena orang tua tidak punya, tapi karena tidak tahu. Ibu tidak tahu mana makanan yang bergizi, mana yang bisa meningkatkan kesehatan anaknya,” katanya.

Makanya, pihaknya berkomitmen melakukan pendampingan dan penyuluhan terkait cara memberikan makanan yang benar untuk anak.

“Setelah diberi pendampingan, penyuluhan dan sebagainya. Mereka berterima kasih, kata mereka ‘saya baru tahu ternyata begini cara memberi makan anak yang benar’. Sosialisasi itu penting agar orang tua tahu mana pola asuh yang benar, dan mana pola asuh yang salah,” tuturnya. (Apr/Fch/Sekala.id)

TAGGED:BappedalitbangIrama FitaminaPemkot SamarindaPenanganan StuntingStuntingTim Percepatan Penurunan Stunting
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Sebulu Festival Digelar Meriah, Bagindas Hibur Ribuan Warga
Next Article Misteri Lompatan Maut Mr X dari Jembatan Mahkota Dua

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingatkan Imbauan Hotel BUMD Jangan Batasi Peluang Swasta
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Desak Kompensasi Lahan Warga Jalan Merdeka Segera Dituntaskan
Kamis, 29 Oktober 2026
TPA Zona 3 Disiapkan, DPRD Samarinda Minta Pengelolaan Sampah Dibenahi dari Hulu
Kamis, 29 Oktober 2026
PJJ Saat Udara Memburuk, DPRD Samarinda Ingatkan Siswa Rentan Tertinggal
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Minta APBD Tak Beri Insentif ke Pengembang Komersial
Kamis, 29 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Politik

KPU Kaltim Mantapkan Persiapan Pilgub 2024: Desain Surat Suara Final, Lelang Segera Dimulai

2 Min Read
Pemain Borneo FC, Ricky Cawor.(IST)
Olahraga

Borneo FC Sambut Putaran Kedua Liga 1 dengan Optimisme, Matheus Pato dan Ricky Cawor Jadi Andalan

2 Min Read
Advertorial

Catur Kaltim Bidik Prestasi Internasional, Regenerasi Jadi Kunci

2 Min Read
Advertorial

Membangun Industri Olahraga dengan Bola Basket

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?