Kutai Barat, Sekala.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan menetapkan Diah Rizqi Pangestika sebagai Duta Baca Kabupaten Tahun 2026.
Kehadiran Duta Baca diharapkan mampu menjadi motor penggerak budaya literasi serta mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin gemar membaca.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kutai Barat Yosef Stevanson mengatakan, pemilihan Duta Baca bukan sekadar mencari figur representatif, tetapi juga sosok yang mampu menginisiasi berbagai program literasi secara berkelanjutan di tengah masyarakat, ucapnya.
“Duta Baca diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus penggerak budaya membaca di Kubar, terutama bagi generasi muda. Kami ingin budaya literasi terus tumbuh, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun ruang publik,” tegas Yosef.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan budaya baca sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang cerdas, adaptif, dan berdaya saing.
Karena itu, Duta Baca diharapkan mampu membangun kolaborasi dengan sekolah, komunitas literasi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Menurut Yosef, berbagai kegiatan kreatif dan inovatif perlu terus dikembangkan agar minat baca masyarakat semakin meningkat dan aktivitas membaca dapat menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Diah Rizqi Pangestika terpilih sebagai Duta Baca Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 setelah melalui proses seleksi yang digelar di Perpustakaan Daerah Kutai Barat.
Seleksi diselenggarakan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kubar dengan mengusung tema “Mencetak Duta Baca yang Inspiratif, Kreatif, dan Berdaya Saing dalam Membangun Budaya Literasi.”
Pada ajang tersebut, Diah dari Kecamatan Bongan berhasil meraih Juara I, disusul Selvina dari Kecamatan Sekolaq Darat sebagai Juara II, dan Carolin Vivian dari Kecamatan Barong Tongkok sebagai Juara III.
Proses penilaian dilakukan oleh tiga dewan juri, yakni Benedikus, Onia Karlina Haping, dan Desi Iska Fadhila, yang menilai kemampuan peserta dari berbagai aspek, mulai dari wawasan literasi, komunikasi, hingga komitmen dalam mengembangkan budaya membaca serta dapat mengajak warga untuk cinta baca.
Melalui pemilihan Duta Baca ini, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kutai Barat berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi teladan sekaligus mitra pemerintah dalam memperkuat gerakan literasi di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. (Btr/ADV/Diskominfo Kubar)