Mahulu, Sekala.id – Proses perbaikan jalan poros Mahulu–Kutai Barat di wilayah Kecamatan Long Hubung mengalami kendala serius akibat cuaca ekstrem. Hujan deras yang terus mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir membuat pekerjaan teknis yang sempat dimulai sejak Sabtu (12/4/2025) harus dihentikan sementara.
Wakil Bupati Mahulu, Drs. Yohanes Avun, menjelaskan bahwa tim perbaikan sebenarnya sudah berada di lokasi dan memulai pekerjaan menggunakan alat berat. Namun, curah hujan yang tinggi menyebabkan permukaan jalan kembali berlumpur dan licin hanya dalam hitungan jam.
“UPTD Kabupaten sudah bergerak sejak Sabtu. Tapi hujan turun terus, jadi pekerjaan berhenti. Percuma dipaksakan, karena kondisi lapangan tidak memungkinkan,” ujar Wabup saat diwawancarai di lokasi pada Senin (14/4/2025).
Ia menambahkan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk melanjutkan perbaikan begitu cuaca mendukung. Saat ini, seluruh unit kerja sudah bersiap untuk melanjutkan pekerjaan sewaktu-waktu. Pemkab juga telah berkoordinasi dengan UPTD Provinsi dan pihak swasta untuk memastikan kesiapan sumber daya dan logistik.
“Kita berharap dalam beberapa hari ke depan cuaca lebih bersahabat. Kalau tidak ada hujan lebat, kita bisa mulai lagi dan jalan bisa segera dilewati kendaraan,” harapnya.
Menurut Yohanes, jalan poros Mahulu–Kutai Barat adalah urat nadi perekonomian masyarakat. Maka keterlambatan dalam perbaikannya berisiko besar terhadap distribusi barang kebutuhan pokok, transportasi hasil pertanian, hingga layanan kesehatan ke wilayah pedalaman.
“Warga sangat mengandalkan jalan ini. Maka kita tidak boleh anggap enteng. Begitu langit cerah, alat berat langsung bergerak,” tandasnya. (Jor/El/ADV/Pemkab Mahulu)