By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

DPRD Samarinda Soroti Anak-anak Perkebunan yang Hidup Tanpa Akses Pendidikan

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 9 Mei 2026
Share
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Di tengah geliat pembangunan Kota Samarinda sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), masih ada kelompok masyarakat yang hidup jauh dari jangkauan layanan dasar negara. Kondisi itu ditemukan di kawasan pinggiran seperti Batu Besaung dan Berambai.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menyebut persoalan yang dihadapi warga di kawasan tersebut bukan semata soal minimnya fasilitas pendidikan. Ada persoalan yang lebih mendasar, yakni administrasi kependudukan yang belum tertata.

Banyak keluarga pekerja kebun dan masyarakat perkebunan yang sudah lama menetap di Samarinda, tetapi belum memiliki dokumen kependudukan resmi sebagai warga kota. Akibatnya, mereka kesulitan mengakses berbagai layanan negara.

“Masalah utamanya ada di administrasi kependudukan. Ketika mereka tidak punya identitas resmi, negara juga kesulitan menjangkau mereka,” kata Puji saat ditemui di Kantor DPRD Samarinda, Sabtu (9/5/2026).

Ketiadaan dokumen administrasi berdampak langsung terhadap anak-anak mereka. Banyak yang tidak bisa mengakses pendidikan formal karena syarat administrasi tidak terpenuhi.

Tak hanya itu, warga juga kesulitan mendapatkan layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, bantuan sosial, hingga luput dari pendataan stunting.
Dalam sejumlah kunjungan lapangan, Puji mengaku menemukan kondisi yang memprihatinkan. Ia melihat anak-anak usia dini berjalan sendiri di kawasan hutan menjelang malam hanya untuk membeli kebutuhan rumah tangga.

“Itu anak kecil, umur empat sampai enam tahun, jalan sendiri masuk hutan menjelang magrib. Ketika ditanya sekolah atau tidak, banyak yang ternyata tidak sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah tidak bisa menunggu warga datang mengurus administrasi sendiri. Pendataan jemput bola dinilai perlu dilakukan agar masyarakat di kawasan terpencil tidak terus tertinggal dari akses layanan negara.

Ia menegaskan, warga yang sudah lama menetap di Samarinda seharusnya segera dibantu dalam pengurusan dokumen kependudukan agar seluruh akses pelayanan publik bisa terbuka.

“Harusnya ketika tinggal menetap di sini, administrasinya juga segera diurus. Karena dari situ semua akses layanan negara terbuka,” tegasnya.

Puji mengingatkan, pembangunan kota modern tidak boleh meninggalkan anak-anak yang hidup di wilayah pinggiran tanpa kepastian pendidikan dan perlindungan negara.

“Jangan sampai ada anak-anak di Samarinda yang tumbuh tanpa sekolah, tanpa identitas, dan tanpa perlindungan negara,” tutupnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaSri Puji Astuti
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Perda HIV-TB Dikebut, DPRD Samarinda Soroti Mandeknya Pembahasan Sejak 2023
Next Article Pergantian Direksi Bankaltimtara Dipertanyakan, DPRD Samarinda Soroti Transparansi

Berita Undas

Pergantian Direksi Bankaltimtara Dipertanyakan, DPRD Samarinda Soroti Transparansi
Sabtu, 9 Mei 2026
DPRD Samarinda Soroti Anak-anak Perkebunan yang Hidup Tanpa Akses Pendidikan
Sabtu, 9 Mei 2026
Perda HIV-TB Dikebut, DPRD Samarinda Soroti Mandeknya Pembahasan Sejak 2023
Sabtu, 9 Mei 2026
DPRD Samarinda Soroti Sulitnya Akses Modal UMKM, Dorong Perbankan Permudah Kredit
Jumat, 8 Mei 2026
Raperda Pasar Rakyat Samarinda Mulai Disusun, DPRD Ingin Pasar Tradisional Lebih Modern
Jumat, 8 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Nelayan Sebulu Masih Terjebak Pasar Lokal, Kredit Terbatas dan Distribusi Jadi Penghalang

2 Min Read
Peristiwa

Kebakaran di Jalan Kemuning, Telan 3 Ruko, Penjaga Toko Sandal Ditemukan Meninggal

2 Min Read
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri. (Foto: Sekala)
Pemerintahan

Saefuddin Zuhri Ikut Retret Kepemimpinan di Akmil Magelang, Siapkan Strategi Baru untuk Samarinda

2 Min Read
Hukum & Kriminal

Kekerasan Terhadap Ibu, Gangguan Jiwa Anak DIduga Jadi Faktor Pemicu

1 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?