By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Pedagang Polder Air Hitam Tembus 200 Orang, DPRD Samarinda Dorong Penataan

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 26 Oktober 2026
Share
Deretan pedagang di kawasan folder Air Hitam yang banyak dikunjungi masyarakat.
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Pertumbuhan jumlah pedagang UMKM di kawasan Polder Air Hitam, Samarinda, mulai menjadi perhatian DPRD Samarinda. Dari sebelumnya sekitar 60 pedagang pada awal tahun, jumlah pelaku usaha di kawasan tersebut kini telah melampaui 200 orang. Penataan dinilai mendesak agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi utama polder sebagai pengendali banjir.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengatakan peningkatan jumlah pedagang perlu diantisipasi melalui pengaturan yang jelas. Tanpa langkah penataan sejak dini, perkembangan aktivitas perdagangan di kawasan itu berpotensi memunculkan persoalan sosial di kemudian hari.

“Jika tidak segera diatur, kondisi ini bisa menimbulkan persoalan sosial,” ujar Iswandi, Senin (26/10/2026).

Menurutnya, pertumbuhan pedagang menunjukkan kawasan Polder Air Hitam semakin diminati masyarakat, terutama sebagai tempat bersantai. Kondisi tersebut turut membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil. Namun, bertambahnya jumlah lapak harus diimbangi dengan pengelolaan yang terarah agar tidak berkembang tanpa kendali.

Salah satu langkah yang perlu dilakukan ialah memastikan seluruh pedagang terdata. Untuk tahap awal, pengelolaan sementara akan melibatkan Kelurahan Air Hitam bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.

Pendataan tersebut diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah untuk mengetahui jumlah pedagang yang beraktivitas di kawasan itu. Selain memberikan gambaran mengenai perkembangan usaha, langkah ini juga diperlukan untuk mengendalikan pertambahan lapak yang berpotensi mengganggu penataan kawasan.

Selain pendataan, pengaturan aktivitas pedagang juga mulai diarahkan pada jam operasional dan kebersihan lingkungan. Kedua aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga agar kegiatan ekonomi tidak menimbulkan persoalan baru di kawasan Polder Air Hitam.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Samarinda berencana menyediakan lokasi khusus bagi para pedagang untuk jangka panjang. Dengan adanya tempat berjualan yang lebih terarah, aktivitas UMKM diharapkan dapat dikelola tanpa mengabaikan peruntukan kawasan.

Meski demikian, rencana penyediaan lokasi khusus tersebut belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Keterbatasan anggaran untuk membangun fasilitas menjadi salah satu kendala yang masih harus diatasi.

Iswandi menegaskan, penataan tidak boleh hanya berorientasi pada pengendalian aktivitas perdagangan. Pemerintah juga perlu mempertimbangkan keberlangsungan usaha masyarakat kecil yang selama ini menggantungkan penghasilan dari kegiatan berjualan di kawasan tersebut.

Persoalan lainnya adalah belum adanya regulasi khusus yang memberikan kepastian mengenai keberadaan pedagang di Polder Air Hitam. Kondisi ini membuat pengaturan aktivitas usaha membutuhkan langkah yang terukur agar tidak menimbulkan ketidakpastian bagi para pedagang maupun pemerintah.

Karena itu, Iswandi mendorong agar upaya penataan dilakukan sebelum persoalan berkembang menjadi konflik yang berujung pada penertiban. Menurutnya, pendekatan sejak dini dapat menjadi jalan untuk menjaga ketertiban sekaligus melindungi kepentingan masyarakat kecil.

Dia mengingatkan, penanganan yang tidak disiapkan dengan baik berisiko merugikan pedagang yang mencari nafkah di kawasan tersebut. Pemerintah perlu memastikan kebijakan yang diambil tetap memperhatikan aspek keadilan dalam pelaksanaannya.

“Karena itu, penataan harus mulai dilakukan agar tidak terjadi penertiban yang tidak humanis dan melukai rasa keadilan masyarakat kecil,” tandasnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaIswandiPemkot SamarindaPolder Air HitamUMKM
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Antrean BBM di Samarinda Tak Kunjung Terurai, DPRD Soroti Distribusi BBM Subsidi
Next Article Celni Pita Sari Minta Penanganan Karhutla di Kalimantan Dipercepat

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingatkan Imbauan Hotel BUMD Jangan Batasi Peluang Swasta
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Desak Kompensasi Lahan Warga Jalan Merdeka Segera Dituntaskan
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Soroti Setoran Parkir, Penerimaan PAD Perlu Diawasi
Kamis, 29 Oktober 2026
TPA Zona 3 Disiapkan, DPRD Samarinda Minta Pengelolaan Sampah Dibenahi dari Hulu
Kamis, 29 Oktober 2026
PJJ Saat Udara Memburuk, DPRD Samarinda Ingatkan Siswa Rentan Tertinggal
Kamis, 29 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Aliansi Taksi Online Kepung Kantor Grab, Protes Tarif Murah yang Dinilai Merugikan

2 Min Read
Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh (Foto: Ist)
Advertorial

Bupati Mahulu Resmikan Unit Transfusi Darah, Siap Layani Kebutuhan Medis Masyarakat

3 Min Read
Advertorial

Jalan Rusak hingga Air Bersih Bermasalah, Sani Bin Husain Buka Kanal Aduan Digital

3 Min Read
Advertorial

PBG Gereja Toraja Mandek, DPRD Samarinda Desak Transparansi Perizinan

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?