By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Harga Cabai Turun, Program Ketahanan Pangan Kukar Mulai Berbuah Hasil

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 14 Mei 2025
Share
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Sutikno
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Sutikno. (Foto: Sekala)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Harga cabai di pasar-pasar tradisional Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mereda. Jika sebelumnya sempat tembus Rp150 ribu per kilogram, kini harga sudah turun drastis menjadi Rp75-90 ribu. Menariknya, penurunan ini bukan semata karena intervensi pasar, tetapi berkat tangan-tangan terampil para ibu dari Kelompok Wanita Tani (KWT).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Sutikno, menyebut para perempuan petani inilah yang diam-diam jadi pahlawan di balik stabilnya harga komoditas cabai. Dari 40 KWT yang tersebar di 12 kecamatan, sebagian sudah mulai panen.

“Sebagian KWT sudah panen lebih dulu, dan akhir bulan ini total 40 kelompok yang akan panen. Ini yang bikin harga cabai bisa turun,” ujar Sutikno.

Program pemberdayaan KWT ini mulai digulirkan pada 2024, dengan anggaran Rp2,6 miliar. Selain memberikan pelatihan, pemerintah juga menyalurkan bibit, pupuk, hingga peralatan bertani. Hasilnya langsung terasa: pasokan cabai lokal meningkat, harga jadi lebih ramah di kantong warga.

“Cabai sekarang dijual sekitar Rp75–90 ribu per kilogram. Kemarin sempat Rp150 ribu, jadi jelas ada dampaknya,” katanya.

Karena dinilai berhasil, Pemkab Kukar tidak ingin berhenti di sini. Tahun depan, program ini bakal diperluas. Pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp5,8 miliar untuk menyasar 150 KWT di seluruh kecamatan.

“Jumlah kelompoknya kami lipatgandakan, supaya produksi juga makin besar dan harga tetap stabil,” tambah Sutikno.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab juga tengah merancang panen raya cabai pasca Ramadan 1446 H. Acara ini akan dipimpin langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, sekaligus menunjukkan bahwa para ibu tani kini bukan hanya penopang rumah tangga, tetapi juga penyelamat pasar dari lonjakan harga. (Jor/El/ADV/Pemkab Kukar)

TAGGED:Dinas Ketahanan Pangan KukarKelompok Wanita TaniSutikno
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pendidikan agama di SMKN 1 Sebulu. Pemdes Sebulu Modern Prioritaskan Penguatan TPA dan Baca Tulis Al-Qur’an untuk Anak Muda
Next Article Ilustrasi Kopi Luwak. Desa Perangat Baru Genjot Program Penanaman Kopi, Targetkan Pasar Ekspor

Berita Undas

Pergantian Direksi Bankaltimtara Dipertanyakan, DPRD Samarinda Soroti Transparansi
Sabtu, 9 Mei 2026
DPRD Samarinda Soroti Anak-anak Perkebunan yang Hidup Tanpa Akses Pendidikan
Sabtu, 9 Mei 2026
Perda HIV-TB Dikebut, DPRD Samarinda Soroti Mandeknya Pembahasan Sejak 2023
Sabtu, 9 Mei 2026
DPRD Samarinda Soroti Sulitnya Akses Modal UMKM, Dorong Perbankan Permudah Kredit
Jumat, 8 Mei 2026
Raperda Pasar Rakyat Samarinda Mulai Disusun, DPRD Ingin Pasar Tradisional Lebih Modern
Jumat, 8 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Petani Makroman Keluhkan Birokrasi Dapatkan Pupuk, Ananda Moeis Minta Tindakan Cepat

2 Min Read
Pemerintahan

Andi Harun Minta Maaf Atas Kemacetan Akibat Proyek Drainase di Samarinda

2 Min Read
Kutai Kartanegara

Infrastruktur Perikanan Senilai Rp15 Miliar Siap Dibangun di Samboja, Pemkab Targetkan Kualitas dan Kuantitas Meningkat

2 Min Read
Advertorial

Harga Ayam Dipasar Nala Linggang Bigung Mulai Naik, Namun Stok Masih Aman Menjelang Natal 2025

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?