By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Petani Makroman Keluhkan Birokrasi Dapatkan Pupuk, Ananda Moeis Minta Tindakan Cepat

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 31 Oktober 2023
Share
Suasana reses di kelurahan Makroman (foto: Ist)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Di Jalan Tridarma, RT 27, Kelurahan Makroman, Samarinda, petani mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk. Mereka harus memiliki kartu khusus untuk membelinya, tapi banyak yang belum tahu caranya. Padahal, pupuk sangat penting bagi hasil panen mereka.

Ananda Emira Moeis, anggota Komisi IV DPRD Kaltim dari Fraksi PDI Perjuangan, mendatangi lokasi tersebut pada Minggu (28/10/2023). Ia ingin mendengar langsung aspirasi dan permasalahan yang dihadapi masyarakat di sana.

“Saya tanya kenapa, rupanya sekarang itu beli pupuk harus pakai kartu,” kata Ananda saat diwawancara Selasa (31/10/2023).

Namun, tidak semua petani memiliki kartu ini. Sebagian besar petani di Makroman mengaku belum terdaftar sebagai penerima subsidi. Mereka juga tidak tahu bagaimana cara mendaftarkan diri untuk mendapatkan kartu tersebut.

Ananda merasa prihatin dengan kondisi ini. Ia mengatakan bahwa pemerintah seharusnya lebih memperhatikan nasib petani, yang merupakan tulang punggung sektor pertanian. Tanpa pupuk, hasil panen mereka akan menurun drastis.

“Kalau begini terus, produksi pertanian kita akan terganggu. Ini kan berdampak pada kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional,” tuturnya.

Untuk itu, ia mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi masalah ini. Misalnya, dengan menyederhanakan prosedur pendaftaran kartu tersebut. Caranya dengan memberikan sosialisasi dan bimbingan kepada petani.

“Dengan cara ini, kita bisa menghilangkan hambatan soal birokrasi rumit yang dialami petani dan mendorong pertumbuhan sektor pertanian secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Jor/El/ADV/DPRD Kaltim)

TAGGED:Ananda Emira MoeisAspirasi MasyarakatDPRD Kaltim
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kontingen Kaltim Bersiap untuk POMNAS 2023, Ini Pesan Kepala Dispora
Next Article Berburu Emas di POMNAS, Abdunnur: Atlet Kaltim Punya Kualitas yang Mumpuni

Berita Undas

Tanjung Isuy Tunjukkan Kekuatan Budaya dan Alam Kubar
Selasa, 16 Juni 2026
Seabad MSF Kalimantan Jadi Ruang Refleksi Misi, Evaluasi Pelayanan
Selasa, 16 Juni 2026
TKA Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, DPRD Minta Sekolah Bermasalah Dipetakan
Senin, 15 Juni 2026
Pemkab Ajukan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD Kubar
Senin, 15 Juni 2026
Grand Final Kanda Dinda Menjadi Wadah Generasi Muda Untuk Melestarikan Warisan Budaya Daerah
Senin, 15 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Kemacetan di Pusat Kota Samarinda.
Pemerintahan

Begini Penjelasan Andi Harun dan Dishub Samarinda Terkait Kemacetan di Pusat Kota

2 Min Read
Olahraga

Drama Transfer di Tengah Asa Pesut Etam: Antara Harapan dan Realita

2 Min Read
Advertorial

Tak Hanya di Kantor, ASN dan PPPK Kutim Kini Dapat Bantuan Hukum Hingga Ranah Pribadi

3 Min Read
Ilustrasi lahan pertanian.
Advertorial

Distanak Kukar Perkuat Kerja Sama dengan Kementan, Garap 8.000 Hektare Lahan Pertanian Strategis

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?