By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

DPRD Samarinda Dukung Parkir Berlangganan, Minta Pembayaran Bisa Dicicil

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 12 Juni 2026
Share
Parkir berlangganan yang sudah di berlaku di Jl. Abul Hasan, Samarinda. (Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menerapkan sistem parkir berlangganan mendapat dukungan dari Komisi III DPRD Samarinda. Meski demikian, kalangan legislatif meminta skema pembayaran dirancang lebih fleksibel agar tidak menjadi beban baru bagi masyarakat.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menilai program yang tengah disusun Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda itu memiliki tujuan positif. Selain dapat menata sistem perparkiran yang selama ini kerap menjadi sorotan, kebijakan tersebut juga dinilai berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Namun, Deni menegaskan bahwa parkir berlangganan masih berada pada tahap pembahasan dan belum menjadi kewajiban bagi pemilik kendaraan. Karena itu, sejumlah aspek masih perlu disempurnakan sebelum program dijalankan.

“Masih ada beberapa catatan yang perlu dilengkapi dan disempurnakan. Dishub juga menyampaikan bahwa program ini belum menjadi suatu keharusan atau kewajiban, sehingga sifatnya masih opsional,” ujar Deni, Jumat (12/6/2026).

Data Dishub Samarinda menunjukkan jumlah kendaraan yang beroperasi di Kota Tepian saat ini mencapai sekitar 971 ribu unit. Dari angka tersebut, sekitar 886 ribu unit merupakan kendaraan roda dua, sedangkan sisanya kendaraan roda empat.

Besarnya jumlah kendaraan itu dinilai menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan penerimaan daerah melalui skema parkir berlangganan. Menurut Deni, apabila tingkat partisipasi masyarakat tinggi, potensi pendapatan yang bisa dihimpun dari sektor tersebut akan sangat besar.

“Kalau masyarakat ikut berpartisipasi dalam program ini, tentu bisa mendukung dan mendongkrak PAD secara signifikan. Potensinya cukup besar,” katanya.

Dalam rancangan yang dipaparkan Dishub, tarif parkir berlangganan diusulkan sebesar Rp400 ribu per tahun untuk sepeda motor dan Rp1 juta per tahun untuk mobil. Skema tersebut dinilai lebih ekonomis dibandingkan pembayaran parkir harian yang dilakukan sepanjang tahun.

Meski begitu, DPRD menilai besaran tarif tersebut tetap perlu disertai pilihan pembayaran yang lebih ringan. Salah satu usulan yang mengemuka adalah pemberian fasilitas cicilan agar masyarakat tidak harus membayar sekaligus di muka.

“Misalnya tarif Rp400 ribu itu bisa dicicil enam kali, delapan kali, atau sepuluh kali pembayaran. Dengan begitu masyarakat tidak merasa terbebani,” ujar Deni.

Selain opsi cicilan, DPRD juga mendorong pemerintah kota menyiapkan berbagai insentif untuk menarik minat warga. Bentuknya bisa berupa potongan harga, promo tertentu, atau stimulus lain yang membuat masyarakat lebih tertarik bergabung dalam program tersebut.

Menurut Deni, keberhasilan parkir berlangganan tidak hanya diukur dari besarnya pendapatan yang diperoleh daerah, tetapi juga dari sejauh mana kebijakan itu mampu memberikan manfaat tanpa memberatkan warga.

“Tujuan utamanya adalah menata sistem parkir di Kota Samarinda. Tetapi di saat yang sama, kebijakan ini juga harus tetap memperhatikan kemampuan masyarakat dan tidak menambah beban mereka,” pungkasnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:Deni Hakim AnwarDPRD Kota SamarindaParkir BerlanggananPemkot Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Menyorot Ekonomi Nasional, BEM KM Unmul Gelar Konsolidasi Mahasiswa
Next Article DPRD Samarinda Minta Parkir Berlangganan Tak Sekadar Bayar, Pelayanan dan Keamanan Harus Jelas

Berita Undas

Wabup Ajak Semua Pihak Bergerak Bersama Wujudkan Generasi Emas Kubar
Jumat, 12 Juni 2026
DPRD Samarinda Ingatkan Tempat Hiburan Baru: Lengkapi Izin Sebelum Beroperasi
Jumat, 12 Juni 2026
DPRD Samarinda Minta Parkir Berlangganan Tak Sekadar Bayar, Pelayanan dan Keamanan Harus Jelas
Jumat, 12 Juni 2026
DPRD Samarinda Dukung Parkir Berlangganan, Minta Pembayaran Bisa Dicicil
Jumat, 12 Juni 2026
Menyorot Ekonomi Nasional, BEM KM Unmul Gelar Konsolidasi Mahasiswa
Jumat, 12 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Distransnaker Kukar Tegas Kawal Penyaluran THR

3 Min Read
Peristiwa

Pria Asal Bontang Ditemukan Tewas di Kamar Hotel, Ada Obat-obatan di Tas Korban

1 Min Read
Uji Coba Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tiga sekolah di Kota Samarinda, Selasa (10/12/2024).
Pemerintahan

Biaya di Atas Standar Nasional, Program Makan Bergizi Gratis Samarinda Prioritaskan Gizi Berkualitas untuk Siswa

2 Min Read
Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris
Politik

Geliat Pilgub Kaltim: Isran-Hadi Siap Daftar, Rudy-Seno Tunda Rencana

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?