By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
OlahragaSamarinda

Berburu Tiket PON, Atlet Squash Kaltim Bersaing Sengit

fathur
By fathur
Published: Kamis, 11 Mei 2023
Share
Ketua Umum Pengprov PSI Kaltim, Seno Aji foto bersama para atlet squash Kaltim (Foto: Istimewa)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Saat bola squash berwarna hitam meluncur cepat di udara, dua pemain berlari ke sana kemari di dalam ruangan berdinding kaca. Mereka harus memukul bola yang dipantulkan oleh tembok dengan raket yang ringan dan fleksibel.

Mereka harus bergerak lincah dan sigap untuk mengembalikan bola sebelum lawan merebut poin. Inilah olahraga squash, olahraga yang menuntut kecepatan, ketangkasan, dan stamina.

Olahraga ini mirip dengan tenis, namun dimainkan di dalam ruangan dengan bola yang lebih kecil dan lebih keras. Olahraga ini berasal dari Inggris pada abad ke-19 dan kini populer di berbagai negara.

Di Indonesia, olahraga ini mulai berkembang sejak tahun 1970-an dan memiliki organisasi induk bernama Persatuan Squash Indonesia (PSI).

Salah satu daerah yang giat mengembangkan olahraga squash adalah Kalimantan Timur. Di bawah naungan Pengurus Provinsi PSI Kalimantan Timur (Pengprov PSI Kaltim), olahraga ini terus mendapatkan perhatian dan dukungan. Salah satunya dengan menggelar seleksi atlet squash untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara.

Seleksi atlet squash Kaltim digelar pada 3-7 Mei 2023 di lapangan squash Komplek Stadion Kadrie Oening, Samarinda. Seleksi ini diikuti oleh atlet-atlet squash dari berbagai kabupaten/kota se-Kaltim. Mereka bersaing untuk mendapatkan tiket masuk ke seleksi Pra-PON yang akan digelar pada tahun 2023.

“Kami ingin mencari atlet-atlet squash terbaik di Kaltim yang memiliki prestasi dan potensi untuk berlaga di tingkat nasional. Kami ingin membawa nama harum Kaltim di ajang PON nanti,” kata Seno Aji, Ketua Umum Pengprov PSI Kaltim, yang juga Wakil Ketua DPRD Kaltim.

Seno mengatakan, seleksi atlet squash Kaltim dilakukan secara ketat dan terbuka. Dari seleksi ini, akan dipilih enam atlet putra dan putri yang akan menjalani pemusatan latihan. Mereka akan dibina dan dilatih oleh pelatih-pelatih berpengalaman di bidang squash.

“Kami optimis bahwa squash Kaltim memiliki potensi yang luar biasa untuk meraih medali emas di PON Aceh-Sumut. Kami akan terus berusaha dan berdoa agar atlet-atlet squash Kaltim bisa berjaya,” ujar Seno Aji.

Seleksi atlet squash Kaltim tidak berhenti sampai di sini. Pengprov Squash Kaltim masih memberikan kesempatan bagi atlet-atlet yang belum terpilih untuk mengikuti seleksi ulang tiga bulan lagi. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga motivasi dan persaingan yang sehat di antara atlet-atlet squash Kaltim.

“Kami tidak ingin atlet-atlet yang terpilih merasa puas dan santai. Mereka harus terus berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka. Kami juga tidak ingin atlet-atlet yang belum terpilih merasa putus asa dan menyerah. Mereka masih bisa berjuang dan membuktikan diri mereka di seleksi ulang nanti,” kata Vika, Sekretaris Umum Pengprov Squash Kaltim.

Vika berharap bahwa dengan sistem seleksi yang adil dan transparan ini, squash Kaltim bisa mendapatkan atlet-atlet yang berkualitas dan berdedikasi. Ia juga mengapresiasi dukungan dari semua pihak yang terlibat dalam pengembangan olahraga squash di Kaltim. (Mar/Mul/Sekala.id)

TAGGED:Atlet SquashOlahragaPekan Olahraga NasionalPengprov PSI KaltimPersatuan Squash IndonesiaPON XXI 2024Seno AjiSquashStadion Kadrie Oening
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Relawan Ganjar Mulai Menampakan Taringnya di Bumi Etam
Next Article Kisah Aliansyah, Pencuri yang Gasak Rp40 Juta dari Tanggal Lahir Korbannya

Berita Undas

Meski Diguyur Hujan, Sebanyak Ratusan Anak Antusias Ikuti Simulasi Manasik Haji for Kids
Kamis, 20 November 2025
Pemkab Kutai Barat Gelar Pasar Murah, Wujud Dari Komitmen Pemerintah Dalam Menjaga Stabilitas Harga
Kamis, 20 November 2025
Festival Budaya Tanjung Isuy Akan di Laksanakan Mulai Tanggal 24 hingga 26 November 2025
Kamis, 20 November 2025
Ketua Karang Taruna Kabupaten Kutai Barat, Tobi Rikardo Terpilih Secara Aklamasi
Jumat, 21 November 2025
Penyerahan Dokumen KRB dan RPB 2025 Jadi Langkah Penting Memperkuat Kebijakan Penanggulangan Bencana di Kubar
Kamis, 20 November 2025

Berita yang mungkin kamu sukai

Politik

TKD Indonesia Maju Kaltim Konsolidasi, Siapkan Saksi untuk 22 Ribu TPS

1 Min Read
Balikpapan

Menutup 2024 dengan Kemenangan: Ronaldo dan Borneo FC Siap Tempur

2 Min Read
Advertorial

Abdul Khairin: Perizinan Jadi Batu Sandungan Industri Pariwisata Samarinda

2 Min Read
Advertorial

Kaltim Muda Berapi-api, Siap Guncang Pra-Popnas

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?