Samarinda, Sekala.id – Pembangunan infrastruktur jalan di Kota Tepian dinilai masih belum merata. DPRD Kota Samarinda mengingatkan pemerintah agar perbaikan jalan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, sementara wilayah pinggiran terus tertinggal dengan kondisi jalan rusak.
Anggota DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan pemerataan pembangunan harus menjadi perhatian serius dalam program perbaikan infrastruktur. Menurutnya, masyarakat di kawasan pinggiran juga berhak mendapatkan akses jalan yang layak dan aman.
“Perbaikan jalan harus merata, tidak hanya di pusat kota,” ujar Deni, Rabu (6/5/2026).
Dia menilai pembangunan infrastruktur yang timpang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama di daerah yang masih mengalami kerusakan jalan cukup parah. Karena itu, pemerintah diminta menyusun prioritas pembangunan secara menyeluruh, bukan hanya berdasarkan wilayah yang menjadi pusat aktivitas kota.
Tak hanya soal pemerataan, Deni juga menyoroti kualitas pengerjaan proyek jalan yang kerap menjadi keluhan masyarakat. Ia meminta pengawasan terhadap proyek infrastruktur diperketat agar hasil pekerjaan tidak cepat rusak setelah selesai dikerjakan.
Menurutnya, kualitas proyek harus menjadi perhatian utama agar anggaran yang digelontorkan pemerintah tidak terbuang sia-sia akibat perbaikan berulang.
“Jangan sampai baru diperbaiki, sudah rusak lagi,” tegasnya.
Deni memastikan DPRD akan terus mengawasi jalannya pembangunan infrastruktur di Samarinda. Pengawasan itu dilakukan agar proyek yang dibiayai anggaran daerah benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)