By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Inspirasi

Caffeine Crash: Fenomena Kelelahan Setelah Minum Kopi

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 8 Mei 2023
Share
Ilustrasi (foto: Sekala.id)
SHARE

Sekala.id – Kopi menjadi minuman favorit banyak orang, terutama di pagi hari atau saat bekerja. Kopi mengandung kafein, zat yang dapat merangsang sistem saraf dan memberikan efek energi dan konsentrasi. Namun, tahukah Anda bahwa kafein juga dapat menyebabkan kelelahan setelah beberapa jam? Fenomena ini disebut dengan caffeine crash.

Contents
Apa itu caffeine crash?Apa saja gejala caffeine crash?Bagaimana cara mencegah atau mengatasi caffeine crash?

Apa itu caffeine crash?

Caffeine crash adalah kondisi ketika seseorang merasa kantuk dan lelah setelah mengonsumsi kafein. Hal ini terjadi karena kafein menghalangi adenosin, molekul yang menyebabkan rasa kantuk, untuk melekat pada reseptornya di otak. Namun, tubuh tetap memproduksi adenosin terus-menerus. Saat efek kafein berkurang, adenosin akan melekat pada reseptornya dan menyebabkan rasa kantuk dan lelah.

Caffeine crash biasanya terjadi beberapa jam setelah minum kopi atau minuman berkafein lainnya. Durasi dan intensitas caffeine crash bervariasi pada setiap orang, tergantung pada faktor-faktor seperti metabolisme, sensitivitas, dosis, dan frekuensi konsumsi kafein.

Apa saja gejala caffeine crash?

Gejala caffeine crash antara lain, rasa ngantuk dan lemah, sulit berkonsentrasi dan fokus. Bahkan dalam beberapa kasus menyebabkan mudah tersinggung dan emosional. Serta disertai sakit kepala dan masalah pencernaan.

Gejala caffeine crash dapat mengganggu produktivitas dan kesehatan Anda. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mencegah atau mengatasi caffeine crash.

Bagaimana cara mencegah atau mengatasi caffeine crash?

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencegah atau mengatasi caffeine crash, di antaranya adalah:

  • Fokus pada tidur yang cukup dan berkualitas. Tidur yang baik dapat membantu menjaga energi dan konsentrasi Anda tanpa bergantung pada kafein.
  • Mengonsumsi kafein dengan bijak dan moderat. Jangan minum kafein terlalu banyak atau terlalu dekat dengan waktu tidur. Batasi asupan kafein Anda sekitar 200-400 mg per hari.
  • Mengonsumsi kafein bersama makanan atau minuman yang sehat. Makanan atau minuman yang mengandung protein, lemak, serat, atau gula alami dapat membantu menstabilkan kadar gula darah dan energi Anda setelah minum kafein.
  • Memilih jenis kafein yang berbeda, seperti sustained-release caffeine. Jenis kafein ini dapat melepaskan kafein secara perlahan dan lama di dalam tubuh, sehingga memberikan efek energi dan fokus yang lebih stabil dan tidak menyebabkan caffeine crash. Makanan yang termasuk sustained-release caffeine, salah satunya es krim dengan rasa kopi atau cokelat.
  • Minum air putih yang cukup. Air putih dapat membantu menghidrasi tubuh Anda dan mengurangi efek negatif dari kafein.
  • Berolahraga secara teratur. Olahraga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan oksigen ke otak, sehingga membuat Anda lebih segar dan bugar.

Caffeine crash adalah fenomena yang umum terjadi pada pengonsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya. Namun, dengan mengetahui penyebab, gejala, dan cara mencegah atau mengatasinya, Anda dapat tetap menikmati manfaat dari kafein tanpa harus merasakan kelelahannya. (Zal/Mul/Sekala)

TAGGED:Caffeine CrashKantukKopiLelahOlahragaUtama
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Juru Parkir Tipu Pemilik Motor yang Titip Kendaraan di Warung Makan
Next Article Pentingnya Pemberian Makanan sesuai Usia Anak

Berita Undas

DPRD Samarinda Minta DPR RI Dapil Kaltim Perjuangkan Perbaikan Jalan Paser
Kamis, 30 April 2026
Bom Waktu Demografi 2030 Mengintai Samarinda, DPRD Soroti Minimnya Anggaran KB
Kamis, 30 April 2026
Warga Bendang Andalkan Air Bekas Tambang, DPRD Desak Perumdam Perluas Layanan
Kamis, 30 April 2026
DPRD Soroti Dugaan Ketidakteraturan Pendataan Pedagang Pasar Pagi
Rabu, 29 April 2026
DPRD Samarinda Perketat Pengawasan Stunting, Libatkan RT hingga PKK
Rabu, 29 April 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Nasional

Gelombang Panas Melanda Asia, Indonesia Tidak Termasuk

3 Min Read
Nasional

Timnas U-23 Indonesia Tantang Turkmenistan untuk Rebut Tiket ke Piala Asia U-23 2024

3 Min Read
Hukum & Kriminal

Pemuda Kutai Barat Curi Emas 53 Gram untuk Bagi-bagi ke Keluarga

2 Min Read
Inspirasi

The Little Mermaid, Antara Kontroversi Ariel dan Nostalgia

7 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?