By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Nasional

Gelombang Panas Melanda Asia, Indonesia Tidak Termasuk

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 8 Mei 2023
Share
Ilustrasi (foto: Sekala.id)
SHARE

Sekala.id – Beberapa wilayah di Asia dilanda fenomena gelombang panas atau ‘heatwave’ yang menyebabkan suhu udara mencapai lebih dari 40 derajat celsius. Fenomena ini terjadi akibat adanya udara panas yang terperangkap di suatu wilayah disebabkan adanya anomali dinamika atmosfer. Namun, menurut BMKG, Indonesia tidak termasuk dalam fenomena gelombang panas tersebut.

Contents
Apa itu Gelombang Panas?Apa Penyebab dan Dampak Gelombang Panas?Mengapa Indonesia Tidak Termasuk Gelombang Panas?Bagaimana Antisipasi dan Informasi Cuaca dari BMKG?

Apa itu Gelombang Panas?

Gelombang panas atau ‘heatwave’ adalah periode cuaca dengan kenaikan suhu panas yang tidak biasa yang berlangsung setidaknya lima hari berturut-turut atau lebih. Fenomena ini biasanya terjadi di wilayah lintang menengah-tinggi seperti wilayah Eropa dan Amerika. Suhu panas bulan April di wilayah Asia secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu matahari, namun lonjakan panas di wilayah sub-kontinen Asia Selatan, kawasan Indochina dan Asia Timur pada tahun 2023 termasuk yang paling signifikan lonjakannya.

Apa Penyebab dan Dampak Gelombang Panas?

Para pakar iklim menyimpulkan bahwa tren pemanasan global dan perubahan iklim yang terus terjadi hingga saat ini menjadikan peluang gelombang panas semakin tinggi. Gelombang panas dapat berdampak negatif bagi kesehatan manusia, seperti dehidrasi, heat exhaustion, hingga heat stroke. Selain itu, gelombang panas juga dapat memicu kebakaran hutan, kekeringan, dan gagal panen.

Mengapa Indonesia Tidak Termasuk Gelombang Panas?

Indonesia tidak termasuk dalam kategori gelombang panas karena memiliki karakteristik dinamika atmosfer yang berbeda dengan wilayah lintang menengah-tinggi. Secara geografis wilayah Indonesia berada di sekitar wilayah ekuatorial, sehingga memiliki variabilitas perubahan cuaca yang cepat. Yang terjadi di wilayah Indonesia adalah kondisi suhu panas harian yang umumnya disebabkan oleh kondisi cuaca cerah pada siang hari dan relatif lebih signifikan pada saat posisi semu matahari berada di sekitar ekuatorial.

Bagaimana Antisipasi dan Informasi Cuaca dari BMKG?

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum tanggal 16 Mei 2021 tercatat berkisar antara 33.0-35.2 °C dengan suhu maksimun 35.2 °C terjadi di Surabaya. Kondisi suhu maksimum dengan kisaran tersebut masih berada dikondisi normal, dimana perubahan suhu maksimum harian masih dapat terjadi dalam skala waktu harian bergantung pada kondisi cuaca atau tingkat perawanan di suatu wilayah.

BMKG mengimbau dan mengharapkan masyarakat tetap mengantisipasi kondisi cuaca yang cukup panas atau kondisi terik pada siang hari dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan diri, keluarga, serta lingkungan. BMKG juga membuka layanan informasi cuaca 24 jam melalui situs resmi, media sosial, aplikasi mobile, atau kantor BMKG terdekat. (Rif/Fch/Sekala)

TAGGED:BMKGCuaca PanasGelombang PanasTerik MatahariUtama
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Misteri Lompatan Maut Mr X dari Jembatan Mahkota Dua
Next Article Juru Parkir Tipu Pemilik Motor yang Titip Kendaraan di Warung Makan

Berita Undas

Bahlil soal harga BBM bersubsidi: Tunggu waktunya saja
Rabu, 1 April 2026
Tidak Ada Pengadaan Mobil Dinas Baru Di Kutai Barat
Kamis, 26 Maret 2026
Estetika Terbaik: Keramik Batu Alam untuk Dinding Rumah
Kamis, 26 Maret 2026
Art Paris 2026: Bahasa dan Reparasi dalam Seni
Kamis, 26 Maret 2026
Coba 5 Desain Kamar 3×3 Aesthetic yang Nyaman
Kamis, 26 Maret 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Nasional

Film Dirty Vote Dituding Kampanye Hitam, Sutradara: Ini Edukasi untuk Warga Negara

2 Min Read
Nasional

Ganjar Pranowo Belum Tahu Soal Intel yang Masuk ke Kantor PDIP

3 Min Read
Nasional

KPU Bantah Pelanggaran Kode Etik Soal Data Pemilih Bocor, DKPP Lanjutkan Sidang

3 Min Read
Nasional

Andi Harun di World Water Forum Memperjuangkan Akses Air Berkeadilan dan IKN Ramah Lingkungan

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?