By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

DPRD Samarinda Perketat Pengawasan Stunting, Libatkan RT hingga PKK

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 29 April 2026
Share
Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Riska Wahyuningsih. (sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – DPRD Kota Samarinda mendorong sistem pengawasan berjenjang dalam program percepatan penanganan stunting yang mulai dijalankan Mei 2026. Skema ini dirancang untuk memastikan intervensi berjalan efektif hingga tingkat lingkungan terkecil.

Komisi IV DPRD Samarinda menilai persoalan stunting tak cukup ditangani lewat program semata. Pengawasan di lapangan menjadi kunci agar intervensi benar-benar tepat sasaran.

Sekretaris Komisi IV, Riska Wahyuningsih, menyebut pengawasan akan dilakukan secara berlapis, dimulai dari tingkat kecamatan hingga rukun tetangga (RT). Camat akan berperan langsung mengawal pelaksanaan program, lalu diteruskan ke kelurahan dan RT.

“Pengawasannya berjenjang. Dari kecamatan turun ke kelurahan, lalu ke RT. Semua bergerak,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, pola ini untuk menutup celah persoalan klasik yang selama ini kerap muncul, terutama terkait validitas data di lapangan. Dengan kontrol yang lebih ketat, pemerintah diharapkan bisa memastikan intervensi benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan.

Tak hanya itu, DPRD juga mendorong keterlibatan lintas sektor. Peran kelompok masyarakat seperti Dasawisma dan Tim Penggerak PKK akan diperkuat sebagai ujung tombak pelaksanaan di tingkat warga.

Keduanya dijadwalkan terlibat dalam pelaksanaan Posyandu serentak yang akan dimulai pada 29 Mei 2026. Riska menegaskan, keberhasilan program ini bergantung pada kekompakan semua pihak, baik legislatif, eksekutif, maupun masyarakat.

“Targetnya jelas, angka stunting bisa ditekan maksimal. Dengan pengawasan ketat dan dukungan semua lini, kita ingin program ini benar-benar berjalan efektif,” tegasnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaPenanganan StuntingRiska Wahyuningsih
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article DPRD Samarinda Soroti Skema Bisnis Varia Niaga, Setoran PAD Dinilai Tak Maksimal
Next Article DPRD Soroti Dugaan Ketidakteraturan Pendataan Pedagang Pasar Pagi

Berita Undas

Sektor Pariwisata Samarinda Diminta Tumbuh Tanpa Mengorbankan Kepentingan Warga
Kamis, 30 Juli 2026
Pelabuhan Penumpang Palaran Didorong Segera Dibangun, DPRD Nilai Saatnya Masuk Tahap Realisasi
Kamis, 30 Juli 2026
DPRD Samarinda Ingatkan Varia Niaga: Kejar Peluang Besar di Mahakam, Jangan Tergoda Bisnis yang Belum Menjanjikan
Kamis, 30 Juli 2026
Gratispol dan Infrastruktur Sekolah Serap Usulan Anggaran Rp2,3 Triliun
Selasa, 28 Juli 2026
Paripurna Tertunda, DPRD Kaltim Tegaskan Hak Angket Tetap Jalan
Selasa, 28 Juli 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Olahraga

Borneo FC Berambisi Jadi Juara Paruh Musim, Dewa United Jadi Penghalang?

2 Min Read
Advertorial

Sunggono Buka Konsinyering Aset Daerah, Dorong Dinas PU Kukar Tingkatkan Akuntabilitas

2 Min Read
Advertorial

Abdul Rohim: Pembangunan Infrastruktur Besar Tak Jelas Hubungannya dengan Penurunan Pengangguran

1 Min Read
Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Mitigasi dan Penanganan Konflik Sosial pada Penyelenggaraan Pilkada 2024.”
Advertorial

Pemkab Kutim dan Smart Academy Siapkan Strategi untuk Cegah Konflik Sosial di Pilkada 2024

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?