Samarinda, Sekala.id – Penyampaian aspirasi kepada wakil rakyat kini tidak lagi bergantung pada jadwal reses. Anggota DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain misalnya, telah meluncurkan aplikasi dan situs web Sani Mendengar sebagai kanal digital yang memungkinkan masyarakat menyampaikan usulan, kritik, hingga keluhan secara realtime.
Inovasi tersebut dihadirkan untuk memperluas akses komunikasi antara masyarakat dan anggota legislatif. Menurut Sani, pemanfaatan teknologi menjadi langkah penting agar pelayanan terhadap warga dapat berjalan lebih cepat, mudah, dan efisien.
“Di era mutakhir kini, masyarakat memerlukan akses yang lebih mudah untuk menyampaikan aspirasi. Makanya kami menghadirkan aplikasi dan website Sani Mendengar agar masyarakat dapat berkomunikasi dengan lebih cepat dan efisien,” kata Sani, Senin (27/7/2026).
Melalui platform tersebut, warga dapat menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing. Mulai dari usulan pembangunan, kritik terhadap pelayanan publik, hingga laporan mengenai kebutuhan masyarakat.
Sani memastikan setiap aspirasi yang masuk akan ditindaklanjuti sebagai bahan dalam menjalankan fungsi pengawasan serta memperjuangkan kepentingan masyarakat di DPRD Kota Samarinda.
“Platform ini kami siapkan agar masyarakat bisa menyampaikan usulan, kritik, maupun keluhan kapan saja. Seluruh masukan akan menjadi bahan bagi kami untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Dia menambahkan, digitalisasi layanan aspirasi juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi publik dalam proses pembangunan daerah. Kehadiran platform tersebut dinilai dapat menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu untuk bertemu langsung dengan wakil rakyat, sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi generasi muda.
Sani berharap pemanfaatan teknologi dapat menciptakan komunikasi yang lebih terbuka dan responsif antara masyarakat dengan DPRD.
“Tujuan kami adalah memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan aspirasi. Dengan dukungan teknologi digital, komunikasi dapat berlangsung lebih terbuka, cepat, dan responsif,” pungkasnya. (Jor/El/ADV/DPRD Samarinda)