Mahulu, Sekala.id – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) menunjukkan keseriusannya dalam menangani kerusakan jalan poros Mahulu–Kutai Barat yang berada di wilayah Kecamatan Long Hubung. Wakil Bupati Drs. Yohanes Avun mengungkapkan bahwa penanganan jalan rusak tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Provinsi Kalimantan Timur dan pihak swasta, yakni PT Arum.
PT Arum merupakan salah satu perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah jalan yang rusak. Keterlibatannya dalam perbaikan infrastruktur ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang diarahkan untuk mendukung konektivitas wilayah.
“Jadi kami tidak bekerja sendiri. Ini adalah kerja bersama antara UPTD Kabupaten, UPTD Provinsi, dan PT Arum. Sudah ada pembagian tugas yang jelas,” ujar Avun.
Dalam pembagian peran tersebut, UPTD Mahulu bersama PT Arum bertanggung jawab menyiapkan unit alat berat dan material perbaikan, sementara UPTD Provinsi bersama Pemkab Mahulu menyediakan bahan bakar untuk mendukung pekerjaan teknis di lapangan.
Wabup menekankan pentingnya kerja kolaboratif untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, jika hanya mengandalkan satu pihak, perbaikan bisa berjalan lambat dan tidak efisien, terlebih dengan kondisi geografis Mahulu yang menantang.
“Kolaborasi ini adalah contoh baik bagaimana pemerintah dan swasta bisa bergandengan tangan demi masyarakat. Kita harap ini bisa jadi model di lokasi lain juga,” tambahnya.
Kerja bersama ini ditargetkan dapat mempercepat proses perbaikan dan mengurangi potensi terhambatnya distribusi kebutuhan pokok serta layanan publik lainnya ke pedalaman Mahakam Ulu. (Jor/El/ADV/Pemkab Mahulu)