Samarinda, Sekala.id – Di tengah dinamika pembangunan daerah yang terus bergerak, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) menegaskan kembali urgensi menjaga arah dan napas pembangunan tetap sejalan dengan visi besar daerah. Evaluasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2024 pun menjadi titik refleksi.
Pernyataan itu disampaikan Bupati Mahulu, Dr. Bonifasius Belawan Geh, melalui sambutan yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum, Kristina Tening, saat membuka Konsinyering Evaluasi RKPD di Hotel Aston Samarinda, Rabu (12/2/2025). Dalam pidatonya, Bupati menyebut RKPD sebagai rujukan teknokratik yang menjabarkan RPJMD ke dalam rencana tahunan yang operasional dan terukur.
“Penyusunannya berpedoman pada Renja pemerintah dan program strategis nasional,” ujarnya.
Bupati mengingatkan bahwa evaluasi ini bukan sekadar rutinitas administratif. Ia adalah mekanisme kontrol, alat ukur pencapaian, sekaligus ruang koreksi kolektif bagi arah pembangunan. Dalam kerangka ini, Permendagri 86/2017 memberi mandat kuat bagi Bappeda sebagai pengendali dan evaluator.
Lebih jauh, Bonifasius menyinggung enam tujuan besar dalam RPJMD 2021–2026. Dari penguatan infrastruktur dasar hingga birokrasi yang bersih dan melayani. Semua itu, menurutnya, hanya dapat tercapai bila sinergi antarlembaga tetap dijaga, dan perencanaan tetap terbuka pada umpan balik.
“Evaluasi RKPD adalah ruang untuk mendengar kembali suara pembangunan,” ucapnya. (Jor/El/ADV/Pemkab Mahulu)