By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Simpang Empat Pasundan: Solusi Banjir dan Kemacetan Dimulai dengan Sidak Wali Kota

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 22 April 2024
Share
Wali Kota Samarinda, Andi Harun tinjau perempatan KS Tubun yang menjadi langganan kemacetan dan banjir (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Permasalahan kemacetan dan banjir di perempatan Jalan KS Tubun, Siradj Salman, dan Pasundan, Samarinda, telah lama menjadi momok bagi para pengendara. Tak jarang, situasi ini semakin parah saat musim hujan tiba. Banjir menggenang dan memperparah kemacetan di perempatan tersebut.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, turun tangan langsung dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi pada hari Senin (22/4/2024).

Sebagai langkah awal untuk mengendalikan banjir, Pemkot Samarinda akan melakukan perbaikan dan revitalisasi sistem drainase sepanjang 800 meter di sisi kiri jalan. Hal ini akan dilanjutkan dengan pembangunan saluran air lintas (crossing) untuk memfasilitasi aliran air.

“Kita akan membuka jalan sepanjang 500 meter di sisi kanan untuk memastikan air dapat mengalir dengan lancar,” ujar Andi Harun.

Sementara itu, untuk mengatasi kemacetan, Pemkot Samarinda akan melakukan evaluasi terhadap penggunaan lahan di area perempatan. Termasuk peninjauan ulang terhadap bangunan yang menghalangi lalu lintas, salah satunya area parkir warung nasi uduk yang lokasinya tepat di perempatan.

“Kami akan mempertimbangkan kembali posisi bangunan-bangunan yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas,” kata Andi Harun.

Solusi atas masalah ini juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Dukungan dari warga sangat penting dalam proses penyelesaian masalah ini.

“Meskipun anggaran telah disiapkan oleh pemerintah, realisasi proyek ini tetap memerlukan kerjasama dengan pemilik lahan,” imbuhnya.

Untuk meminimalisir dampak sosial dari pembangunan ini, pemerintah akan mengupayakan solusi, termasuk menawarkan desain baru untuk kedai nasi uduk yang dapat membantu mengurangi kemacetan dan risiko banjir.

“Kami harus memastikan bahwa kedua aspek ini (pengurangan banjir dan kemacetan) dapat berjalan bersamaan,” tambahnya.

Penyelesaian masalah ini memerlukan waktu dan akan dilakukan secara bertahap. Berbagai pihak akan dilibatkan, termasuk kepolisian Samarinda untuk rekayasa lalu lintas.

“Semoga dalam minggu ini kita dapat mengadakan rapat untuk membahas semua ini, khususnya terkait rekayasa lalu lintas,” harap Andi Harun.

Meski belum dapat dipastikan apakah masalah banjir dan kemacetan akan teratasi sepenuhnya, langkah-langkah yang diambil diharapkan dapat memberikan perbaikan yang signifikan.

“Kita belum bisa memastikan apakah banjir akan teratasi sepenuhnya tahun ini, namun diharapkan akan ada pengurangan yang signifikan,” jelasnya.

Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan masalah kemacetan dan banjir di Simpang Empat Pasundan akan mendapatkan solusi yang efektif.

“Kami memohon dukungan dari masyarakat, khususnya mereka yang terdampak oleh pelebaran jalan dan revitalisasi drainase. Jika kita bersatu, kita dapat mengatasi banjir dan kemacetan di perempatan Pasundan,” tutup Andi Harun. (Kal/El/Sekala)

TAGGED:Andi HarunPemkot SamarindaPenanganan BanjirWali Kota Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Kukar Percantik Bundaran Tuah Himba, Drainase dan Spot Foto Instagramable
Next Article Disiplin Digempur, Andi Harun Sidak Layanan Publik Samarinda

Berita Undas

Suparno Soroti Maraknya Anak SD Berkacamata, Dukung Pembatasan Media Sosial demi Tekan Dampak Gadget
Sabtu, 8 Agustus 2026
Salah Masuk Desil, Warga Miskin Berisiko Kehilangan Bansos, DPRD Samarinda Minta Pendataan Diperketat
Sabtu, 8 Agustus 2026
DPRD Samarinda Buka Ruang Publik untuk Matangkan Raperda Pariwisata, Libatkan Akademisi hingga Pelaku Usaha
Sabtu, 8 Agustus 2026
Lima Bulan Tanpa Laporan IPAL, Komisi III DPRD Samarinda Ancam Sidak Ulang Mie Gacoan
Kamis, 6 Agustus 2026
DPRD Desak Pemkot Benahi Folder Air Hitam, Abdul Rohim: Parkir hingga Jogging Track Perlu Perhatian
Rabu, 5 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Kukar Gelar Nobar Timnas U-23 Lawan Korsel, Semarak Sepak Bola di Kota Raja

2 Min Read
Advertorial

Menteri Desa Sambut DPP ADeSI, Bahas Potensi dan Tantangan Desa Sawit

2 Min Read
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin
Advertorial

Kukar Genjot UMKM, Rendi Solihin Siap Gelontorkan Ratusan Peralatan dan Modal Usaha

2 Min Read
Pelepasan Kontingen Kabupaten Kukar yang akan mengikuti Pekan Daerah (PEDA) Petani Nelayan XI tahun 2025 bertempat di Area Waduk Panji Sukarame Tenggarong, Jumat (20/6/2025).
Advertorial

PEDA 2025 Digelar di Kutai Barat, Bupati Kukar Lepas 90 Peserta Kontingen

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?