Kutai Barat, Sekala.id – Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan mendorong penerapan konsep pembangunan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan Education for Sustainable Development (ESD) dan Whole School Approach (WSA) bagi guru Sekolah Dasar se- Kubar yang digelar di Kampung Jambuk Makmur, Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Kubar, Nanang Adriani, dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kamius Junaidi beserta jajaran, Camat Bongan bersama Forkopimcam, Petinggi Kampung Jambuk Makmur, para narasumber, pengawas sekolah, kepala sekolah, serta ratusan guru SD dari berbagai kecamatan se-Kubar.
Dalam sambutannya, Wabup menegaskan bahwa dunia pendidikan saat ini dituntut tidak hanya menghasilkan peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, serta kesadaran menjaga lingkungan.
“Melalui pendidikan berkelanjutan, anak-anak kita diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan, memanfaatkan sumber daya secara bijak, serta menghargai nilai-nilai sosial dan budaya yang menjadi identitas daerah,” ucap Wabup.
Ia menjelaskan, penerapan konsep tersebut harus diwujudkan secara menyeluruh melalui pendekatan Whole School Approach (WSA), yakni melibatkan seluruh komponen sekolah, mulai dari proses pembelajaran, tata kelola lingkungan sekolah, hingga peran aktif orang tua dan masyarakat.
“Jadikan sekolah sebagai laboratorium kehidupan. Apa yang diperoleh dalam pelatihan ini harus diterapkan di sekolah masing-masing, sehingga lahir budaya baru yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang sehat, hijau, inklusif, dan berkelanjutan,” tegas Nanang Adriani.
Di hadapan para guru, Nanang juga mengingatkan bahwa peran pendidik tidak sebatas menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter dan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal generasi muda di masa mendatang.
“Guru adalah kunci perubahan. Karena itu, teruslah menjadi pendidik yang adaptif, kreatif, dan inspiratif. Tanamkan bukan hanya ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang akan dibawa anak-anak hingga dewasa,” pungkasnya.
Usai memberikan sambutan, Wakil Bupati secara resmi membuka Pelatihan Education for Sustainable Development (ESD) dan Whole School Approach (WSA) bagi Guru Sekolah Dasar Kabupaten Kubar Tahun 2026.
Pada kesempatan yang sama, Wabup juga meresmikan gedung baru sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman. (Btr/ADV/Diskominfo Kubar)