By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Hukum & KriminalSamarinda

Vandalisme di Islamic Center Samarinda, Ketidaksenonohan Menodai Tempat Suci

Redaksi
By Redaksi
Published: Senin, 25 Maret 2024
Share
Bentuk aksi vandalisme di tembok parkir Islamic Center Samarinda (Foto: Ist)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Kejadian tak terpuji terjadi di Islamic Center Samarinda, Kalimantan Timur. Dinding lahan parkir Masjid Baitul Muttaqien dicoret-coret dengan simbol-simbol tak senonoh, mencoreng kesucian tempat ibadah. Gambar-gambar yang dilukis dengan cat semprot warna hitam itu terlihat jelas dari pintu masuk hingga tangga menuju lantai atas.

Ketua Takmir Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda, Djamaluddin, mengatakan pihaknya baru mengetahui vandalisme tersebut setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Gambaran itu mungkin tidak terlihat jika berada di dalam masjid, namun di area parkir, itu adalah masalah lain,” kata Djamaluddin.

Djamaluddin menuturkan belum ada laporan resmi dari pihak keamanan terkait insiden ini. Namun, ia tidak menutup kemungkinan laporan telah diajukan ke sekretariat Islamic Center. Ia pun menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati tempat ibadah dan tidak melakukan vandalisme.

“Harap tidak ada lagi tindakan vandalisme yang mengganggu ketenangan beribadah,” tegasnya.

Djamaluddin menegaskan bahwa ini adalah insiden vandalisme pertama yang terjadi di Islamic Center Samarinda. “Sebelumnya, kami tidak pernah mendengar atau melihat tindakan vandalisme semacam ini,” ujarnya.

Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, khususnya generasi muda, untuk lebih menjaga kebersihan dan menghormati tempat ibadah. “Mari kita semua bertanggung jawab atas kebersihan tempat ibadah kita dan hindari perilaku yang tidak menghormati,” tutupnya.

Kejadian vandalisme di Islamic Center Samarinda ini telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Tindakan tak bertanggung jawab ini tidak hanya merusak estetika tempat ibadah, tetapi juga melukai perasaan umat Islam. Diharapkan pihak berwenang dapat segera menangkap pelakunya dan memberikan hukuman yang setimpal.

Selain itu, perlu ada upaya edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga dan menghormati tempat ibadah. Vandalisme bukan hanya masalah estetika, tetapi juga menunjukkan rendahnya moral dan akhlak. Mari kita bersama-sama menjaga keharmonisan dan kedamaian di tempat ibadah. (Ya/El/Sekala)

TAGGED:Islamic Center SamarindaMasjid Baitul MuttaqienVandalisme
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Buruh PT SLJ Kembali Demo, Tuntut Upah Tertunggak Rp 2 Miliar
Next Article Buka Puasa Penuh Kehangatan Hiswana Migas dan Anak Yatim

Berita Undas

DPRD Samarinda Dorong Lokasi Khusus untuk Pedagang Gerobak Kopi
Selasa, 11 Agustus 2026
Suparno Soroti Maraknya Anak SD Berkacamata, Dukung Pembatasan Media Sosial demi Tekan Dampak Gadget
Sabtu, 8 Agustus 2026
Salah Masuk Desil, Warga Miskin Berisiko Kehilangan Bansos, DPRD Samarinda Minta Pendataan Diperketat
Sabtu, 8 Agustus 2026
DPRD Samarinda Buka Ruang Publik untuk Matangkan Raperda Pariwisata, Libatkan Akademisi hingga Pelaku Usaha
Sabtu, 8 Agustus 2026
Lima Bulan Tanpa Laporan IPAL, Komisi III DPRD Samarinda Ancam Sidak Ulang Mie Gacoan
Kamis, 6 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Parlemen

Soal Pj Gubernur Kaltim, Fraksi PPP: Harus yang Mengerti Kaltim

2 Min Read
Samarinda

Tidak Ada Pilihan Kanan atau Kiri, Andi Harun Minta ASN dan Non ASN Netral dan Aktif di Pemilu 2024

2 Min Read
Konferensi pers penangkapan WEP alias Iwan (47), seorang residivis yang kembali terlibat dalam kasus peredaran uang palsu di Kota Samarinda.
Hukum & Kriminal

Residivis Uang Palsu Kembali Ditangkap, Bermodal dan Printer, Modus Beli Barang di Warung Kecil

2 Min Read
Samarinda

DPRD Minta Pemprov Segera Siapkan Alkes untuk Gedung Baru RSUD AWS

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?