By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

DPRD Samarinda Dorong Tes Urine Pelajar Digelar Berkala Usai 12 Siswa SMP Positif Narkoba

Redaksi
By Redaksi
Published: Minggu, 23 Agustus 2026
Share
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar. (Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Temuan 12 pelajar SMP di Samarinda yang dinyatakan positif mengandung narkoba mendorong DPRD Kota Samarinda meminta pengawasan di lingkungan sekolah diperketat. Pemeriksaan urine secara berkala dinilai perlu menjadi bagian dari upaya deteksi dini, bukan sekadar dilakukan setelah kasus penyalahgunaan terungkap.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, menilai pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar membutuhkan langkah yang lebih terukur dan berkelanjutan. Salah satunya dengan menjadikan tes urine sebagai bagian dari pengawasan rutin di sekolah.

Dorongan itu disampaikan setelah hasil pemeriksaan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda pada awal Agustus 2026 menemukan 12 pelajar SMP positif mengandung narkoba.

Anhar menilai persoalan tersebut tidak bisa dipandang sebagai masalah yang hanya terjadi pada kelompok tertentu. Menurutnya, narkoba telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat, sehingga upaya pencegahannya harus dilakukan secara serius sejak lingkungan pendidikan.

“Jangankan anak-anak, pejabat dan publik figur saja banyak yang terjerat. Karena itu, penanganannya harus serius,” kata Anhar, Sabtu (22/8/2026).

Menurut dia, sekolah memiliki posisi penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba karena menjadi salah satu lingkungan utama tempat anak menghabiskan waktunya. Karena itu, pengawasan tidak cukup hanya mengandalkan pengamatan terhadap perilaku siswa.

Anhar membuka kemungkinan agar frekuensi pemeriksaan urine disesuaikan dengan kemampuan anggaran masing-masing sekolah. Jika dukungan pembiayaan tersedia, ia bahkan mengusulkan pemeriksaan dilakukan setiap bulan.

“Kalau memungkinkan, tes urine dilakukan setiap bulan. Ini bisa menjadi salah satu langkah pencegahan,” ujarnya.

Persoalan anggaran, lanjut Anhar, dapat diatasi melalui kerja sama antarlembaga. Pemerintah Kota Samarinda dinilai dapat berkolaborasi dengan BNN maupun institusi terkait sehingga pembiayaan program deteksi dini tidak seluruhnya dibebankan kepada sekolah.

Namun, dia mengingatkan bahwa upaya penanganan narkoba di lingkungan pendidikan tidak boleh berhenti pada pemeriksaan. Edukasi mengenai bahaya narkoba, pembinaan karakter, serta penguatan pendidikan dan keagamaan tetap diperlukan sebagai bagian dari pencegahan.

“Semua sektor harus terlibat. Pendekatannya juga perlu persuasif melalui pendidikan dan pendalaman agama,” terang Anhar.

Selain pemeriksaan berkala, Anhar mengusulkan tes urine turut dipertimbangkan dalam proses penerimaan peserta didik baru. Langkah tersebut, menurut dia, dapat memberikan ruang bagi sekolah untuk melakukan deteksi sejak awal.

Meski demikian, hasil positif tidak serta-merta harus berujung pada tindakan yang bersifat menghukum. Anhar meminta kondisi siswa diperiksa lebih lanjut agar penanganannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk kemungkinan menjalani rehabilitasi.

“Kalau terbukti, bagaimana penanganannya? Tidak mungkin kita biarkan. Harus dilihat apakah perlu direhabilitasi atau ada penanganan lainnya,” jelasnya.

Anhar menegaskan, pencegahan narkoba di kalangan pelajar membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pengawasan orangtua, sekolah, pemerintah, BNN, dan masyarakat harus berjalan bersama agar ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan pelajar semakin terbatas.

“Karena itu, perlu kerja sama dengan BNN dan pihak terkait lainnya,” pungkas Anhar. (Jor/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:AnharBNN Kota SamarindaDPRD Kota SamarindaNarkoba
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Ruang Publik Baru Samarinda Rampung, Jasno Dorong Segera Dioperasikan

Berita Undas

DPRD Samarinda Dorong Tes Urine Pelajar Digelar Berkala Usai 12 Siswa SMP Positif Narkoba
Rabu, 26 Agustus 2026
Ruang Publik Baru Samarinda Rampung, Jasno Dorong Segera Dioperasikan
Rabu, 26 Agustus 2026
Jasno Soroti LPJU Mati di Sejumlah Ruas, Dishub Diminta Lebih Responsif
Rabu, 26 Agustus 2026
DPRD Samarinda Dorong Dinas Khusus Pariwisata, Potensi Destinasi Dinilai Belum Terkelola Optimal
Rabu, 26 Agustus 2026
Pekerja Informal di Samarinda Masih Rentan, DPRD Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Minggu, 23 Agustus 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti.
Advertorial

Konten Negatif Meracuni Anak-Anak, Kekhawatiran Sri Puji Astuti dan Seruan Bertindak

1 Min Read
Advertorial

Bupati Kutai Barat Tekankan Disiplin dan Produktivitas Kerja

2 Min Read
Pemerintahan

Pemprov Kaltim Intensif Turunkan Kemiskinan, Rumah Layak Huni dan Modal Usaha Jadi Fokus Utama

2 Min Read
Advertorial

Dispora Kaltim Berbenah, Tata Parkir GOR Gelora Kadrie Oening Siap Lebih Modern

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?