By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Terjepit Lahan Sempit, Desa Embalut Paksa Putar Haluan Ekonomi

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 25 April 2025
Share
Kepala Desa Embalut, Yahya. (Foto: Sekala)
SHARE

Kukar, Sekala.id – Terkepung keterbatasan lahan pertanian, Pemerintah Desa Embalut terpaksa memutar haluan ekonomi warganya. Diversifikasi sektor pun menjadi pilihan yang tak bisa ditunda. Kini, lahan bekas tambang dijadikan pertaruhan baru demi menyelamatkan masa depan ekonomi desa.

Kepala Desa Embalut, Yahya, mengungkapkan bahwa luas sawah aktif di desanya tak lebih dari 40 hektare. Kondisi ini membuat ketergantungan pada sektor pertanian kian riskan, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi dan iklim yang tak menentu.

“Kalau hanya mengandalkan sawah, ekonomi warga akan stagnan. Kami harus buka jalur baru, dan lahan bekas tambang menjadi pilihan paling rasional saat ini,” kata Yahya.

Sebanyak 40 hektare lahan eks tambang kini mulai ditanami jagung. Pemerintah desa juga mengusulkan penanaman tanaman sela seperti cabai dan terong untuk mengoptimalkan potensi panen. Usulan ini telah diajukan ke Bupati dan Dinas Pertanian, namun dukungan penuh belum sepenuhnya turun.

Di balik langkah progresif ini, terdapat ironi besar: warga desa harus menghidupi masa depan dari lahan bekas kerusakan lingkungan.

“Ini bukan pilihan ideal, tapi satu-satunya yang tersedia,” tegas Yahya.

Di sektor perikanan, desa masih bertumpu pada hasil tangkap dan budidaya ikan keramba. Pemerintah desa mencoba menyuntikkan semangat baru lewat pelatihan dan bantuan sarana produksi, agar sektor ini tetap bisa bersaing di tengah keterbatasan yang ada.

Diversifikasi ini bukan sekadar strategi ekonomi, tapi upaya bertahan hidup. “Kami ingin masyarakat punya lebih banyak pilihan. Jangan sampai satu sektor kolaps, semua ikut jatuh,” tandas Yahya.

Namun tanpa dukungan konkret dari pemerintah kabupaten, langkah-langkah ini bisa terhenti di tengah jalan. (Jor/El/ADV/Pemkab Kukar)

TAGGED:Desa EmbalutLahan Bekas TambangYahya
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Gakkum: Bukti Mengarah ke Dua Perusahaan dalam Kasus Tambang Ilegal Unmul
Next Article Embung Maluhu. Dinas PU Kukar Ajak Warga Terlibat Aktif Kembangkan Embung Maluhu

Berita Undas

Administrasi Jadi Penghambat, Proyek Terowongan Rp500 Miliar Belum Difungsikan
Minggu, 3 Mei 2026
WFH Bukan Libur, ASN DPRD Samarinda Dilarang Keluar Rumah Saat Jam Kerja
Minggu, 3 Mei 2026
Anggaran Bengkak, Kolam Retensi Sempaja Dinilai Belum Tuntas Jawab Banjir
Jumat, 1 Mei 2026
Tentukan Nasib Hak Angket, DPRD Kaltim Gelar Rapat Penentu 4 Mei Mendatang
Jumat, 1 Mei 2026
Raperda Pasar Rakyat Dikebut, DPRD Samarinda Siapkan Aturan Lebih Tertata dan Kompetitif
Jumat, 1 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Andi Harun Tegaskan Kepala Dinas Jaga dan Manfaatkan Aset Pemkot Samarinda untuk Tingkatkan PAD

2 Min Read
Advertorial

Mengenang Pahlawan, Membakar Semangat di Dunia Olahraga

2 Min Read
Advertorial

Edi Damansyah Gaungkan GEMA Kukar, Ajak Warga Rutin Mengaji Selama Ramadan

2 Min Read
Pemerintahan

Tak Cocok Pakai Paving Block, Jalan Taman Samarendah akan Diaspal

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?