By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PemerintahanSamarinda

Stop Panic Buying! Gubernur Kaltim Minta Warga Bijak Berbelanja Jelang Lebaran

Redaksi
By Redaksi
Published: Selasa, 11 Maret 2025
Share
Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud, (Foto: Ist)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Ramadan sudah memasuki hari ke sepuluh. Seperti biasa, harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik. Cabai melambung hingga Rp100 ribu per kilogram, stok beras dikhawatirkan menipis, dan harga minyak goreng tak kunjung stabil.

Namun, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, memastikan pemerintah tidak tinggal diam. Dalam rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (10/3/2025), ia memaparkan strategi besar untuk menjaga harga tetap terkendali.

Tak bisa dimungkiri, Ramadan dan Idulfitri selalu mendongkrak permintaan beras. Apalagi, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa tambahan populasi yang signifikan. Rudy menegaskan bahwa stok beras di Kaltim harus aman. Bulog diminta bekerja ekstra memastikan pasokan cukup hingga Lebaran nanti.

Namun, gubernur tak hanya ingin bergantung pada stok Bulog. Ia mendorong peningkatan produksi lokal. Sungai Mahakam dan Sungai Longkali bisa menjadi sumber pengairan untuk meningkatkan panen.

“Kalau daerah lain setahun panen sekali, kita bisa dua sampai tiga kali,” ujarnya optimistis.

Bukan hanya stok, distribusi yang tersendat juga bisa memicu kenaikan harga. Rudy paham betul bahwa jalan rusak atau banjir bisa membuat harga kebutuhan pokok melambung.

“Distribusi yang terlambat itu berarti harga naik. Itu yang kita cegah,” katanya.

Ia memastikan jalan penghubung antara 10 kabupaten dan kota di Kaltim tetap dalam kondisi prima. Dengan distribusi yang lancar, harga bisa ditekan, dan inflasi tak semakin liar.

Salah satu lonjakan harga yang paling terasa adalah cabai. Dalam beberapa pekan terakhir, harga cabai di pasaran sempat menembus Rp100 ribu per kilogram.

Rudy punya solusi sederhana, yakni tanam sendiri. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai, sehingga tidak perlu terlalu bergantung pada pasokan dari luar daerah.

“Kita bisa mulai dari rumah sendiri. Kalau banyak yang tanam, harga bisa lebih stabil,” katanya.

Selain cabai, harga minyak goreng juga masih menjadi perhatian. Padahal, Kaltim memiliki perkebunan sawit yang luas serta pabrik pengolahan CPO di Bontang dan Balikpapan. Seharusnya, harga minyak goreng lebih terkendali.

“Semua bahan bakunya ada di sini. Tidak perlu pengapalan. Tinggal dikemas ulang. Ini bisa jadi peluang usaha,” ujar Rudy.

Di tengah isu kenaikan harga, Rudy mengingatkan masyarakat agar tidak panik dan memborong barang secara berlebihan. Menurutnya, panic buying justru akan memperburuk situasi. Ia meminta seluruh pihak, termasuk ulama dan tokoh masyarakat, membantu mengedukasi warga agar lebih bijak dalam berbelanja.

“Gunakan media, libatkan tokoh agama. Edukasi itu penting supaya masyarakat tidak panik,” tegasnya. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Gubernur KaltimHarga Bahan PokokInflasiRudy Mas'ud
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pemkab Kukar Gelar Gerakan Pangan Murah, Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli Warga
Next Article Kei Hirose dan Gol Kilat yang Menjaga Asa Borneo FC ke Peringkat Lima

Berita Undas

Data Sampah Samarinda Masih Berantakan, DPRD Desak Aplikasi BISA Segera Diluncurkan
Rabu, 3 Juni 2026
Tagihan Rp400 Miliar Belum Lunas, DPRD Samarinda Minta Pemkot Dahulukan Kontraktor Kecil
Rabu, 3 Juni 2026
PAD Teras Samarinda Baru Rp500 Juta, DPRD Minta Pengelolaan Dimaksimalkan
Rabu, 3 Juni 2026
Fraksi Golkar Kaltim Hadiri Paripurna Hak Angket, Datang Bukan Berarti Mendukung
Selasa, 2 Juni 2026
Pancasila Jadi Modal Sosial, Arie Wibowo Ajak Warga Bersatu Bangun Samarinda
Selasa, 2 Juni 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Desa Loa Raya Segera Miliki Gedung Kantor Baru, Impian Pelayanan Lebih Baik Terwujud

2 Min Read
Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris
Politik

Geliat Pilgub Kaltim: Isran-Hadi Siap Daftar, Rudy-Seno Tunda Rencana

2 Min Read
Pemerintahan

Samarinda Luncurkan Parkir Nontunai di BIG Mall, Upaya Menuju Kota Cerdas

2 Min Read
Advertorial

Tak Hanya di Kantor, ASN dan PPPK Kutim Kini Dapat Bantuan Hukum Hingga Ranah Pribadi

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?