By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

PAD Teras Samarinda Baru Rp500 Juta, DPRD Minta Pengelolaan Dimaksimalkan

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 3 Juni 2026
Share
Monumen Teras Samarinda. (Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari kawasan Teras Samarinda masih menjadi sorotan. Sepanjang 2025, kawasan publik yang dikelola Perumda Varia Niaga itu baru menyumbang sekitar Rp500 juta ke kas daerah.

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, menilai angka tersebut belum mencerminkan potensi ekonomi yang dimiliki Teras Samarinda. Kawasan di tepian Sungai Mahakam itu dinilai memiliki posisi strategis dan tingkat kunjungan yang tinggi, sehingga semestinya mampu menghasilkan pendapatan yang lebih besar bagi daerah.

Menurut Helmi, keberadaan Teras Samarinda tidak hanya berfungsi sebagai ruang publik, tetapi juga dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang menarik investasi dan menciptakan peluang usaha.

“Kita akan lihat sejauh mana fasilitas di sana selama dikelola pihak ketiga. Kalau prospeknya bagus, maka akan berdampak pada nilai investasi yang masuk ke Samarinda meningkat,” ujar Helmi, Selasa (2/6/2026).

Politikus Gerindra itu mendorong Perumda Varia Niaga melakukan evaluasi terhadap pola pengelolaan yang selama ini diterapkan. Dia menilai tingginya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut harus mampu dikonversi menjadi sumber pendapatan yang lebih optimal bagi pemerintah daerah.

Di sisi lain, Direktur Utama Perumda Varia Niaga, Syamsuddin Hamade, menyebut capaian PAD saat ini tidak bisa dilepaskan dari kondisi awal pengelolaan Teras Samarinda yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Pada fase awal operasional, kata dia, perusahaan daerah belum memiliki ruang yang cukup untuk mengembangkan fungsi bisnis secara maksimal. Saat itu, sumber pemasukan masih terbatas, sementara jumlah pengunjung juga belum sebanyak sekarang.

“Kami belum bisa menjalankan fungsi bisnis secara penuh di awal. Pendapatan hanya dari parkir dan pengunjung juga belum ramai,” jelasnya.

Syamsuddin mengatakan perkembangan mulai terlihat sejak pertengahan 2025 setelah sejumlah upaya optimalisasi dilakukan. Salah satunya melalui pemanfaatan lahan eks SPBU yang kini dikembangkan menjadi Teluk Lerong Space (TLS), sebuah ruang aktivitas baru yang mulai menarik kunjungan masyarakat.

Selain itu, Teras Samarinda juga semakin sering menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event. Kondisi tersebut dinilai berkontribusi terhadap peningkatan jumlah pengunjung sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Meski demikian, sebagian pendapatan yang diperoleh saat ini masih digunakan untuk menopang kebutuhan operasional dan pengembangan kawasan. Karena itu, kontribusi yang disetorkan ke PAD belum bisa maksimal.

Syamsuddin optimistis nilai kontribusi Teras Samarinda terhadap pendapatan daerah akan terus meningkat seiring bertambahnya aktivitas usaha, investasi, dan agenda kegiatan yang digelar di kawasan tersebut.

“Teras Samarinda ini masih dalam tahap pengembangan. Kami optimistis seiring bertambahnya aktivitas usaha dan event yang masuk, kontribusinya terhadap PAD akan semakin meningkat ke depan,” tutupnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaHelmi AbdullahPendapatan Asli DaerahPerumda Varia Niaga
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Fraksi Golkar Kaltim Hadiri Paripurna Hak Angket, Datang Bukan Berarti Mendukung
Next Article Tagihan Rp400 Miliar Belum Lunas, DPRD Samarinda Minta Pemkot Dahulukan Kontraktor Kecil

Berita Undas

DPRD Samarinda Desak Hasil Audit Revitalisasi Pasar Pagi Segera Dibuka
Sabtu, 25 Juli 2026
APBD Samarinda 2027 Naik Tipis, DPRD Pastikan Tak Ada Anggaran Disusun Terlalu Optimistis
Sabtu, 25 Juli 2026
Disparitas Harga BBM Dinilai Jadi Pemicu Antrean SPBU di Samarinda
Sabtu, 25 Juli 2026
DPRD Samarinda Soroti Kebutuhan Anggaran Diskominfo, Digitalisasi Dinilai Tak Bisa Setengah Hati
Sabtu, 25 Juli 2026
Atasi Antrean dan Penyelewengan, Pemkot Samarinda Usul Beli BBM Subsidi Wajib Taat Pajak dan Lolos Uji KIR
Senin, 20 Juli 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Jembatan Sebulu, Misi Dua Tahun Menghubungkan Kukar, Kutim, dan Kubar

2 Min Read
Samarinda

RSHD Samarinda Tutup Sementara, Karyawan Terlantar Tanpa Gaji Sejak Januari

2 Min Read
Jalan poros penghubung Desa Sebelimbingan dan Desa Tuana Tuha
Advertorial

Jalan Poros Sebelimbingan-Tuana Tuha Segera Diperbaiki, Buka Peluang Baru bagi Masyarakat Kenohan, Kembang Janggut, dan Tabang

2 Min Read
Advertorial

KKI, Solusi Pembiayaan UMKM di Kukar

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?