By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Data Sampah Samarinda Masih Berantakan, DPRD Desak Aplikasi BISA Segera Diluncurkan

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 3 Juni 2026
Share
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Muhammad Andriyansyah. (Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – DPRD Samarinda mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mempercepat peluncuran aplikasi Basis Informasi Sampah (BISA). Sistem digital itu dinilai penting untuk memperbaiki tata kelola sampah yang selama ini masih terkendala minimnya data terintegrasi dari tingkat kelurahan hingga bank sampah.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M Andriansyah, mengatakan pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan program pengangkutan dan pengolahan. Pemerintah juga membutuhkan basis data yang akurat untuk mengetahui seberapa besar volume sampah yang dihasilkan dan dikelola setiap wilayah.

Menurutnya, hingga kini pencatatan aktivitas bank sampah masih berjalan secara terpisah sehingga menyulitkan proses pemantauan maupun evaluasi program pengurangan sampah.

“Dengan adanya aplikasi ini, lurah maupun petugas bisa memonitor jumlah sampah di setiap bank sampah. Data yang terkumpul juga bisa menjadi dasar dalam menentukan kebijakan pengelolaan sampah,” kata Andriansyah, Selasa (2/6/2026).

Melalui aplikasi BISA, setiap pengelola bank sampah nantinya dapat memasukkan data harian mengenai jenis dan volume sampah yang diterima. Informasi tersebut kemudian akan tersimpan dalam satu sistem yang dapat diakses pemerintah daerah untuk kebutuhan pengawasan dan penyusunan program.

Andriansyah menilai digitalisasi data sampah akan membantu pemerintah memetakan wilayah yang memiliki potensi pengelolaan sampah bernilai ekonomi tinggi. Dengan data yang tersedia secara berkala, program pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan juga dapat dirancang lebih tepat sasaran.

Selain menjadi instrumen pengawasan, aplikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi pengelolaan bank sampah. Warga yang selama ini mengikuti program tabungan sampah dapat memantau transaksi dan hasil pengelolaan sampah mereka secara lebih mudah.

“Dengan aplikasi ini kita bisa melihat data bulanan sampah dan mengetahui wilayah mana yang memiliki potensi sampah bernilai ekonomis tinggi,” ujarnya.

Komisi III DPRD Samarinda berencana berkoordinasi dengan Pemkot Samarinda untuk memastikan proses implementasi aplikasi tersebut berjalan sesuai rencana. Legislator berharap BISA dapat segera dioperasikan dan digunakan oleh seluruh bank sampah di Kota Tepian.

Bagi DPRD, keberhasilan sistem itu tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah, tetapi juga dukungan pengelola bank sampah dan partisipasi masyarakat. Jika berjalan optimal, aplikasi BISA diyakini dapat memperkuat upaya pengurangan sampah dari sumbernya sekaligus mengurangi beban sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan.

“Kalau aplikasi ini segera berjalan, setiap kelurahan di Kota Samarinda bisa mengetahui dan memonitor jumlah sampah yang berhasil dikelola setiap hari maupun setiap bulan,” tutup Andriansyah. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaM AndriansyahPemkot SamarindaPengelolaan Sampah
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Tagihan Rp400 Miliar Belum Lunas, DPRD Samarinda Minta Pemkot Dahulukan Kontraktor Kecil
Next Article PBG untuk Baliho Dipersoalkan, DPRD Samarinda Cari Jalan Tengah bagi Pengusaha Reklame

Berita Undas

Gunung Steling Dilirik Pemkot Samarinda, Pengelolaan Wisata Berbasis Masyarakat Disiapkan
Minggu, 25 Oktober 2026
Pemanggilan PLN Tak Ubah Kondisi Listrik Samarinda, Abdul Rohim Minta APH Turun Tangan
Minggu, 25 Oktober 2026
Teras Samarinda II Diproyeksi Tampung 14 UMKM, Kualitas Produk Jadi Perhatian
Minggu, 25 Oktober 2026
ISPA Melonjak di Tengah Karhutla Samarinda, 12.819 Kasus dalam Sebulan
Kamis, 22 Oktober 2026
Karhutla Kaltim Berulang, DPRD Soroti Pengawasan Lahan dan Kesiapan Pemprov
Kamis, 22 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Dispora Cup Bulutangkis Open 2024 Kutim Berakhir Meriah, Kadispora Janji Gelaran 2025 Lebih Spektakuler

2 Min Read
Advertorial

Rendi Solihin: Jamrud Bakal Meriahkan Festival Seni Budaya Nusantara di Muara Badak

2 Min Read
Polresta Samarinda menggelar konferensi pers terkait Kasus Penyekapan Remaja dan Dugaan Narkoba yang digelar Polresta Samarinda pada Jumat (27/6/2025)
Hukum & Kriminal

Terlacak dari Hotline 110, Polisi Gerebek Rumah Penyekapan Anak di Sungai Kunjang

3 Min Read
Suasana Laporan Akhir Kajian Naskah Akademik serta Peraturan Bupati tentang Tata Kelola Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Air Minum di Samarinda, Senin (28/10/24)
Advertorial

Bupati Mahulu Dorong Pengelolaan Air Minum Profesional dan Berkelanjutan

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?