Samarinda, Sekala.id – Komitmen sosial untuk menghadirkan hunian layak bagi warga tidak mampu kembali ditunjukkan di Kota Tepian. Rumah milik Nur Fitriani, atau yang akrab disapa Maria Mercedes, di Jalan Lambung Mangkurat, Gang Masjid, Blok F, Kota Samarinda, kini telah rampung direnovasi total dan siap ditempati dengan aman.
Perbaikan hunian ini merupakan aksi nyata pasca-kunjungan sosial pada Mei 2026 lalu. Saat itu, kondisi rumah Maria Mercedes dinilai sangat memprihatinkan dan memerlukan intervensi cepat agar layak huni.
Merespons kondisi tersebut, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltim, Sarifah Suraidah Harum, bergerak cepat menggandeng DPW DRUPADI Baladika Kaltim untuk melakukan bedah rumah.
Aksi kemanusiaan ini rupanya bermula dari ketidaksengajaan. Awalnya, Ketua DPW DRUPADI Baladika Kaltim berniat menyambangi kediaman Maria Mercedes hanya untuk menyerahkan hadiah berupa telepon genggam.
Namun, setibanya di lokasi, kondisi bangunan rumah yang ringkih dan tidak layak justru memicu keprihatinan. DRUPADI kemudian langsung berkoordinasi dengan Ketua PKK Kaltim untuk menginisiasi bantuan yang lebih masif.
”Ini memang bantuan dari Harum Centre, bantuan pribadi kami. Harapannya ke depan kita bisa mendorong Pemprov Kaltim untuk memperluas program serupa bagi rumah-rumah tidak layak huni lainnya,” ujar Sarifah Suraidah Harum.
Proses pengerjaan kini telah selesai 100 persen. Perubahan signifikan terlihat pada pembenahan struktur dan interior dalam rumah, penggantian fasilitas sanitasi dan utilitas yang rusak. Selain itu, juga dilakukan penataan ulang tata ruang agar lebih nyaman dan aman.
Tak hanya memperbaiki fisik bangunan, bantuan juga menyasar pemenuhan kebutuhan domestik lansia tersebut. Sejumlah perlengkapan rumah tangga baru seperti kasur, bantal, guling, selimut, hingga pemenuhan kebutuhan dasar lainnya turut diserahkan.
Sarifah menegaskan, potret rumah Maria Mercedes merupakan satu dari sekian banyak realitas sosial yang memerlukan perhatian bersama. Ia berharap aksi ini menjadi pemantik kolaborasi yang lebih luas, baik melalui kebijakan pemerintah maupun kontribusi sektor swasta dan komunitas.
“Masih banyak masyarakat yang memerlukan bantuan seperti ini. Makanya, kami berharap ke depan program rumah layak huni bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan,” pungkasnya. (Kal/El/Sekala)