By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai BaratPemerintahan

Festival Sempekat Harmoni Budaya Jadi Ruang Pewarisan Tradisi bagi Generasi Muda Kutai Barat

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 6 Juni 2026
Share
SHARE

Kutai Barat, Sekala.id – Festival Sempekat Harmoni Budaya 2026 menjadi bukti bahwa budaya lokal masih mendapat tempat di hati masyarakat Kutai Barat (Kubar).

Acara yang digelar selama enam hari pelaksanaan di Taman Budaya Sendawar (TBS), Kecamatan Barong Tongkok, festival tersebut menghadirkan berbagai pertunjukan seni, lomba tradisional, serta pameran ekonomi kreatif yang melibatkan masyarakat dari 16 kecamatan.

Kegiatan yang resmi ditutup oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin pada Sabtu (6/6/2026) malam itu tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

Berbagai penampilan seni tradisional, busana adat, kuliner khas daerah, hingga permainan rakyat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang memadati kawasan Taman Budaya Sendawar selama festival berlangsung.

“Bupati Frederick Edwin mengatakan, keberadaan Festival Sempekat Harmoni Budaya memiliki arti penting dalam menjaga eksistensi budaya daerah di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat,” tuturnya.

Menurutnya, budaya tidak boleh hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi harus terus dihidupkan dan diperkenalkan kepada generasi muda agar tetap lestari dan berkembang.

“Festival ini adalah cerminan nyata dari semangat gotong royong dan persatuan di atas keberagaman suku dan budaya yang ada di Tanaa Purai Ngeriman,” kata Frederick Edwin.

Ia menilai keterlibatan masyarakat dari berbagai kecamatan menunjukkan bahwa kesadaran untuk menjaga budaya daerah masih sangat kuat.

Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat identitas masyarakat di Bumi Tanaa Purai Ngeriman sebagai daerah yang kaya akan adat, seni, dan tradisi.

Selain menjadi sarana pelestarian budaya, festival juga membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produk unggulan mereka.

“Ada puluhan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif turut ambil bagian dengan menampilkan berbagai produk khas daerah kepada pengunjung,” tambah Bupati.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat sekaligus Ketua Panitia Festival Sempekat Harmoni Budaya, FX Sumardi, menyampaikan bahwa festival ini dirancang sebagai wadah kolaborasi antara pelaku seni budaya, masyarakat, dan pemerintah daerah.

Menurutnya, semangat sempekat yang berarti kebersamaan dan gotong royong menjadi nilai utama yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut.

“Kehadiran dan partisipasi seluruh pihak merupakan bukti nyata bahwa budaya tetap menjadi perekat persatuan dan identitas masyarakat Kabupaten Kutai Barat,” ujarnya.

Festival Sempekat Harmoni Budaya 2026 berlangsung sejak 2 hingga 6 Juni dengan menghadirkan beragam perlombaan, pertunjukan budaya, pameran ekonomi kreatif, serta promosi produk UMKM.

“Tingginya partisipasi warga selama pelaksanaan kegiatan menjadi sinyal positif bahwa budaya daerah masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap festival tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai warisan leluhur mereka. (Btr/ADV/Diskominfo Kubar)

TAGGED:Bupati KubarFrederick EdwinSempekat Harmoni Budaya
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Sarifah Suraidah Buktikan Komitmen Sosial, Rumah Maria Mercedes Kini Siap Ditempati
Next Article Bupati Kutai Barat Tekankan Disiplin dan Produktivitas Kerja

Berita Undas

DPRD Samarinda Desak Hasil Audit Revitalisasi Pasar Pagi Segera Dibuka
Sabtu, 25 Juli 2026
APBD Samarinda 2027 Naik Tipis, DPRD Pastikan Tak Ada Anggaran Disusun Terlalu Optimistis
Sabtu, 25 Juli 2026
Disparitas Harga BBM Dinilai Jadi Pemicu Antrean SPBU di Samarinda
Sabtu, 25 Juli 2026
DPRD Samarinda Soroti Kebutuhan Anggaran Diskominfo, Digitalisasi Dinilai Tak Bisa Setengah Hati
Sabtu, 25 Juli 2026
Atasi Antrean dan Penyelewengan, Pemkot Samarinda Usul Beli BBM Subsidi Wajib Taat Pajak dan Lolos Uji KIR
Senin, 20 Juli 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Bupati Mahulu Lantik Kresensius Charles sebagai Komandan Baru Satpol PP, Siap Jaga Ketertiban Menjelang Pilkada

2 Min Read
Advertorial

Pemkab Kubar Apresiasi Pelayanan Medis Gratis DoctorShare di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

2 Min Read
Pemerintahan

Andi Harun Resmikan Rumah Jabatan Baru Kajati Kaltim, Ini Alasannya

2 Min Read
Advertorial

Deni Anwar: Politikus Kota Tepian Harus Rekonsiliasi Pasca Pemilu

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?