By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai TimurPemerintahan

Pemkab Kutai Timur Dorong Pelaku Usaha Hijaukan Kutim, dari Aturan Jadi Aksi Nyata

Redaksi
By Redaksi
Published: Sabtu, 26 Oktober 2024
Share
Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema penguatan kapasitas bagi para pelaku usaha dan masyarakat. (Foto: Istimewa)
Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema penguatan kapasitas bagi para pelaku usaha dan masyarakat. (Foto: Istimewa)
SHARE

Balikpapan, Sekala.id – Perubahan iklim bukan lagi ancaman yang jauh. Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mulai melihat dampaknya secara langsung, dari cuaca ekstrem hingga kerusakan lingkungan. Menyikapi situasi ini, Pemkab Kutim tidak hanya mengeluarkan aturan, tetapi juga menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan pelaku usaha dan masyarakat. Acara yang dihelat di Hotel Jatra, Balikpapan, Sabtu (26/10/2024), menghadirkan 140 peserta dari berbagai sektor untuk mengembangkan inovasi ramah lingkungan.

Bertindak mewakili Pjs Bupati Kutim M Agus Hari Kesuma, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Kutim, Zubair, menegaskan bahwa penurunan emisi dan perlindungan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya formalitas administratif.

“Semakin sedikit pelanggaran yang ditemukan, semakin besar keberhasilan kita dalam melindungi lingkungan. Ini bukan tentang banyaknya sanksi, tapi dampak nyata di lapangan,” ujarnya.

Zubair juga menantang pelaku usaha untuk lebih dari sekadar mematuhi aturan. Ia mengajak mereka menjalankan aksi nyata yang berdampak pada lingkungan. Misalnya, menanam pohon produktif yang tak hanya memperbaiki udara, tetapi juga memberi manfaat tambahan untuk komunitas.

“Bayangkan jika pohon yang ditanam berbuah, manfaatnya tidak hanya untuk ekosistem, tetapi juga bagi manusia dan satwa sekitar,” tambahnya.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim, Ny Dewi Dohi, menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan beberapa pelaku usaha terhadap regulasi lingkungan. Namun, ia optimis bahwa upaya seperti Bimtek ini bisa mengubah pola pikir.

“Sejak 2022 hingga 2024, kami telah memberikan 30 sanksi administratif, namun hanya lima perusahaan yang benar-benar memperbaiki tata kelolanya. Kami ingin lebih banyak yang bertransformasi,” ujarnya.

Dewi juga memperkenalkan peraturan baru, Permen LHK No. 14 Tahun 2024, yang memperketat sanksi administratif dan mengharapkan pelaku usaha memanfaatkannya sebagai kesempatan untuk berbenah.

“Tugas kami bukan hanya mengawasi, tapi juga menginspirasi perubahan,” jelasnya.

Selain Bimtek, DLH Kutim juga memperkuat program Kampung Iklim (Proklim), mendorong masyarakat dan pelaku usaha di Kutim untuk berkontribusi dalam pengendalian emisi gas rumah kaca. Dari 140 peserta, 92 pelaku usaha mendapat pelatihan khusus untuk meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan lingkungan, sementara kelompok lainnya adalah masyarakat yang tinggal di area Proklim.

Dengan kolaborasi ini, Pemkab Kutim berharap upaya hijau ini menjadi langkah awal untuk menjadikan Kutim sebagai kabupaten yang tidak hanya patuh aturan, tetapi juga proaktif menciptakan masa depan hijau. (Jor/Mul/ADV/Pemkab Kutim)

TAGGED:Ny Dewi DohiPemkab KutimZubair
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Langkah Berani Disdikbud Kutim: Bangun Sekolah Baru dan Atasi Krisis Kelas
Next Article Kegiatan konferensi pers terkait raihan prestasi kontingen Kaltim di ajang Peparnas 2024 Solo, di Diskominfo Kaltim, Kota Samarinda, pada Jumat (25/10/2024). Kaltim Sabet 38 Medali di Peparnas 2024, Naik Peringkat ke-13 Nasional, Pemprov Beri Apresiasi

Berita Undas

Namanya Dikaitkan dengan Demo, Andi Harun Pilih Fokus Jaga Stabilitas Samarinda
Senin, 25 Mei 2026
Kaltim Raih WTP LKPD 2025, BPK Beri Catatan Merah: Beasiswa Hingga Proyek Jalan Bermasalah
Senin, 25 Mei 2026
Sektor Retribusi Samarinda Masih Loyo, Komisi II Desak Pemkot Samarinda Bangun Dashboard Pendapatan Real-Time
Senin, 25 Mei 2026
PPDB Samarinda Kembali Disorot, DPRD Minta Sistem Lebih Terbuka dan Adil
Senin, 25 Mei 2026
Distribusi Jadi Faktor Kenaikan Harga, Pemprov Kaltim Pastikan Stok Tetap Tersedia
Sabtu, 23 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Pemkab Kutai Timur Tancap Gas Kendalikan Anggaran di Akhir Tahun

3 Min Read
Advertorial

Mengawal Pemuda Kaltim: Pendampingan dari Kewirausahaan hingga Peloporan

2 Min Read
Advertorial

Dukung Anak Daerah, Kutim Kirim Calon Dokter dan Perawat ke Universitas Mulawarman

2 Min Read
Advertorial

Bupati Mahulu Siap Tindak OPD Tak Serius Jalankan SAKIP, Akan Lakukan Evaluasi Langsung

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?