By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai KartanegaraPemerintahan

Mengantisipasi Ibu Kota Nusantara, Kukar Gelar Seminar Riset

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 13 Oktober 2023
Share
Sekda Kukar, Sunggono (Foto: Ld/Sekala)
SHARE

Tenggarong, Sekala.id – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tidak mau ketinggalan dalam menyambut hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kukar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar mengadakan seminar penelitian tentang dampak IKN terhadap penerimaan dan pengeluaran daerah, Kamis (12/10/2023).

Seminar yang berlangsung di ruang serbaguna kantor Bupati Kukar itu mengundang sejumlah narasumber dari Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri, antara lain Kepala Pusat Riset Mardyanto Wahyu Tryatmoko, Peneliti Ahli Utama Hotnier Sipahutar, Dr Riris Katharina, Dr Pitri Yandri, dan Aninda Wisaksanti Rudiastuti.

Peserta seminar terdiri dari para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, akademisi, dan peneliti di Brida Kukar. Mereka mendengarkan paparan dan diskusi tentang berbagai aspek yang berkaitan dengan IKN, mulai dari sumber daya ekonomi, kemampuan fiskal, kawasan konservasi, sosial kemasyarakatan, hingga pertanahan dan agraria.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono yang membuka seminar tersebut mengapresiasi Brida Kukar yang telah melakukan riset untuk mendukung optimalisasi pemerintah dalam percepatan pembangunan daerah. Ia mengatakan bahwa Kukar harus bersiap menyongsong IKN dengan menawarkan potensi-potensi yang dimiliki, seperti pertanian, pariwisata, dan jasa.

“Kita harus benar-benar menyiapkan diri dengan IKN,” ujar Sunggono.

Menurut UU IKN, Kawasan Strategis Nasional IKN meliputi area darat seluas 256.142 hektare dan perairan laut seluas 68.189 hektare. Sebagian wilayah Kukar masuk dalam kawasan tersebut, yaitu Kecamatan Loa Kulu, Loa Janan, Samboja, Muara Jawa, dan Samboja Barat.

Sunggono menyadari bahwa pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur akan membawa implikasi besar bagi sistem penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia. Oleh karena itu, ia meminta agar ada koordinasi yang baik antara Pemkab Kukar dengan otorita IKN dalam mengatur hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Perubahan ini tentunya membawa implikasi yang besar bagi sistem penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia, terutama dalam kaitannya dengan hubungan dengan Pemerintahan Daerah,” kata Sunggono.

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah sumber daya ekonomi daerah dan kemampuan fiskal. Saat ini, Kukar masih bergantung pada sektor sumber daya alam (SDA) yang bersifat ekstraktif. Sektor ini telah menyumbangkan ratusan triliun rupiah untuk negara dan industri eksploratifnya.

Namun, Sunggono mengingatkan bahwa pemindahan IKN tidak serta merta menjamin adanya pemindahan pusat bisnis ke Kukar. “Hanya dipastikan pusat pemerintahannya yang pindah,” katanya. Ia mencontohkan bahwa saat ini banyak perusahaan tambang yang beroperasi di Kukar tetapi berkantor pusat di Jakarta.

Selain itu, Sunggono juga menyoroti masalah kawasan konservasi, sosial kemasyarakatan, dan pertanahan dan agraria. Ia berharap otorita IKN memiliki konsep yang baik dalam menangani persoalan-persoalan tersebut agar tidak menimbulkan konflik di masyarakat.

Ia menekankan pentingnya perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat, terutama terkait tanah-tanah Grant Sultan yang merupakan warisan sejarah. Ia juga meminta agar ada batas daerah yang jelas terkait pengadaan tanah untuk umum.

Sunggono mengatakan bahwa Kukar sebagai daerah mitra mendukung segala proses pembangunan IKN secara sinergi dan terintegrasi. Ia berharap bahwa pembangunan IKN akan diikuti oleh pembangunan wilayah sekitar IKN, termasuk Kukar.

“Daerah sekitar IKN merupakan daerah mitra, sehingga proses pembangunan IKN harus diikuti pembangunan wilayah sekitar IKN,” ucapnya.

Sunggono juga berharap agar peserta seminar dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan seksama dan memberikan masukan yang konstruktif. Ia mengatakan bahwa hasil dan rekomendasi dari seminar ini akan diinternalisasi dan disampaikan ke tingkat nasional untuk diseminarkan dengan kementerian terkait dan lembaga DPR RI.

“Ini untuk memastikan bahwa kebijakan ini berkomunikasi secara politik di DPR RI,” tutupnya. (Jor/Zal/ADV/Diskominfo Kukar)

TAGGED:Brida KukarIKNPemkab KukarSekda KukarSunggono
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article CSR Perusahaan untuk Putus Lingkaran Setan Kemiskinan di Kukar
Next Article Bus Sekolah, Solusi Transportasi Aman dan Nyaman bagi Pelajar Kukar

Berita Undas

Atasi Antrean dan Penyelewengan, Pemkot Samarinda Usul Beli BBM Subsidi Wajib Taat Pajak dan Lolos Uji KIR
Senin, 20 Juli 2026
DBH Tersendat Rp427 Miliar, Pemkot Samarinda Genjot PAD dan Pangkas Belanja Non-Priorita
Senin, 20 Juli 2026
Dinas Pariwisata Kubar Optimistis JAM Series 6 Tingkatkan Daya Tarik Wisata
Selasa, 21 Juli 2026
Festival Luuq Melapeh, Resmi Dibuka Bupati Kutai Barat
Selasa, 21 Juli 2026
Langkah Nyata, Pemkab Kutai Barat dan YPA MDR Perkuat Transformasi Pendidikan
Selasa, 21 Juli 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Pemerintahan

Simpang Empat Pasundan: Solusi Banjir dan Kemacetan Dimulai dengan Sidak Wali Kota

3 Min Read
Advertorial

Mendagri Tetapkan PAW Anggota DPRD Kaltim, Fraksi PKB dan PKS Alami Perubahan

2 Min Read
Advertorial

Dispora Kaltim Apresiasi ToT Bridge, Peserta Datang dari Berbagai Daerah

2 Min Read
Sekda Kukar. Sunggono.
Kutai Kartanegara

Pemkab Kukar Dorong Pembentukan 7 Desa Baru, Sekda Ingatkan Tiga Syarat Penting

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?