By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Header
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
PolitikSamarinda

Mahasiswa Kaltim Jadi Garda Depan Pengawasan Pilkada, Bawaslu Kaltim Luncurkan Bawaslu Ngampus

Redaksi
By Redaksi
Published: Jumat, 13 September 2024
Share
Suasana “Bawaslu Ngampus" di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Kamis (12/9/2024). (Foto: Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Dalam upaya memperkuat pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Badan Pengawas Pemilu Kalimantan Timur (Bawaslu Kaltim) menggandeng mahasiswa melalui program “Bawaslu Ngampus”. Acara yang digelar di Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Kamis (12/9/2024), ini menjadi momentum penting untuk melibatkan kaum muda, terutama mahasiswa, sebagai penggerak pengawasan demokrasi.

Menurut Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kaltim, Galeh Akbar Tanjung, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai aktor penting dalam pengawasan pemilu. Dengan intelektualitas dan kepedulian yang tinggi terhadap isu-isu sosial-politik, mereka dinilai mampu menjadi ujung tombak dalam memastikan proses demokrasi yang bersih dan adil.

“Mahasiswa bukan sekadar pemilih, mereka adalah penggerak. Kami mengajak mereka untuk ikut serta sebagai pengawas TPS. Pengalaman mereka dalam mengkritisi dan memantau dinamika politik bisa membawa angin segar dalam pengawasan Pilkada,” ujar Galeh dengan penuh antusias.

Kaltim sendiri, lanjut Galeh, menempati peringkat kedua dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di tingkat nasional. Galeh menekankan, keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat mempersempit peluang terjadinya pelanggaran. Dengan semakin banyak orang yang peduli dan terlibat langsung, kualitas pengawasan akan meningkat, dan setiap celah pelanggaran akan lebih mudah terdeteksi.

“Kita butuh lebih banyak pengawas, dan mahasiswa adalah jawabannya. Mereka bisa berkontribusi besar dalam memperkuat sistem pengawasan,” lanjutnya.

Tak hanya membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk menjadi pengawas TPS, Bawaslu Kaltim juga meluncurkan inovasi teknologi dengan memperkenalkan aplikasi “Saluran Siaga Pilkada Serentak”. Aplikasi ini berbasis WhatsApp, yang dirancang untuk mempermudah masyarakat, termasuk mahasiswa, dalam melaporkan dugaan pelanggaran pemilu. Pengguna bisa langsung mengirimkan bukti berupa foto atau video ke Bawaslu dengan mudah dan cepat.

“Teknologi ini hadir untuk memperkuat partisipasi publik. Kami ingin setiap bentuk pelanggaran dapat dilaporkan secara real-time, tanpa hambatan,” tambah Galeh.

Selain soal pengawasan, Galeh juga menyoroti tantangan besar dalam pemilu, yaitu praktik politik uang. Ia menekankan pentingnya kesadaran semua pihak, terutama mahasiswa, untuk berperan aktif dalam memerangi politik uang. Menurutnya, mahasiswa punya idealisme yang kuat dan bisa menjadi agen perubahan dalam menciptakan pemilu yang lebih bersih.

“Kita butuh mahasiswa yang tidak hanya mengawasi, tapi juga berani menolak dan melawan praktik politik uang. Ini adalah perjuangan kita bersama untuk menjaga integritas demokrasi,” pungkas Galeh. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Bawaslu KaltimGaleh Akbar TanjungPilkada 2024UINSI Samarinda
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Dramatis! Pieter Huistra Ungkap Tantangan Borneo FC Usai Kartu Merah Nadeo
Next Article Citra Niaga Disulap Jadi Kawasan Ramah Wisatawan, Pedagang Dapat Pelatihan Baru

Berita Undas

Judi Online Mengancam Kaltim, Diskominfo: Saatnya Bersih-bersih Ruang Digital
Selasa, 2 Juni 2026
Jadi Jangkar Moral Hadapi Krisis Global, Wagub Ajak Pemuda Kaltim Bumikan Pancasila
Senin, 1 Juni 2026
Di Hari Lahir Pancasila, Iswandi Dorong Kebijakan yang Benar-Benar Berpihak pada Masyarakat
Selasa, 2 Juni 2026
DPRD Samarinda Bidik Anak Sungai, Siapkan Perda Sempadan untuk Tekan Risiko Banjir
Minggu, 31 Mei 2026
Dari BPJS hingga Infrastruktur, Ini Daftar Keluhan Warga Samarinda Ulu ke Sri Puji
Minggu, 31 Mei 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Guru Menyusut, Sekolah di Samarinda Mulai Kekurangan Wali Kelas

2 Min Read
Pemerintahan

Drainase Jalan Dr Soetomo Samarinda Segera Terhubung dengan Pasar Segiri, Ini Tantangannya

1 Min Read
Samarinda

MTQN ke-30 Dimulai, Presiden Jokowi dan Menag Yaqut Apresiasi Penyelenggaraan Kaltim

2 Min Read
Politik

Data Pemilih Pilkada 2024 Bermasalah: Banyak Tercatat Meninggal dan Tidak Memenuhi Syarat

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?