By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Hukum & KriminalSamarinda

Kejati Kaltim Tetapkan Tersangka Baru dalam Dugaan Korupsi Perusda BKS

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 26 Februari 2025
Share
Tim Penyidik Kejati Kaltim menetapkan MNH, yang merupakan Direktur Utama PT. GBU. (Ist/Kejati Kaltim)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim), dalam kasus dugaan korupsi di Perusahaan Daerah (Perusda) Pertambangan Bara Kaltim Sejahtera (BKS). Setelah menelusuri aliran dana dalam rentang waktu 2017 hingga 2020, penyidik akhirnya menetapkan seorang tersangka baru. Adalah MNH, Direktur Utama PT GBU.

Tak hanya ditetapkan sebagai tersangka, MNH langsung dijebloskan ke rumah tahanan (Rutan) oleh tim penyidik Kejati Kaltim pada Selasa (25/2/2025). Keputusan ini diambil setelah penyidik mengantongi dua alat bukti kuat sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP.

“Dengan demikian, MNH menjadi tersangka keempat dalam kasus ini, menyusul IGS (Direktur Utama Perusda Pertambangan BKS), NJ (Kuasa Direktur CV ALG), dan SR (Direktur Utama PT RPB),” ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kaltim, Toni Yuswanto, Rabu (26/2/2025).

MNH akan menjalani penahanan selama 20 hari ke depan. Penyidik menegaskan, langkah ini diambil karena ancaman pidana dalam kasus yang menjeratnya lebih dari lima tahun penjara. Selain itu, ada kekhawatiran tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau bahkan mengulangi perbuatannya.

Sebagai informasi, kasus ini bermula dari kerja sama jual beli batu bara antara Perusda BKS dan lima perusahaan swasta pada periode 2017–2019. Total dana yang digelontorkan dalam transaksi ini mencapai Rp 25,88 miliar. Namun, dalam pelaksanaannya, prosedur hukum diabaikan.

Sejumlah pelanggaran yang ditemukan antara lain absennya persetujuan dari badan pengawas dan gubernur selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM). Tak ada proposal kerja sama, studi kelayakan, rencana bisnis dari pihak ketiga, atau analisis manajemen risiko.

Akibat kelalaian ini, kerja sama tersebut berujung pada kerugian negara yang tak sedikit. Mencapai Rp 21,2 miliar. Angka ini diperoleh berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kaltim.

Kejati Kaltim menegaskan akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas. “Kami berkomitmen untuk memberantas korupsi, terutama yang merugikan daerah,” pungkas Toni. (Jor/El/Sekala)

TAGGED:Kejati KaltimKorupsiPerusda Bara Kaltim SejahteraPT GBUToni Yuswanto
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Sekda Mahulu Dorong Pertemuan Khusus dan Motivasi ASN Penerima Beasiswa FIA UI
Next Article Ilustrasi Orangutan. 37 Orangutan Diselamatkan BKSDA dalam Dua Bulan, Habitat Kian Terancam

Berita Undas

ISPA Melonjak di Tengah Karhutla Samarinda, 12.819 Kasus dalam Sebulan
Kamis, 22 Oktober 2026
Karhutla Kaltim Berulang, DPRD Soroti Pengawasan Lahan dan Kesiapan Pemprov
Kamis, 22 Oktober 2026
14 Tenan UMKM Bakal Isi Teras Samarinda II, DPRD Ingatkan Ancaman Macet
Selasa, 20 Oktober 2026
Bocah Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra, DPRD Samarinda Soroti Celah Keselamatan Anak
Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Narkoba Tak Cukup dengan Imbauan, DPRD Samarinda Soroti Anggaran BNN
Selasa, 20 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Gaya Hidup

Tembus 2.200 Kasus, Dinkes Samarinda Dorong Deteksi Dini untuk Golongan Berisiko Tinggi

2 Min Read
Pemerintahan

Hitungan Mundur Teras Samarinda, Juli 2024 Siap Rampung

2 Min Read
Pemerintahan

Judi Online Mengancam Kaltim, Diskominfo: Saatnya Bersih-bersih Ruang Digital

3 Min Read
Advertorial

Siap Tempur, Tim Sepak Takraw Kaltim Berangkat ke BK PON Jepara

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?