By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialKutai BaratPemerintahan

Program Gemilang untuk Percepat Penanganan Stunting, Pemkab Kubar Siap Kolaborasi

Redaksi
By Redaksi
Published: Rabu, 8 Juli 2026
Share
SHARE

Kutai Barat, Sekala.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) menerima audiensi Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE) untuk membahas rencana pelaksanaan Program Gemilang.

Ini adalah sebuah program kolaborasi yang difokuskan pada peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak. Pertemuan berlangsung di Ruang Koordinasi Sekretariat Daerah Kubar, Selasa (7/7/2026).

Audiensi dipimpin langsung Bupati Kubar, Frederick Edwin didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Barnabas, serta dihadiri perwakilan Bappeda Litbang dan sejumlah perangkat daerah terkait.

Frederick Edwin menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menekan angka stunting melalui berbagai langkah yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, sinergi dengan lembaga nonpemerintah menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan optimal. Dengan dukungan seluruh OPD dan mitra yang terlibat, berbagai program penanganan stunting bisa semakin efektif dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ucap Bupati Kubar.

Sementara itu, Project Coordinator Program Gemilang Kalimantan Timur (Kaltim) Dr. Dedi Saputra, menjelaskan bahwa Program Gemilang akan difokuskan pada empat bentuk intervensi utama, yakni pendampingan ibu hamil, penguatan layanan Posyandu, pemenuhan gizi anak, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan.

Menurutnya, setiap kegiatan akan disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan di lapangan agar program benar-benar memberikan manfaat sesuai kondisi masing-masing wilayah.

“Kami akan memulai dengan pemetaan kebutuhan. Setiap Posyandu memiliki kondisi yang berbeda sehingga bantuan yang diberikan juga akan disesuaikan. Pendekatan ini diharapkan membuat program lebih efektif dan tepat sasaran,” ungkap Dr. Dedi.

Selain memperkuat fasilitas Posyandu, Program Gemilang juga akan memberikan pendampingan kepada ibu hamil melalui kelas edukasi, pemberian makanan tambahan, hingga pelatihan antenatal care bagi bidan desa dan kader kesehatan.

“Dan untuk anak-anak, program mencakup pemberian makanan tambahan bergizi dan dukungan pemenuhan protein melalui distribusi telur bekerja sama dengan pihak swasta,” tambahnya.

Tak hanya itu, tenaga kesehatan di tingkat puskesmas dan Posyandu juga akan mendapatkan pelatihan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) guna meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi risiko gangguan tumbuh kembang sejak usia dini.

“Kami ingin memastikan bahwa penanganan stunting tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga memperkuat kapasitas tenaga kesehatan dan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pola asuh serta pemenuhan gizi anak,” jelasnya.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, doctorSHARE, dan sektor swasta, Program Gemilang diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak hingga ke tingkat kampung.

“Sinergi tersebut juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung target penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” pungkas Dr. Dedi. (Btr/ADV/Diskominfo Kubar)

TAGGED:BarnabasBupati KubarFrederick EdwinPemkab KubarYayasan Dokter Peduli
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article PBVSI Kubar Fokus Bina Atlet dan Prestasi Terbaik di Porprov 2026
Next Article Job Fair 2026 Kubar Digelar, Pemkab Gandeng Dunia Usaha Perluas Peluang Kerja

Berita Undas

ISPA Melonjak di Tengah Karhutla Samarinda, 12.819 Kasus dalam Sebulan
Kamis, 22 Oktober 2026
Karhutla Kaltim Berulang, DPRD Soroti Pengawasan Lahan dan Kesiapan Pemprov
Kamis, 22 Oktober 2026
14 Tenan UMKM Bakal Isi Teras Samarinda II, DPRD Ingatkan Ancaman Macet
Selasa, 20 Oktober 2026
Bocah Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra, DPRD Samarinda Soroti Celah Keselamatan Anak
Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Narkoba Tak Cukup dengan Imbauan, DPRD Samarinda Soroti Anggaran BNN
Selasa, 20 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Petani Segihan Terkendala Distribusi, Pemdes Dorong Skema Pemasaran Lebih Luas

2 Min Read
Pemerintahan

510 Siswa Jadi yang Pertama, Program Makan Gratis Diluncurkan di SDN 004 Sempaja

3 Min Read
Advertorial

Combine Harverster, Hadiah Seno Aji untuk Petani Desa Manunggal Daya

2 Min Read
Advertorial

Mengelola Anggaran Rp25,32 Triliun, Ini Saran dan Strategi Seno Aji Cegah Silpa

3 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?