By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Lampu Jalan Minim, Air Bersih Tersendat, Curhat Warga Sungai Kapih ke DPRD

Redaksi
By Redaksi
Published: Kamis, 4 Juni 2026
Share
Anggota DPRD Samarinda, Markaca. (Sekala)
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Keluhan soal air bersih, penerangan jalan umum (PJU), hingga tegangan listrik yang tidak stabil masih menjadi persoalan sehari-hari warga Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan. Masalah itu kembali mencuat saat Anggota DPRD Samarinda, Markaca, menggelar reses untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai kebutuhan dasar yang dinilai belum terpenuhi secara optimal. Distribusi air bersih menjadi salah satu isu yang paling banyak dikeluhkan karena masih memengaruhi aktivitas rumah tangga masyarakat.

Selain itu, warga meminta pemerintah menambah titik penerangan jalan umum di sejumlah kawasan permukiman yang masih minim cahaya saat malam hari. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kenyamanan dan keamanan lingkungan.

“Yang paling banyak disampaikan warga terkait air bersih. Selain itu ada juga soal penerangan jalan umum dan tegangan listrik yang sering tidak stabil pada malam hari,” kata Markaca, Rabu (3/6/2026).

Anggota Komisi I DPRD Samarinda itu menilai persoalan pelayanan dasar harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan instansi terkait. Sebab, dampaknya langsung dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Tak hanya menyampaikan keluhan layanan dasar, warga juga mengusulkan sejumlah pembangunan infrastruktur lingkungan. Beberapa usulan yang mengemuka antara lain perbaikan drainase, peningkatan jalan lingkungan, hingga penyambungan jembatan yang selama ini menjadi akses penghubung warga.

Menurut Markaca, sebagian usulan tersebut telah masuk dalam perencanaan pembangunan daerah dan tetap menjadi prioritas meski APBD Samarinda 2026 mengalami penyesuaian.

Dia menyebut beberapa proyek yang dipastikan mendapat tindak lanjut antara lain perbaikan drainase di Gang Alim, pembangunan jalan di Gang Jarni, penyambungan jembatan di Gang Masjid RT 07, serta perbaikan drainase di Gang Mandiri RT 18.

Markaca menegaskan dirinya tidak ingin menyampaikan janji yang belum memiliki kepastian proses. Karena itu, setiap program yang diinformasikan kepada warga telah melalui tahapan koordinasi dan tindak lanjut dengan pemerintah daerah.

“Saya tidak ingin menyampaikan sesuatu yang belum jelas. Kalau sudah saya sampaikan kepada masyarakat, berarti memang sudah ada proses dan tindak lanjut pengerjaannya,” ujarnya.

Legislator Gerindra itu menambahkan, reses menjadi sarana untuk memetakan kebutuhan masyarakat secara langsung sehingga kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah dapat lebih tepat sasaran.

“Reses adalah amanat undang-undang. Kami harus mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat agar pembangunan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat,” tutupnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:DPRD Kota SamarindaMarkacaReses
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article QR Code untuk Reklame, DPRD Samarinda Cari Celah Kebocoran PAD
Next Article Pelabuhan Yos Sudarso Bersiap Pindah ke Palaran, Pemkot Kejar Operasional Terminal Penumpang pada 2027

Berita Undas

ISPA Melonjak di Tengah Karhutla Samarinda, 12.819 Kasus dalam Sebulan
Kamis, 22 Oktober 2026
Karhutla Kaltim Berulang, DPRD Soroti Pengawasan Lahan dan Kesiapan Pemprov
Kamis, 22 Oktober 2026
14 Tenan UMKM Bakal Isi Teras Samarinda II, DPRD Ingatkan Ancaman Macet
Selasa, 20 Oktober 2026
Bocah Tewas Terjatuh dari Balkon Hotel Mesra, DPRD Samarinda Soroti Celah Keselamatan Anak
Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Narkoba Tak Cukup dengan Imbauan, DPRD Samarinda Soroti Anggaran BNN
Selasa, 20 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Bupati Mahulu Hadiri RUPS PT BPD Kaltim Kaltara, Tekankan Sinergi untuk Kemajuan Daerah

2 Min Read
Advertorial

Tiga Indikator Kinerja Kunci Dispora Kaltim

3 Min Read
Ketua National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) Kalimantan Timur (Kaltim), Suharyanto saat diwawancarai awak media di Diskominfo Kaltim, pada Jumat (25/10/2024).
Advertorial

Dari Solo ke Thailand, Dua Atlet Difabel Kaltim Menuju Seleksi ASIAN Para Games

2 Min Read
Samarinda

Langit Samarinda Berkilauan di Akhir MTQ: 500 Drone dan Rekor MURI

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?