By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Sekala.id
  • Nasional
  • Daerah
    • Samarinda
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Kutai Timur
    • Kutai Barat
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Lainnya
    • Pemerintahan
    • Parlemen
    • Advertorial
    • Kultur
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Inspirasi
Sekala.idSekala.id
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Search
  • Nasional
  • Daerah
    • Balikpapan
    • Bontang
    • Kutai Kartanegara
    • Samarinda
    • Kutai Barat
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Parlemen
  • Kultur
  • Olahraga
  • Peristiwa
  • Inspirasi
  • Advertorial
  • Hiburan
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
AdvertorialParlemenSamarinda

Jalan Gelap hingga Drainase Tersumbat, Ini Aspirasi Warga Samarinda kepada Arie Wibowo

Redaksi
By Redaksi
Published: Kamis, 22 Oktober 2026
Share
Anggota DPRD Samarinda, Arie Wibowo.
SHARE

Samarinda, Sekala.id – Persoalan infrastruktur di kawasan permukiman masih menjadi pekerjaan rumah di Kota Tepian. Mulai dari lampu jalan yang minim hingga drainase yang tersumbat saat hujan deras, sejumlah keluhan tersebut disampaikan warga kepada anggota DPRD Samarinda, Arie Wibowo, dalam kegiatan reses. Masyarakat juga meminta program pemberdayaan ekonomi yang dapat membuka peluang usaha di lingkungan mereka.

Keluhan mengenai kondisi jalan yang gelap pada malam hari menjadi salah satu aspirasi yang mendapat perhatian Arie. Warga menilai, keterbatasan penerangan di gang-gang permukiman tidak hanya mengurangi kenyamanan saat beraktivitas, tetapi juga memunculkan kekhawatiran terhadap keselamatan dan keamanan lingkungan.

Minimnya lampu jalan membuat aktivitas masyarakat pada malam hari terasa kurang aman. Kondisi tersebut dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan sekaligus membuka peluang terjadinya tindak kejahatan.

Arie mengatakan, persoalan penerangan jalan cukup banyak disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses. Menurutnya, kebutuhan tersebut perlu mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan kehidupan warga sehari-hari.

“Warga menginginkan lingkungan yang lebih terang pada malam hari. Selain mengurangi risiko kecelakaan, penerangan yang memadai juga penting untuk menjaga keamanan di sekitar tempat tinggal mereka,” ujar Arie, Kamis (22/10/2026).

Menanggapi keluhan itu, Arie menyatakan akan membawa aspirasi masyarakat ke dalam pembahasan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Dia juga akan mendorong koordinasi dengan dinas terkait agar kebutuhan penerangan di kawasan permukiman dapat ditangani sesuai skala prioritas.

Baginya, aspirasi warga tidak cukup hanya dicatat. Setiap usulan perlu diperjuangkan melalui fungsi pengawasan dan pembahasan pembangunan agar dapat dipertimbangkan dalam program pemerintah daerah.

Selain penerangan jalan, persoalan drainase turut menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah warga mengeluhkan saluran air yang kerap tersumbat ketika hujan deras. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya perhatian terhadap infrastruktur lingkungan yang berfungsi menunjang aktivitas sehari-hari.

Drainase yang tidak berfungsi optimal dapat menghambat aliran air dan mengganggu kenyamanan warga. Karena itu, masyarakat berharap persoalan saluran air turut masuk dalam agenda penanganan infrastruktur permukiman.

Aspirasi lain yang disampaikan berkaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Warga mengharapkan program pemberdayaan yang mampu membuka kesempatan usaha dan meningkatkan kesejahteraan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Beragam usulan tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan pembangunan di tingkat masyarakat tidak selalu berkaitan dengan proyek besar. Fasilitas dasar seperti lampu jalan dan drainase, serta dukungan terhadap aktivitas ekonomi, juga menjadi bagian penting dari kebutuhan warga.

Arie menegaskan, seluruh aspirasi yang diterimanya akan menjadi bahan untuk memperjuangkan prioritas pembangunan di Samarinda. Penanganannya, kata dia, membutuhkan koordinasi dengan pemerintah kota dan perangkat daerah yang memiliki kewenangan di masing-masing bidang.

“Setiap masukan warga akan kami tampung dan perjuangkan. Untuk penerangan jalan, kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait supaya kebutuhan masyarakat ini bisa ditindaklanjuti sesuai prioritas,” tutupnya. (Kal/El/ADV/DPRD Samarinda)

TAGGED:Arie WibowoDPRD Kota SamarindaLampu Penerangan Jalan UmumReses
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Email Copy Link Print
Previous Article Pangkas Rantai Distribusi Pangan, DPRD Samarinda Dorong Harga Sembako Lebih Terjangkau
Next Article Tak Hanya Infrastruktur, Arie Wibowo Soroti Kebutuhan Pelatihan Pemuda dan Dukungan UMKM

Berita Undas

DPRD Samarinda Ingatkan Imbauan Hotel BUMD Jangan Batasi Peluang Swasta
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Desak Kompensasi Lahan Warga Jalan Merdeka Segera Dituntaskan
Kamis, 29 Oktober 2026
TPA Zona 3 Disiapkan, DPRD Samarinda Minta Pengelolaan Sampah Dibenahi dari Hulu
Kamis, 29 Oktober 2026
PJJ Saat Udara Memburuk, DPRD Samarinda Ingatkan Siswa Rentan Tertinggal
Kamis, 29 Oktober 2026
DPRD Samarinda Minta APBD Tak Beri Insentif ke Pengembang Komersial
Kamis, 29 Oktober 2026

Berita yang mungkin kamu sukai

Advertorial

Wacana Tinggal Kelas Kembali Mengemuka, DPRD Samarinda Ingin Evaluasi Siswa Lebih Terukur

4 Min Read
Parlemen

Pemprov Kaltim Diminta Transparan Soal Penyertaan Modal ke Tiga Perusda

2 Min Read
Advertorial

Wabup Mahulu Tekankan Pentingnya Master Plan Pembangunan Transportasi

2 Min Read
Pemerintahan

Berbagi Senyum di Bulan Ramadan, KORPRI dan PMI Samarinda Hangatkan Hati Yatim dan Dhuafa

2 Min Read
Sekala.id

Afiliasi:

Logo SMSI
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2023 sekala.id. PT Sekala Media Klausa. All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Nama Pengguna
Password

Lost your password?